News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Abu Janda Berapi-api Tepis Ucapan Ustaz Felix Siauw, Tegaskan Iran Serang Israel Bukan Drama: Tadinya pro-Barat

Pegiat media sosial Permadi Arya atau Abu Janda merespons keras pernyataan Ustaz Felix Siauw yang sebut konflik Iran dan Israel bukan kepentingan untuk Palestina.
Kamis, 26 Juni 2025 - 13:47 WIB
Abu Janda tepis ucapan Ustaz Felix Siauw
Sumber :
  • Kolase Tim tvOnenews & Tangkapan layar YouTube Sharing Felix Siauw

tvOnenews.com - Pegiat media sosial Abu Janda merespons keras pernyataan Ustaz Felix Siauw yang membicarakan konflik Iran dan Israel.

Abu Janda menyikapi ucapan Ustaz Felix Siauw menyebutkan penyerangan Iran kepada Israel bukan embel-embel membela Palestina.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Abu Janda menegaskan, Iran membalas serangan dengan memborbardir Israel merupakan bentuk simbol perlawanan dari Islam kepada Zionis.

"Jadi ketika ada simbol Islam yuang melakukan perlawanan ini justru Felix Siauw yang paling vokal coba menggembosi Iran," ujar Abu Janda dalam program Rakyat Bersuara iNews TV dikutip tvOnenews.com, Kamis (26/6/2025).

Pegiat media sosial dikenal Permadi Arya ini menyayangkan pernyataan dari Felix Siauw mengenai Iran.

tvonenews

Felix Siauw melontarkan pernyataan Iran menyerang Israel karena berkaitan dengan Syiah dan Sunni.

Dalam hal ini, Iran membalas serangan Israel tidak ada kaitannya terhadap mendukung kemerdekaan Palestina.

"Asal adik-adik tahu, Felix Siauw ini mungkin tahulah pasti agensi, Felix Siauw ini memulai kariernya dari organisasi yang namanya Hizbut Tahrir," jelasnya.

Perlu diketahui, Hizbut Tahrir merupakan organisasi Islam bergerak di bidang politik internasional.

Tujuan adanya Hizbut Tahrir adalah bagaimana seluruh umat Islam bersatu dan berusaha agar Khilafah Islamiyah terbentuk lagi.

"Khilafah ini harus tahu markas besarnya di London, jadi kalau ada yang mau mencurigai siapa antek barat atau agen mossad, curigailah Felix Siauw," tegasnya.

Lebih lanjut, Abu Janda menjelaskan dahulu Iran merupakan salah satu negara di Timur Tengah yang bersekutu dengan Barat.

Sebelum gerakan Revolusi Islam muncul pada 1979, mantan Raja Iran, Mohammad Reza Shah Pahlevi masih menggunakan sistem monarki.

Karena itulah, Iran dahulunya sangat bersahabat dengan Barat. Abu Janda tidak bisa menepis fakta tersebut.

"Minyaknya Iran itu dikelola sama British Petroleum (BP) sampai akhirnya tahun 1979, Raja Shah Pahlevi yang pro-Barat ini digulingkanlah oleh yang namanya Revolusi Islam dipimpin Ayatollah Khomeini," bebernya.

Kala itu Reza Shah Pahlevi digulingkan oleh Ruhollah Khomeini yang berhasil menjabat sebagai Pemimpin Agung atau Pemimpin Tertinggi Iran pada 1979.

Terlebih lagi, Ali Khamenei masih menjabat Presiden iran pada 1981 hingga 1989 sebelum pegang status Pemimpin Tertinggi Iran pada 1989 hingga sekarang.

"Iran itu yang tadinya pro-Barat jadi sekarang anti Barat. Apakah Amerika diam saja? No. Amerika berulang kali mencoba menggulingkan rezim Islam di Iran," ucapnya.

Amerika Serikat (AS) berupaya memberikan dana dan senjata kepada mantan Presiden Iran, Saddam Hussein demi kelompok Revolusi Islam pecah.

"Jadi, jangan ditanya lagi kenapa Amerika serang Iran karena pengin cari komisi dari penjualan senjata, ngerti enggak paham? Jadi ini semua bisnis," tuturnya.

Ustaz Felix Siauw
Ustaz Felix Siauw
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Felix Siauw

 

Sebelumnya dalam suatu ceramah, Ustaz Felix Siauw menyinggung permasalahan golongan umat Islam terbagi menjadi tiga jenis.

Dalam topik pembahasannya, Ustaz Felix Siauw membicarakan perbedaan golongan umat Islam yang pertama dari persoalan ilmu fikih.

Kemudian perbedaan kedua, Ustaz Felix menyebutkan karena ada keterkaitan masalah urusan politik.

Perbedaan inilah memunculkan sejumlah golongan di dalam umat Islam, salah satu yang populer adalah Sunni dan Syiah.

Akibat hal ini, kata Ustaz Felix Siauw, perbedaan Sunni dan Syiah yang paling mencolok terletak pada akidah atau keyakinan.

Ustaz Felix mencontohkan penafsiran Al-Quran, Rasul, kepercayaan hingga rukun iman dalam golongan Syiah berbeda dari Sunni.

"Ada di antara kelompok Syiah yang punya keyakinan-keyakinan yang berbeda, contohnya tentang Al-Qur'an yang tidak lengkap, ini ranahnya akidah," ucap Ustaz Felix Siauw dikutip dari kanal YouTube Sharing Felix Siauw.

Sontak, sang pendakwah berspekulasi serangan Iran dan Israel bukan karena kepentingan agama khususnya pembelaan warga Palestina.

Menurut dia, kedua negara saling serang karena urusan sejarah pemerintahan dan politik, tanpa ada embel-embel membebaskan penderitaan warga Gaza.

"Apakah Iran menyerang Israel karena pro Palestina? Jawabannya tidak. Iran nyerang Israel karena diserang duluan," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ustaz Felix Siauw memberikan analisis terakhir dari sudut pandangnya agar umat Islam tidak terjebak pada kepentingan di dalam kedua negara tersebut.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pasal 50 A UU P2SK Diuji ke MK, Pemohon: Berpotensi Samarkan Hasil Tindak Pidana

Pasal 50 A UU P2SK Diuji ke MK, Pemohon: Berpotensi Samarkan Hasil Tindak Pidana

Pemuda Bulan Bintang mengajukan permohonan pengujian materiil Pasal 50A ayat (5) dan ayat (6) Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) ke Mahkamah Konstitusi (MK).
Denny Indrayana Gelar Sayembara Rp100 Juta Temukan Ijazah Gibran

Denny Indrayana Gelar Sayembara Rp100 Juta Temukan Ijazah Gibran

Polemik mengenai ijazah SMA/sederajat Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali menjadi perhatian setelah muncul sayembara berhadiah Rp100 juta yang digagas Denny Indrayana.
AI Bawa Risiko Ancaman Siber Semakin Nyata, Masyarakat Diminta Perkuat Literasi Digital

AI Bawa Risiko Ancaman Siber Semakin Nyata, Masyarakat Diminta Perkuat Literasi Digital

Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) tidak hanya mendorong inovasi dan produktivitas, tetapi juga menghadirkan tantangan baru dalam keamanan siber.
Sidang Bupati Pati Sudewo Memanas, Camat Blak-blakan soal Ancaman Copot hingga Nominal Mahar Jabatan Perangkat Desa

Sidang Bupati Pati Sudewo Memanas, Camat Blak-blakan soal Ancaman Copot hingga Nominal Mahar Jabatan Perangkat Desa

Sidang Bupati Pati nonaktif Sudewo mengungkap dugaan ancaman terhadap camat yang menolak pengisian perangkat desa. Saksi juga menyebut adanya syarat uang hingga ratusan juta.
Kurangi Ketergantungan APBN, ATI Dorong Peran Swasta Ikut Pembiayaan Pembangunan Jalan Tol

Kurangi Ketergantungan APBN, ATI Dorong Peran Swasta Ikut Pembiayaan Pembangunan Jalan Tol

Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI) mendorong peran besar sektor swasta dalam upaya mengurangi ketergantungan pembangunan jalan tol terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Pemerintah Dorong Wilayah 3T Lepas dari Ketergantungan Program Internet Bersubsidi

Pemerintah Dorong Wilayah 3T Lepas dari Ketergantungan Program Internet Bersubsidi

BAKTI Komdigi mulai menyiapkan strategi keluar (exit strategy) dari sejumlah wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) yang telah memiliki tingkat kematangan konektivitas tertentu.

Trending

Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas. Kali ini, pihak Ruben meminta dilakukan audit terhadap uang nafkah anak yang selama ini disalurkan ke Sarwendah.
Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Fakta baru ditemukan dalam kasus mutilasi Depok. Fakta barunya, yakni pelaku mengidap HIV. Selama ini dia rutin kontrol dan membeli obat.
Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin, Jasaraharja Putera Tinjau Kondisi Korban

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin, Jasaraharja Putera Tinjau Kondisi Korban

Insiden kebakaran melanda Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Putri Yasmin saat berlayar dari Pelabuhan Padangbai, Bali, menuju Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, pada Rabu (12/8/2026).
Denny Indrayana Gelar Sayembara Rp100 Juta Temukan Ijazah Gibran

Denny Indrayana Gelar Sayembara Rp100 Juta Temukan Ijazah Gibran

Polemik mengenai ijazah SMA/sederajat Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali menjadi perhatian setelah muncul sayembara berhadiah Rp100 juta yang digagas Denny Indrayana.
Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Uang yang dikembalikan Raja Juli ke KPK ternyata kurang 2.000 dolar Singapura. Padahal, pemberian amplop dari Suhardiman kepada Menhut sebesar 14.000 Dolar Singapura.
Pemerintah Dorong Wilayah 3T Lepas dari Ketergantungan Program Internet Bersubsidi

Pemerintah Dorong Wilayah 3T Lepas dari Ketergantungan Program Internet Bersubsidi

BAKTI Komdigi mulai menyiapkan strategi keluar (exit strategy) dari sejumlah wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) yang telah memiliki tingkat kematangan konektivitas tertentu.
AI Bawa Risiko Ancaman Siber Semakin Nyata, Masyarakat Diminta Perkuat Literasi Digital

AI Bawa Risiko Ancaman Siber Semakin Nyata, Masyarakat Diminta Perkuat Literasi Digital

Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) tidak hanya mendorong inovasi dan produktivitas, tetapi juga menghadirkan tantangan baru dalam keamanan siber.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT