News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Eks Bintang Timnas Indonesia Evan Dimas Disorot usai Main Tarkam di Banjarnegara Kepergok Merokok

Mantan wonderkid Timnas Indonesia, Evan Dimas buat jagad maya heboh setelah main tarkam di Banjarnegara antara Potato Reborn vs GRKP FC, ia terpantau merokok.
Rabu, 9 Juli 2025 - 16:41 WIB
Evan Dimas Tak Lagi Perkuat Timnas Indonesia
Sumber :
  • Instagram @evhandimas

tvOnenews.com - Mantan wonderkid Timnas Indonesia, Evan Dimas membuat jagad maya heboh setelah main tarkam di Banjarnegara terpantau merokok.

Diketahui, Evan Dimas menjadi mantan bintang Timnas Indonesia banting stir sebagai pelatih SSB Saraswati di Tulungagung, Jawa Timur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepiawaian Evan Dimas melatih SSB Saraswati setelah tidak berkiprah di liga profesional pasca keluar dari Persik Kediri pada awal 2025.

Alasan Evan Dimas beralih profesi sebagai pelatih SSB karena ingin membina pemain muda sejak dini di kota asalnya.

Eks Pemain Timnas Indonesia U-19, Evan Dimas
Eks Pemain Timnas Indonesia U-19, Evan Dimas
Sumber :
  • kolase tim tvOnenews.com

 

Di tengah kesibukannya menjadi pelatih, Evan Dimas kini terpantau bermain dengan tim tarkam di Banjarnegara pada Minggu, 6 Juli 2025.

Dalam kesempatan tersebut, Evan Dimas memeriahkan ajang Indonesian Stars Championship (ISC) Cup 2025.

Sayangnya, pertandingan final antara Potato Reborn vs GRKP FC berakhir ricuh sebelum wasit mengakhiri laga.

Rekaman kericuhan para penonton memasuki area lapangan hingga mengincar pemain melalui unggahan Instagram @infoseputarbanjarnegara.

"Dari tragedi Kanjuruhan, sepak bola kita tidak pernah belajar," tulis akun tersebut dipantau tvOnenews.com, Rabu (9/7/2025).

Pasalnya, kedua tim tarkam tersebut memiliki penggawa yang pernah bersinar hingga berlabel legenda Timnas Indonesia.

Salah satunya Evan Dimas yang tampak menggunakan jersey GRKP FC ketika berlaga bersama tim tarkam tersebut.

Selain Evan Dimas, GRKP FC juga diperkuat oleh legenda penyerang Timnas Indonesia, Cristian Gonzales alias El Loco.

Sementara, tim tarkam Potato Reborn FC juga punya mantan pemain Timnas Indonesia, yakni Diego Michiels dan Ferdinand Sinaga.

Tak ayal, pertandingan final ISC 2025 memantik ribuan para penonton menyaksikan sejumlah mantan pemain dan legenda Timnas Indonesia.

Pada babak pertama, skor antara GRKP FC dan Potato Reborn FC berakhir 0-0 karena kedua tim berupaya mencetak gol.

Alih-alih pertandingan lancar, gol kedua GRKP FC pada menit ke-70 menyulut emosi para suporter tim lawan berbondong-bondong ke dalam lapangan.

Pertandingan sempat terhenti akibat amarah suporter Potato Reborn FC semakin tak terkendali merangsek ke lapangan Kayuares.

Kerusuhan tersebut berimbas pada kerusakan fasilitas lapangan, hujan batu hingga botol, serta menyebabkan 4 orang luka-luka.

Di balik seputar kericuhan penonton, Evan Dimas membuat netizen heboh melalui salah satu video dari unggahan TikTok @gazaviral.

Potret mantan wonderkid Timnas Indonesia, Evan Dimas di laga tarkam Potato Reborn vs GRKP FC di Banjarnegara
Potret mantan wonderkid Timnas Indonesia, Evan Dimas di laga tarkam Potato Reborn vs GRKP FC di Banjarnegara
Sumber :
  • Kolase TikTok ISC Cup & Gaza Viral

 

Berdasarkan pantauan tvOnenews.com, Evan Dimas dan dua mantan pemain Timnas Indonesia sedang ngopi bareng pasca pertandingan.

"Ngopi bareng Bang Diego Michiels, Evan Dimas, Ferdinand Sinaga dan kawan-kawan. Alhamdulillah final aman terkendali berkat dibantu pak polisi, TNI, dan panitia," tulis akun Gaza Viral.

Usut punya usut, video tersebut memperlihatkan Evan Dimas terpantau diduga sedang merokok sambil mengenakan sweter hitam.

Sontak, gelagat Evan Dimas pada momen tersebut mendapat reaksi mengejutkan dari netizen.

"Evan kasih isyarat itu, 'saya sudah selesai di sepak bola nasional'," kata @Ethoxxx.

"Yang ngajarin Evan ngerokok siapa dah," ucap @kenzoxxx.

"Bagaimana karir mau panjang kalau tidak profesional," tambah @allxxx.

"Evan udah nggak ikut liga jadi bebas mau ngopi ngerokok nggak dilarang," tutur @Suprixxx.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hingga berita ini diturunkan, dugaan Evan Dimas merokok pasca main tarkam belum dipastikan benar sebelum pihak bersangkutan klarifikasi.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

Psikolog forensik, Reza Indragiri berbagi 5 dimensi jika risk assessment diterapkan dalam kasus penyekapan dan penganiayaan dilakukan Taufik Hidayat pada YTR.
Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Seorang wisatawan lanjut usia (lansia) asal Kota Serang nyaris menjadi korban kecelakaan laut setelah terseret ombak saat berenang di Pantai Elpukara, kawasan wisata Anyer.
Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Sinergi antara penyelenggara negara dan warga negara menjadi sorotan utama dalam arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto. 
PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

Partai Amanat Nasional (PAN) menanggapi soal upaya Presiden ke-7 RI Jokowi yang kembali melakukan safari politik ke sejumlah daerah.
Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Inter Milan terus bergerak membenahi skuad jelang musim 2026/2027. Fokus utama Nerazzurri pada bursa transfer musim panas kali ini adalah memperkuat pertahanan.
Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT