GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tahu Indonesia Dihujat Netizen Brasil, Agam Rinjani Tak Tinggal Diam Segera Tolong Juliana Marins: Aku sampai Bawa Merah Putih

Abdul Haris Agam dikenal Agam Rinjani geram netizen Brasil terus mencela Indonesia, ia harus segera mengevakuasi Juliana Marins yang jatuh di Gunung Rinjani.
Rabu, 2 Juli 2025 - 06:05 WIB
Agam Rinjani dan tim SAR gabungan tidur di tebing Gunung Rinjani saat evakuasi Juliana Marins
Sumber :
  • Instagram/@agam_rinjani

tvOnenews.com - Abdul Haris Agam dikenal Agam Rinjani harus segera mengangkut jenazah Juliana Marins setelah terjatuh di Gunung Rinjani.

Keinginan Agam Rinjani segera mengevakuasi jasad Juliana Marins lantaran Indonesia semakin dicela oleh netizen Brasil.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai Warga Negara Indonesia (WNI), Agam Rinjani tidak bisa berdiam diri bangsa Indonesia diinjak netizen Brasil.

Akibat hujatan netizen Brasil, Agam Rinjani mengatakan, urusan Juliana Marins sudah masuk menjaga harkat martabat Indonesia.

"Ini urusan negara, ini memang kemanusiaan. Lihat, kita dibully netizen Brasil di sini. Makanya aku bangkitkan jiwa nasionalnya teman-teman," ungkap Agam Rinjani dikutip dari podcast YouTube Deddy Corbuzier, Rabu (2/7/2025).

Agam Rinjani cerita perjuangan evakuasi jenazah pendaki asal Brasil, Juliana Marins di Gunung Rinjani
Agam Rinjani cerita perjuangan evakuasi jenazah pendaki asal Brasil, Juliana Marins di Gunung Rinjani
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Deddy Corbuzier

 

Relawan asal Makassar itu khawatir nama Indonesia dikenal buruk oleh dunia, sehingga ia memberikan semangat kepada tim SAR yang bertugas.

"Ini perjuangan negara, kita harus jaga nama baik Indonesia. Aku sampai semangat bawa Bendera Merah Putih," tegas Agam kepada tim SAR gabungan.

Bukan tanpa alasan, Agam menjadi korban sebagai target netizen Brasil saat berlangsungnya proses evakuasi jasad Juliana.

Menariknya, pria lulusan Antropologi Universitas Hasanuddin (Unhas) itu sampai membawa jaringan internet.

Hal itu menjadi kebutuhan saat di puncak Gunung Rinjani untuk memastikan kepada netizen Brasil kalau tim SAR masih berjuang.

"Ini orang Brasil, setiap 3 detik minta video call mau tahu keadaan di atas. Ya sudah live aja biar sekalian karena aku juga nggak ngerti bahasa Brasil di komentar Instagram aku," jelasnya.

Lebih lanjut, Agam menceritakan awal mula ia mendengar Juliana Marins terjatuh ketika mendaki Gunung Rinjani.

Agam mengaku saat pertama kali insiden Juliana jatuh di kedalaman 200 meter, ia masih berada di Jakarta karena ikut festival outdoor ternama.

Agam mengetahui Juliana terpeleset sebelum menuju puncak Rinjani karena dihubungi oleh SAR Lombok Timur.

"Saya tahu kejadian aja, saya di Jakarta. Saya yakin kalau di sana (Juliana) selamat," tuturnya.

Agam masih percaya posisi awal Juliana terjatuh di jurang 200 meter dapat diantisipasi oleh tim SAR gabungan.

Alih-alih kondisi korban sehat, ia terkejut tim SAR yang turun ke jurang 200 meter tidak melihat sosok Juliana.

"Saya akhirnya sempat diskusi sama mas Tyo dari Jakarta melihat tiga dimensi titik jatuh Marins, saya lihat lumayan. Di hari pertama, saya perintah teman-teman di flying camp jangan pulang," terangnya.

Ia yakin rekan-rekannya yang menyisir dapat menemukan sosok pendaki asal Brasil tersebut.

"Aku pikir dia berlindung di mana karena dilihat tempatnya masih datar. Nyatanya, sudah dicari tetap tidak ada," lanjut dia.

Alhasil, ia harus segera terbang ke Lombok untuk gabung bersama tim yang sedang evakuasi korban.

Perjuangan Agam terbang dari Jakarta untuk tiba ke Lombok sempat memiliki kendala karena kehabisan tiket pesawat.

Selain itu, ia juga harus ke Bogor sambil menunggu jadwal pesawat yang akan terbang pada pagi hari.

Ia kebetulan mengetahui tali karmantel dan beberapa peralatan kebutuhan evakuasi kurang, sehingga harus pergi ke Bandung.

"Tali aku cuma 50 meter akhirnya kontek anak-anak Eiger di Bandung, aku pinjam karena alatku terbatas banget," paparnya.

Ia akhirnya menuju bandara mengejar jadwal penerbangan pesawat, sehingga tiba ke Lombok dengan selamat.

Setelah empat hari Juliana terjatuh, ia langsung naik ke puncak dan dapat jatah turun ke tebing kedalaman 600 meter.

Bersama enam orang di bawah, Agam akhirnya menemukan jasad Juliana dan mengangkut ke atas puncak.

Sontak, nama Agam Rinjani dianggap pahlawanberhasil mengangkut jenazah pendaki asal Brasil, Juliana Marins.

Seperti diketahui, Juliana Marins terjatuh di jalur sebelum menuju puncak Rinjani pada 21 Juni 2025.

Kronologi Juliana ditemukan terjatuh ke jurang 200 meter ketika istirahat dan sang guide, Ali Musthofa mengantar rekan korban ke puncak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nahasnya pada 25 Juni 2025, Agam menemukan Juliana Marins sudah dalam kondisi mengenaskan dan meninggal dunia.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Alami Kecelakaan Horor saat Moto3 Malaysia Musim Lalu! Noah Dettwiler Siap Kembali ke Lintasan, Tapi...

Alami Kecelakaan Horor saat Moto3 Malaysia Musim Lalu! Noah Dettwiler Siap Kembali ke Lintasan, Tapi...

Pembalap muda yang berasal dari Swiss, Noah Dettwiler, dipastikan kembali balapan pada musim 2026. Namun, comeback-nya bukan di kelas Moto3 seperti sebelumnya.
Kata-kata Manny Pacquiao soal Comeback Tinju Melawan Mantan Juara Rusia di Las Vegas

Kata-kata Manny Pacquiao soal Comeback Tinju Melawan Mantan Juara Rusia di Las Vegas

Legenda tinju dunia Manny Pacquiao dipastikan kembali ke ring pada 18 April di Las Vegas, menghadapi mantan juara kelas super ringan Ruslan Provodnikov. (18/2).
Een Kena Apes, Viral Aksi Polisi Tangkap Buron dengan Cara Mengamen Dalam Bus di Padang

Een Kena Apes, Viral Aksi Polisi Tangkap Buron dengan Cara Mengamen Dalam Bus di Padang

Penumpang bus antar kota jurusan Jakarta-Padang dikejutkan dengan aksi Tim Klewang Satreskrim Polresta Padang yang menyamar menjadi pengamen untuk menangkap Een
Polisi Gagalkan Peredaran 15 Kilogram Heroin di Sumut, Satu TSK Diamankan

Polisi Gagalkan Peredaran 15 Kilogram Heroin di Sumut, Satu TSK Diamankan

Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri melalui Direktorat Tindak Pidana Narkoba mengungkap peredaran narkotika golongan I jenis heroin seberat 15 kilogram di
Tradisi Makan Bandeng Bersama di Tambak, Cara Warga Pesisir Pantura Pati Sambut Ramadhan

Tradisi Makan Bandeng Bersama di Tambak, Cara Warga Pesisir Pantura Pati Sambut Ramadhan

Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, warga Desa Ketitangwetan, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, menggelar tradisi makan bersama di area tambak.
Mulai Hidup Sehat, Ini 3 Cara Tanpa Ribet dan Tetap Hemat

Mulai Hidup Sehat, Ini 3 Cara Tanpa Ribet dan Tetap Hemat

BRI memahami kebutuhan nasabahnya untuk tetap hidup sehat dengan cara yang hemat. Oleh karena itu, BRI melakukan kolaborasi spesial bersama Re.juve.

Trending

Lahir dan Tumbuh Besar di Jakarta, Bek Jerman Didikan Xabi Alonso Ini Bisa Main untuk Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi

Lahir dan Tumbuh Besar di Jakarta, Bek Jerman Didikan Xabi Alonso Ini Bisa Main untuk Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi

Tidak perlu lagi pakai naturalisasi, pemain kelahiran Jakarta yang kedua orang tuanya asli Jerman ini bisa langsung dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia.
Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Bogor: Megawati Hangestri Tak Main, Bandung BJB Tandamata Jalani Laga Hidup Mati Demi Final Four

Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Bogor: Megawati Hangestri Tak Main, Bandung BJB Tandamata Jalani Laga Hidup Mati Demi Final Four

Jadwal siaran langsung Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk Bandung BJB Tandamata yang akan menjalani laga hidup mati, sedangkan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Kabar Gembira untuk John Herdman, Gelandang Norwegia Berdarah Batak ini Berpeluang Bela Timnas Indonesia

Kabar Gembira untuk John Herdman, Gelandang Norwegia Berdarah Batak ini Berpeluang Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat potensi tambahan amunisi dari Eropa. Sosok gelandang Norwegia berdarah Batak, Samuel Silalahi, layak masuk radar John Herdman.
Pelatih Klub Belanda Sampai Terkagum-kagum, Striker Berdarah Depok Ini Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia

Pelatih Klub Belanda Sampai Terkagum-kagum, Striker Berdarah Depok Ini Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia

Striker muda berdarah Depok ini layak dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia. Bahkan pelatih asal Belanda sampai terkagum-kagum dengan kemampuan pemain ini.
Klasemen Proliga 2026 Jelang Seri Bogor: Megawati Hangestri Cs Tak Tersentuh, Persaingan Tim Putri Makin Panas!

Klasemen Proliga 2026 Jelang Seri Bogor: Megawati Hangestri Cs Tak Tersentuh, Persaingan Tim Putri Makin Panas!

Klasemen Proliga 2026 jelang Seri Bogor, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan berhasil membawa Jakarta Pertamina Enduro tak tersentuh di puncak dan persaingan tim putri makin ketat.
Top Skor Proliga 2026 Jelang Seri Bogor: Megawati Hangestri Terancam Akhiri Rekor Mentereng, Rama Fazza Fauzan Makin Bersinar

Top Skor Proliga 2026 Jelang Seri Bogor: Megawati Hangestri Terancam Akhiri Rekor Mentereng, Rama Fazza Fauzan Makin Bersinar

Top skor Proliga 2026 jelang seri Bogor, di mana dua pemain lokal yakni Megawati Hangestri (Jakarta Pertamina Enduro) terancam mengakhiri rekor mentereng dan Rama Fazza Fauzan (Surabaya Samator) makin bersinar.
Bek Berdarah Maluku Rp26 Miliar Bersinar di Liga Spanyol, Jadi Kandidat Suksesor Kevin Diks di Timnas Indonesia

Bek Berdarah Maluku Rp26 Miliar Bersinar di Liga Spanyol, Jadi Kandidat Suksesor Kevin Diks di Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta diaspora yang berkarier di Eropa. Nama Daijiro Chirino muncul sebagai opsi jangka panjang di posisi bek kanan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT