News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nasib Atlet MMA Disinggung, Bukan Dapat Dukungan Malah Disuruh Mundur oleh Wali Kota, Netizen: Menyakiti Hati Rakyat!

Atlet MMA Ronald Siahaan kecewa berat pada Wali Kota Siantar yang bilang atlet tak bakal kaya & suruh mundur. Netizen ikut geram: menyakiti hati rakyat!
Minggu, 15 Juni 2025 - 21:54 WIB
Jawara lightweight One Pride MMA Ronald Siahaan
Sumber :
  • Instagram @ronald_siahaan_16

tvOnenews.com - Perjuangan atlet Mixed Martial Arts (MMA) dari Pematangsiantar, Sumatera Utara, tengah menjadi sorotan publik setelah pernyataan kontroversial dari Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi.

Bukannya mendapatkan dukungan moral maupun materiil, para atlet malah menerima ucapan yang dinilai meremehkan profesi mereka sebagai atlet.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peristiwa ini mencuat setelah Ronald Siahaan, salah satu atlet MMA asal Pematangsiantar, menyampaikan kekecewaannya secara terbuka.

Ronald baru saja meraih kemenangan melalui keputusan juri atas lawannya.

Namun kemenangan tersebut justru diwarnai dengan luapan kekecewaannya terhadap pimpinan daerahnya.

Ronald mengaku sangat kecewa atas ucapan Wali Kota Siantar yang pernah dilontarkan saat menyambut kedatangan atlet junior MMA bernama Ajai Pasaribu beberapa waktu lalu.

Dalam pertemuan itu, Ajai yang merupakan junior Ronald datang untuk meminta dukungan kepada pemerintah daerah.

Alih-alih menerima dukungan, sang junior malah menerima ucapan yang membuat hati para atlet terluka.

Menurut pengakuan Ronald, Wali Kota Wesly Silalahi menyampaikan bahwa menjadi atlet tidak menjanjikan masa depan yang cerah, bahkan menyuruh Ajai untuk berhenti dan mencari pekerjaan lain.

Komentar inilah yang membuat Ronald tidak bisa menahan emosinya.

Dalam sebuah video yang kini viral di media sosial, Ronald meminta agar penyataannya direkam dan disebarluaskan.

Ronald Siahaan

Ia berharap masyarakat bisa mengetahui betapa minimnya apresiasi yang diterima oleh atlet-atlet di daerah, khususnya Pematangsiantar.

"Tolong rekam saya, ada satu kekecewaan saya. Minggu kemarin salah satu junior saya, Ajai Pasaribu, minta dukungan kepada Wali Kota Pematangsiantar. Saya hargai bapak, saya tidak akan sebut nama bapak. Kemarin adik saya minta dukungan, alangkah kecewanya saya mendengar dukungan bapak itu. Saya mendengar bapak menyuruh berhenti karena tidak ada uang. Omongan bapak harus dicabut dalam-dalam," ujar Ronald dengan nada penuh emosi.

Tak berhenti sampai di situ, Ronald juga menyampaikan bagaimana selama ini mereka berjuang keras demi bisa mengharumkan nama daerah.

Dirinya bahkan mengenakan kain Ulos Batak bertuliskan "Pematangsiantar" saat menyampaikan protesnya itu, sebagai bentuk kecintaan terhadap daerahnya.

"Kalian tidak tahu darah-darah kami di sini. Kami bertemu bapak karena kami bangga bertemu pemimpin daerah kami. Tapi bapak bilang, tidak ada atlet jadi kaya. Bagus kalian kerja di rumah saya, saya gaji. Saya sangat kecewa," ungkap Ronald.

Menurut Ronald, pernyataan seperti itu sangat menyakitkan bagi para atlet yang berusaha keras mengejar prestasi.

Ia bahkan menyebut bahwa masa depan atlet di Pematangsiantar akan suram jika para pemimpinnya memiliki pola pikir yang sempit terhadap profesi atlet.

“Saya sangat kecewa, berarti masa depan atlet di Pematangsiantar akan mati. Tolong hargai atlet di daerah manapun, tolong hargai atlet di Indonesia,” tambahnya lagi dengan nada tegas.

Kekecewaan Ronald ini rupanya turut dirasakan oleh banyak netizen.

Mereka ramai-ramai menyampaikan dukungan kepada Ronald dan atlet-atlet lainnya yang selama ini berjuang tanpa banyak perhatian dari pemerintah.

Kolom komentar di media sosial pun dipenuhi dengan kritik keras terhadap Wali Kota Pematangsiantar.

“Kalau nggak mau membantu, setidaknya diam saja, jangan menyakiti hati rakyat,” tulis seorang netizen yang geram dengan pernyataan wali kota di X.

“Dalem bener kata-katanya itu, nasib punya pemimpin pemikiran terbelakang ya begitu. Pikiran aja gak maju, gimana mau majukan daerahnya,” kritik netizen lain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak sedikit pula yang menyoroti bagaimana negara sebenarnya memiliki banyak atlet berbakat, tetapi minimnya dukungan dari pemerintah membuat banyak talenta terbuang sia-sia.

“Sebenarnya negara kita punya banyak potensi atlet profesional, tapi sayang bakat mereka disia-siakan sama pemerintah sendiri,” kata netizen lainnya. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

‎Drama Passpoortgate Resmi Berakhir, Justin Hubner Ikuti Jejak 3 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia untuk Kembali Aktif di Liga Belanda ‎

‎Drama Passpoortgate Resmi Berakhir, Justin Hubner Ikuti Jejak 3 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia untuk Kembali Aktif di Liga Belanda ‎

Adalah Justin Hubner, yang akhirnya mengikuti jejak Dean James, Tim Geypens, dan Nathan Tjoe-A-On, untuk kembali aktif bermain di Liga Belanda.
Viral Penumpang Tahan Pintu Whoosh di Padalarang, Terekam CCTV hingga Kereta Terlambat

Viral Penumpang Tahan Pintu Whoosh di Padalarang, Terekam CCTV hingga Kereta Terlambat

Aksi penumpang menahan pintu Whoosh di Padalarang viral. Terekam CCTV, keberangkatan terganggu dan kereta terlambat 2 menit.
Hasil Piala AFF Futsal 2026: Tumbangkan Vietnam, Timnas Futsal Indonesia Lolos ke Final

Hasil Piala AFF Futsal 2026: Tumbangkan Vietnam, Timnas Futsal Indonesia Lolos ke Final

Timnas Futsal Indonesia melaju ke final Piala AFF Futsal 2026 usai kalahkan Vietnam 3-2. Andarias Kareth cetak dua gol kunci di Nonthaburi, Thailand.
DPR Sentil Wacana ‘War Tiket’ Haji: Enak-enaknya Saja, Suruh Orang Berebut

DPR Sentil Wacana ‘War Tiket’ Haji: Enak-enaknya Saja, Suruh Orang Berebut

Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang menyentil wacana 'war tiket' atau berburu tiket haji yang digulirkan pemerintah.
IBSW Soroti Pentingnya Kelancaran Program Sertifikasi Halal Gratis

IBSW Soroti Pentingnya Kelancaran Program Sertifikasi Halal Gratis

Indonesia Bureaucracy and Service Watch (IBSW) soroti pentingnya kelancaran program sertifikasi halal gratis tanpa adanya gangguan.
Terbongkar! SMK IDN Bogor Beroperasi Tanpa Izin Selama 4 Tahun

Terbongkar! SMK IDN Bogor Beroperasi Tanpa Izin Selama 4 Tahun

SMK IDN Boarding School Bogor disorot DPRD Jabar karena 4 tahun tanpa izin. KBM diminta tetap berjalan, nasib siswa jadi perhatian utama.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Timnas Indonesia U-17 Bernuansa Eropa, Kurniawan Dwi Yulianto Bakal Terapkan Ilmu dari Liga Italia di Piala AFF 2026

Timnas Indonesia U-17 Bernuansa Eropa, Kurniawan Dwi Yulianto Bakal Terapkan Ilmu dari Liga Italia di Piala AFF 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, bertekad bawa sentuhan baru ke dalam tim yang ia tangani. Ia mengaku ingin terapkan pengalaman dan ilmu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT