News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Warga Thailand Berbondong-bondong Protes Tak Terima Kalah dari Timnas Indonesia di Semifinal Piala AFF 2025

Merasa tak terima, warga Thailand ramai-ramai suarakan kekalahan tersebut yang berakhir tanding pinalti. Timnas Indonesia pun lanjut ke babak final.
Minggu, 27 Juli 2025 - 02:30 WIB
Warga Thailand Berbondong-bondong Protes Tak Terima Kalah dari Timnas Indonesia di Semifinal Piala AFF 2025
Sumber :
  • dok.tvOnenews.com/Taufik Hidayat

Jakarta, tvOnenews.com- Semifinal Piala AFF 2025 telah selesai, yang ditutup dengan segitunya laga kontra Timnas Indonesia Vs Thailand.  

Merasa tak terima, warga Thailand ramai-ramai suarakan kekalahan dari Timnas Indonesia yang berakhir dengan pinalti

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Warga Thailand Berbondong-bondong Protes Tak Terima Kalah dari Timnas Indonesia di Semifinal Piala AFF 2025
Warga Thailand Berbondong-bondong Protes Tak Terima Kalah dari Timnas Indonesia di Semifinal Piala AFF 2025
Sumber :
  • dok.tvOnenews.com/Taufik Hidayat

 

Timnas Indonesia U-23 sukses memenangkan pinalti dengan skor 7-6 atas Thailand dalam semifinal Piala AFF 2025, diselenggarakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta pada Jumat (25/7/2025).

Situasi kala itu, awalnya Yotsakorn Burapha membuat tim tamu unggul lebih dulu sejak menit ke-60. Namun tak disangka, Jens Raven pada menit ke-84 membuyarkan kemenangan Thailand.

Kemudian, dilanjutkan sesi adu penalti, empat dari lima penendang dari masing-masing tim sukses melaksanakan tugasnya, namun penentu tiba di penendang kedelapan.

Lalu eksekusi Burapha digagalkan oleh kiper Muhammad Ardiansyah, sedangkan Alfharezzi Buffon sukses melaksanakan tugasnya.

Melihat kekalahan itu, warga Thailand langsung gruduk lewat kolom komentar. Bahkan ada yang mempertanyakan hasil pinalti. 

"Kakinya masih di dalam garis,” kata pengguna Facebook Kru Nice di kolom komentar Federasi Sepak Bola Thailand (FAT).

“Kenapa diulang lagi?” kata pengguna Nawapon Pengpit sembari memberikan potongan gambar penalti Kakang.

Timnas Indonesia vs Thailand di Piala AFF U-23
Timnas Indonesia vs Thailand di Piala AFF U-23
Sumber :
  • tvOnenews/Taufik Hidayat

 

"Setelah melihat kepada wasit dalam laga ini, itu bisa terlihat bahwa Indonesia pasti akan bertemu Vietnam. Tak apa jika Anda tidak curang. Terus berjuang, fans sepak bola,” kata akun Farm Hug Jaruwat.

Meskipun banyak yang komentar miring akan kekalahan Thailand. Salah satu pemain justru akui kualitas skuad Garuda

Pemain Thailand, Yotsakorn Burapha, justru mengakui bahwa skuad Garuda Muda layak menang. Ia juga meminta maaf kepada fans karena golnya tak cukup untuk memenangkan Thailand.

“Indonesia tampil bagus dan layak ke final, saya mohon maaf untuk fans Thailand,” kata Burapha.

Kala laga tersebut, Pelatih Gerald Vanenburg menurunkan pemain andalannya bisa match dan juara, antara lain:  

Muhammad Ardiansyah; Kadek Arel Priyatna, Kakang Rudianto, Dony Tri Pamungkas, Achmad Maulana Syarif; Roby Darwis, Rahmat Arjuna Reski; Dominikus Dion Oktawian, Muhammad Rayhan Hannan, Frengky Deaner Missa; Jens Raven.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perlu diketahui, langkah Timnas U23 ini belum selesai. Garuda Muda selanjutnya bertemu Vietnam pada final di tempat sama, SUGBK pada Selasa (29/7/2025). (rda/klw)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
15 Ucapan HUT RI ke-81 yang Penuh Semangat yang Cocok untuk Jadi Caption di Status WhatsApp

15 Ucapan HUT RI ke-81 yang Penuh Semangat yang Cocok untuk Jadi Caption di Status WhatsApp

Bagi yang sedang mencari referensi kalimat singkat, menarik, dan berkesan, berikut lima belas ucapan HUT RI ke-81 yang siap menyemarakkan Status WhatsApp Anda.

Trending

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal siaran langsung Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1. Petarung MMA tak terkalahkan asal Indonesia, Bilal Hasan, akan menjalani pertarungan penting untuk membuka jalan menuju UFC.
Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Perjalanan KRL di Stasiun Jurangmangu, Tangerang Selatan, sempat terganggu setelah seorang siswi SMA kelas 10 tertabrak kereta rel listrik (KRL), Senin (10/8/2026).
Siapa Wanita Berbaju Putih di Balik Challenge Surat Ad-Duha Berhadiah Miras? Ini Pengakuan MC Newport 

Siapa Wanita Berbaju Putih di Balik Challenge Surat Ad-Duha Berhadiah Miras? Ini Pengakuan MC Newport 

Sosok wanita berbaju putih disebut mengambil mikrofon MC Newport sebelum muncul challenge hafalan Surat Ad-Duha berhadiah minuman beralkohol. Siapa dia?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT