News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gara-gara Pernah Ada Aturan Larangan Atlet Berhijab, Megawati Hangestri Bisa Batal Gabung Klub Turki Manisa BBSK? Begini Faktanya

Setelah dipastikan ke Manisa BBSK, timbul tanya apakah Megawati Hangestri sulit ke Turki mengingat negara itu pernah memberlakukan melarang hijab bagi atlet.
Selasa, 8 Juli 2025 - 15:23 WIB
Megawati Hangestri gabung klub Turki Manisa BBSK
Sumber :
  • Instagram @megawatihangestrip

tvOnenews.com - Meski telah diumumkan sebagai rekrutan terbaru klub Manisa BBSK, namun kepindahan Megawati Hangestri ke liga Turki justru sedikit diragukan.

Pasalnya, pemerintah Turki pernah membuat aturan larangan bagi setiap atlet untuk mengenakan hijab dalam seluruh cabang olahraga di negaranya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Megawati Hangestri langsung dihantam dua kabar gembira secara berturut-turut. Setelah dipersunting Dio Novandra, ia juga dipastikan main di Eropa musim depan.

Yakni Manisa BBSK, kontestan kasta kedua liga Turki jadi tim Eropa yang memenangkan perburuan terhadap Megawati Hangestri setelah diincar banyak klub.

Manisa BBSK bahkan cukup bersemangat mengumumkan kedatangan Megawati Hangestri yang diunggah di media sosial klub berbarengan dengan hari bahagia Mega.

“Selamat datang Megawati Hangestri Pertiwi!,“ tulis akun X klub @manisabbsk, Jumat (4/7/2025).

“Klub Bola Voli Manisa BBSK baru-baru ini mencapai kesepakatan dengan Megawati Hangestri Pertiwi, yang bermain untuk Daejeon Red Sparks di V-League Korea Selatan, untuk musim mendatang,” lanjutnya.

tvonenews

Setelahnya, sambutan hangat langsung diberikan oleh volimania Turki. Bahkan sebagian dari mereka menganggap Mega seharusnya bisa tembus ke level atas.

Namun tetap saja, suara miring menyertai kepindahan Megawati Hangestri ke Manisa BBSK. Hal ini sempat jadi perdebatan sengit di kalangan netizen Turki.

Pasalnya, ada sebagian warga Turki yang menolak kedatangan Megawati Hangestri. Asal usulnya, karena Megatron bakal bermain mengenakan hijab.

Maka dari itu, muncul pertanyaan apakah benar di Turki, ada larangan bagi atlet untuk bermain mengenakan hijab seperti Megawati Hangestri?

Sejak Republik Turki didirikan oleh Mustafa Kemal Attaturk pada 1924, negara tersebut menganut prinsip sekularisme, di mana agama dipisahkan dari negara.

Salah satu contohnya ialah pelarangan bagi warganya memakai hijab. Kebijakan itu jelas menuai protes karena 96 persen orang Turki beragama Islam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih detailnya lagi, aturan tersebut mulai menyasar ke bidang olahraga. Mulanya, larangan berjilbab untuk atlet diterapkan di seluruh universitas pada 1997.

Namun pada 2008, terjadilah amandemen konstitusi Turki. Salah satunya pelonggaran aturan tersebut dengan catatan memakai hijab sampai menutupi leher masih dibatasi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KDM Bicara Kunci Utama Kemajuan Industri di Jabar, Singgung Peran Ortu yang Buat Mentalitas Anak Kalah Bertarung

KDM Bicara Kunci Utama Kemajuan Industri di Jabar, Singgung Peran Ortu yang Buat Mentalitas Anak Kalah Bertarung

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) berbicara kunci industri yang maju di Jabar saling erat dengan keberhasilan pendidikan dan pembentukan karakter anak.
Media Italia Heran, Tak Ada Pemain Cremonese yang Bantu Emil Audero saat Gawangnya Digempur Napoli

Media Italia Heran, Tak Ada Pemain Cremonese yang Bantu Emil Audero saat Gawangnya Digempur Napoli

Il Giorno, media asal Italia menyoroti bagaimana kerja keras Emil Audero menahan gempuran Napoli justru kurang mendapat dukungan yang baik dari pemain Cremonese
Soroti Sistem Partai, KPK Nilai Kaderisasi Rawan Penyimpangan: Belum Ada Lembaga Pengawas

Soroti Sistem Partai, KPK Nilai Kaderisasi Rawan Penyimpangan: Belum Ada Lembaga Pengawas

KPK mengusulkan perlu dibentuknya lembaga khusus untuk mengawasi proses kaderisasi di partai politik. Sebab, potensi korupsi dinilai juga rawan terjadi sejak proses pengkaderan.
Detik-detik Menegangkan Polisi Bekuk Satu Pelaku Pencabulan Belasan Pelajar di Indramayu, Satu Orang Buron

Detik-detik Menegangkan Polisi Bekuk Satu Pelaku Pencabulan Belasan Pelajar di Indramayu, Satu Orang Buron

Mencuat kabar terkait detik-detik polisi bekuk satu orang pelaku pencabulan belasan pelajar di Indramayu. Namun satu orang lagi jadi buron. Kapolres Indramayu
Lima Orang PMI Ilegal Bersama Nahkoda Kapal Diamankan TNI AL dan Tim BAIS di Karimun

Lima Orang PMI Ilegal Bersama Nahkoda Kapal Diamankan TNI AL dan Tim BAIS di Karimun

Tim Gabungan Quick Response Region Naval Command IV Lanal Tg. Balai Karimun bersama Tim 3 BAIS TNI berhasil mengamankan Pekerja Migran Indonesia Non Prosedural
19 Siswa SMA Taruna Kasuari Terindentifikasi Lakukan Kekerasan pada Juniornya

19 Siswa SMA Taruna Kasuari Terindentifikasi Lakukan Kekerasan pada Juniornya

Polresta Manokwari, Papua Barat mengidentifikasi 19 siswa SMA Negeri Taruna Kasuari Nusantara, diduga melakukan kekerasan terhadap adik kelasnya.

Trending

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA siapkan aturan baru izinkan liga main satu laga di luar negeri per musim. Indonesia berpotensi hadirkan laga Liga Inggris hingga Serie A di Tanah Air.
John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

Kabar melegakan datang dari Slovakia untuk pecinta sepak bola tanah air. Gelandang andalan Timnas Indonesia Marselino Ferdinan akhirnya kembali mencicipi atmosf
Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Tersimpan kisah menarik mengenai keberanian I Neroverdi dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes
Bung Ropan Spill Timnas Indonesia akan Kedatangan 3 Pemain Naturalisasi Baru Jelang Piala AFF 2026

Bung Ropan Spill Timnas Indonesia akan Kedatangan 3 Pemain Naturalisasi Baru Jelang Piala AFF 2026

Jika proses naturalisasinya berjalan lancar dan selesai tepat waktu, Bung Ropan menyebut jika Timnas Indonesia akan ketambahan pemain baru jelang Piala AFF 2026
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT