News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengamat Belanda Sindir Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia, Sosoknya pernah Disebut Pemain Termahal tapi "Ringkih"

Siapakah pemain naturalisasi Timnas Indonesia ini yang disindir Media dan pengamat Belanda? simak penjelasan di bawah ini.
Jumat, 11 Juli 2025 - 19:44 WIB
Pengamat Belanda Sindir Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia, Sosoknya pernah Disebut Pemain Termahal tapi "Ringkih"
Sumber :
  • viva.co.id

Jakarta, tvOnenews.com- Pengamat Belanda pernah menyindir salah satu pemain naturalisasi di Timnas Indonesia

Hal ini dinilai karena, satu Pemain naturalisasi Timnas Indonesia dianggap menurun performanya. Dikala memasuki Kualifikasi Piala Dunia 2026 di babak ketiga lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengamat Belanda Sindir Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia, Sosoknya pernah Disebut Pemain Termahal tapi "Ringkih"
Sumber :
  • viva.co.id

 

Sayangkan, pemain naturalisasi yang populer karena pernah masuk kategori Pemain mahal di Timnas Indonesia.

Siapakah pemain naturalisasi Timnas Indonesia ini yang disindir Media Belanda dan Pengamat? simak penjelasan di bawah ini.  

Melihat informasi sebelumnya, berdasarkan transfermarket, Mees Hilgers sempat menjadi pemain Timnas Indonesia dengan nilai pasar yang paling tinggi. 

Mees Hilgers merupakan Bek yang bermain di Twente, dibanderol dengan nilai sebesar 9 juta euro atau setara dengan Rp156,43 miliar.

Pengamat Belanda Sindir Mees Hilgers  

Siapa sangka, Pengamat pernah menyoroti Mees Hilgers beri sindiran pedas ke pemain mahal Timnas Indonesia itu. 

Dia mengatakan pemain naturalisasi itu memilii "Kaki Kaca". Pasalnya sering disebut ringkih karena sering mengalami cedera. 

Diketahui, Hilgers dilabelkan itu karena memiliki tubuh, terutama bagian kaki yang ringkih. Kondisinya, tambah melemah usai dirinya bermain untuk membela Timnas Indonesia.

Pengamat ini beberkan faktanya, ada laga kontra Fortuna Sittard di waktu lalu, Hilgers meninggalkan lapangan di menit ke-70 dengan indikasi mengalami cedera. 

Kondisinya sudah membaik jelang laga kontra PEC Zwolle, yang akan digelar pada Minggu (13/4/2025) esok, namun Hilgers sudah dikritik media Belanda, Twente Insite, sebagai pemain berkaki kaca.

Rizky Ridho, Mees Hilgers
Rizky Ridho, Mees Hilgers
Sumber :
  • Instagram

 

“Jika predikat pemain yang terbuat dari kaca diberikan kepada seorang pemain FC Twente di akhir musim, maka Mees Hilgers akan menjadi kandidat kuat,” demikian tulisan dari Twente Insite, dikutip Selasa (20/5/2025).

“Sang defender keturunan Indonesia sudah cedera empat kali pada musim ini, yang membuatnya absen dalam 15 laga,” sambungnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sehubungan dengan Hilgers, kondisinya kian melemah. Penyebabnya pun belum diketahui secara pasti katanya. 

Pengamat sepak bola Belanda, Gertjan Verbeek mengingatkan Pemain 23 tahun itu untuk lebih hati-hati dalam bermain. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Masuk Masa Penyusunan, Ini Kategori Individu yang Diizinkan Dwi Kewarganegaraan

Masuk Masa Penyusunan, Ini Kategori Individu yang Diizinkan Dwi Kewarganegaraan

Wakil Menteri Hukum (Wamenkum) Edward Omar Sharif Hiariej menyebut Rancangan Undang-Undang (RUU) Dwi Kewarganegaraan Terbatas dan Khusus sedang disusun.
Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menyebut negara hemat Rp10,52 triliun dalam pengadaan alat-alat kesehatan.
Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Seorang pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh dilaporkan telah diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH). 
Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kawasan Gang Hijau Cemara yang terletak di RW 01, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, kini tampil dengan wajah baru yang lebih teduh dan asri. 
Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Guna meningkatkan keunggulan kompetitif di industri pelumas dalam negeri, PT Pertamina Lubricants terus mengoptimalkan pengoperasian fasilitas produksi yang didukung oleh teknologi mutakhir.
Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Kebijakan Pemerintah Daerah untuk menutup Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan, ditambah dengan terus melonjaknya volume limbah rumah tangga, sempat menjadi tantangan besar bagi warga Guwosari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul. 

Trending

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kawasan Gang Hijau Cemara yang terletak di RW 01, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, kini tampil dengan wajah baru yang lebih teduh dan asri. 
Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Guna meningkatkan keunggulan kompetitif di industri pelumas dalam negeri, PT Pertamina Lubricants terus mengoptimalkan pengoperasian fasilitas produksi yang didukung oleh teknologi mutakhir.
Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Kebijakan Pemerintah Daerah untuk menutup Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan, ditambah dengan terus melonjaknya volume limbah rumah tangga, sempat menjadi tantangan besar bagi warga Guwosari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul. 
Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Selebgram Lisa Mariana kembali menjadi perhatian publik setelah mengungkap adanya informasi tambahan yang ia berikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Seorang pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh dilaporkan telah diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH). 
Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menyebut negara hemat Rp10,52 triliun dalam pengadaan alat-alat kesehatan.
Presiden Prabowo Bocorkan Alasan LKPP Dijadikan Badan Pengadaan Pemerintah

Presiden Prabowo Bocorkan Alasan LKPP Dijadikan Badan Pengadaan Pemerintah

Presiden Prabowo Subianto hendak mengubah Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) ditingkatkan menjadi Badan Pengadaan Pemerintah. Selain itu,
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT