GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Reaksi 'Wibu' Seluruh Dunia Setelah Pemerintah Indonesia Larang Pengibaran Bendera One Piece: Ini Tidak Masuk Akal

Pelarangan pengibaran bendera One Piece oleh pemerintah Indonesia mendapat reaksi beragam dari penggemar manga Jepang atau wibu yang mengaku cukup keheranan.
Sabtu, 2 Agustus 2025 - 13:24 WIB
Bendera One Piece
Sumber :
  • x.com/AniRave

tvOnenews.com - Penggemar budaya Jepang atau biasa disebut wibu dari seluruh dunia memberikan reaksi keras setelah pemerintah Indonesia melarang pengibaran bendera One Piece.

Menurut mereka, asumsi pemerintah Indonesia yang mengatakan jika bendera One Piece diidentikkan dengan simbol provokasi sungguh tak masuk akal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fenomena pengibaran bendera One Piece belakangan sedang marak terjadi di berbagai tempat. Bahkan, hal ini sampai dibagikan di media sosial.

Lebih lanjut, bendera manga bertema bajak laut itu tak jarang ikut disandingkan dengan lambang negara Indonesia yakni bendera Merah Putih.

Hal inilah yang kemudian ditanggapi oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Budi Gunawan jelang HUT RI ke-80 pada 17 Agustus nanti.

Menurut Budi Gunawan, pengibaran bendera One Piece dianggap sebagai bentuk provokasi yang dapat mengancam simbol negara.

Bukan cuma itu, pemerintah bahkan dengan tegas memperingatkan bahwa mengibarkan bendera One Piece akan dikenakan pasal hukum yang berlaku.

tvonenews

“Pemerintah akan mengambil tindakan hukum secara tegas dan terukur jika ada unsur kesengajaan dan provokasi demi memastikan ketertiban dan kewibawaan simbol-simbol negara,” kata Budi Gunawan.

Sebagai informasi, bendera ini bernama Jolly Roger yang ada di manga One Piece. Biasanya, logo ini dikatakan sebagai simbol reputasi dan kekuatan.

Namun dalam perspektif yang berbeda, bendera One Piece yang dikibarkan juga bisa dimaknai sebagai ancaman atau teror bagi pihak lain.

Maka dari itu, Budi Gunawan lantas mengaitkan pelarangan bendera One Piece berkibar jelang HUT RI ke-80 berdasarkan Undang-undang.

“Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 Pasal 24 ayat (1) menyebutkan 'Setiap orang dilarang mengibarkan Bendera Negara di bawah bendera atau lambang apa pun' Ini adalah upaya kita untuk melindungi martabat dan simbol negara,” jelasnya.

Larangan pengibaran bendera One Piece oleh pemerintah Indonesia ini mendapat tanggapan keras dari para penggemar budaya Jepang atau wibu.

Mereka awalnya terkejut ketika tahu bahwa bendera Bajak Laut Topi Jerami tersebut dianggap sebagai bentuk ancaman hingga provokasi dari pemerintah Indonesia.

“Beberapa warga negara Indonesia mulai mengibarkan bendera Bajak Laut Topi Jerami sebagai simbol protes terhadap kondisi pemerintah saat ini,” kata akun X @pewpiece.

“Dan pejabat pemerintah menganggapnya sebagai tindakan pemberontakan dan menganggap bendera tersebut merupakan ancaman,” lanjutnya.

Bendera One Piece
Bendera One Piece
Sumber :
  • x.com/AniRave

 

Sementara itu, wibu lainnya justru tidak menyangka bahwa manga One Piece bisa membuat satu negara geger hingga membuat pemerintah bergerak.

“One Piece menjadi simbol pemberontakan politik dalam kehidupan nyata, sungguh tidak ada anime yang pernah memicu tingkat gerakan dan dampak ini dan saya benar-benar percaya mungkin tidak akan pernah ada,” ujar @SHANKSTOPME.

Lain lagi dengan wibu ini. Ia mendoakan agar semuanya di Indonesia lekas membaik setelah adanya pelarangan bendera One Piece oleh pemerintah.

“INI GILA. One Piece Mendapat Dampak Tingkat Dunia,“ tulis @7Leg_Piece.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 “Karena angka-angka ini terus bertambah, saya berdoa agar pada akhirnya semuanya akan berjalan dengan baik dan akan ada masa depan yang lebih baik bagi setiap negara yang menghadapi situasi serupa,“ sambungnya.

(han)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR Desak Akses Pancuran 13 Guci Digratiskan Lagi: Kembalikan ke Warga Tanpa Pungutan

DPR Desak Akses Pancuran 13 Guci Digratiskan Lagi: Kembalikan ke Warga Tanpa Pungutan

DPR mendesak agar akses menuju kolam ikonik Pancuran 13 dikembalikan menjadi gratis demi memulihkan ekonomi warga dan menarik kembali kunjungan wisatawan yang sempat merosot drastis.
Ini Alasan Pesan Denada Tak Kunjung Dijawab oleh Ressa Rossano, Kuasa Hukum Singgung Pihak Lain

Ini Alasan Pesan Denada Tak Kunjung Dijawab oleh Ressa Rossano, Kuasa Hukum Singgung Pihak Lain

Ressa Rossano disebut mengalami perubahan sikap usai diakui anak kandung oleh Denada.
Mengenal Demiane Agustien, Wonderkid Arsenal Berdarah Jakarta yang Eligible Bela Timnas Indonesia

Mengenal Demiane Agustien, Wonderkid Arsenal Berdarah Jakarta yang Eligible Bela Timnas Indonesia

Mengenal Demiane Agustien, wonderkid Arsenal berdarah Jakarta, Indonesia yang tengah mencuri perhatian lewat performa gemilang. Simak profilnya hingga peluangnya bela Timnas Indonesia.
Jelang MotoGP 2026 yang Mulai dalam Waktu Dekat, Bos Ducati Pede Francesco Bagnaia akan Bangkit pada Musim Ini

Jelang MotoGP 2026 yang Mulai dalam Waktu Dekat, Bos Ducati Pede Francesco Bagnaia akan Bangkit pada Musim Ini

Jelang dimulainya gelaran MotoGp 2026 dalam waktu dekat, Tim Ducati Lenovo kini tengah diselimuti optimisme tinggi terkait performa dari Francesco Bagnaia.
Miris! Balita 4 Tahun Berteriak Kelaparan Saat Dikunci di Kamar Kos Paman dan Bibinya

Miris! Balita 4 Tahun Berteriak Kelaparan Saat Dikunci di Kamar Kos Paman dan Bibinya

Seorang balita perempuan berusia 4 tahun di Kota Surabaya diduga menjadi korban penyiksaan oleh paman dan bibinya di sebuah kamar kos kawasan Bangkingan Timur. 
Terungkap! Ini Penyebab Kebakaran di Mal Ciputra Cibubur

Terungkap! Ini Penyebab Kebakaran di Mal Ciputra Cibubur

Pemadam kebakaran mengungkap penyebab terjadinya kebakaran di pusat perbelanjaan, Mal Ciputra Cibubur, Jalan Alternatif Cibubur, Kota Bekasi, Selasa (17/2/2026)

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT