News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Komat-Kamit Kantoran: Buku yang Bongkar Rahasia Drama Dunia Kerja di Ibukota

Di tengah hiruk pikuk ibukota, hadir penulis yang memilih untuk mengabadikan sisi tak kasatmata dari rutinitas kerja. Ahmad Madu, merilis buku bertajuk Komat-Kamit Kantoran
Sabtu, 16 Agustus 2025 - 00:11 WIB
Komat-Kamit Kantoran: Buku yang Bongkar Rahasia Drama Dunia Kerja di Ibukota
Sumber :
  • Ist

tvOnenews.com - Bagi banyak orang, bekerja di kantor di ibukota terlihat gemerlap. Gedung-gedung tinggi, jas rapi, dan suasana profesional sering digambarkan sebagai simbol kesuksesan. 

Namun di balik layar, ada cerita-cerita yang tak tertulis dalam laporan tahunan atau dibahas di ruang rapat. Dunia perkantoran menyimpan lika-liku yang penuh rasa lelah, tawa getir, dan obrolan diam-diam yang hanya dipahami oleh mereka yang mengalaminya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di Jakarta, kehidupan kantor bukan sekadar soal menyelesaikan target dan meraih promosi. Ada tekanan halus yang tidak tertulis dalam kontrak kerja, rapat panjang yang berujung tanpa keputusan, ide yang terhenti sebelum sempat berkembang, hingga sindiran tipis karena pulang tepat waktu. 

Semua itu membentuk realitas unik yang jarang diangkat ke permukaan. Bagi sebagian karyawan, momen-momen kecil itu justru menjadi bagian paling melekat dalam perjalanan karier.

Di tengah hiruk pikuk ibukota, hadir seorang penulis yang memilih untuk mengabadikan sisi tak kasatmata dari rutinitas kerja. Ahmad Madu, seorang Subject Matter Expert Human Capital di TB Global Group, merilis buku terbarunya bertajuk Komat-Kamit Kantoran. 

Alih-alih menyajikan motivasi berapi-api atau kisah heroik meraih sukses, ia justru menyorot “ruang-ruang diam” yang sering diabaikan.

“Buku ini bukan untuk memotivasi agar orang ‘lebih kuat’ atau ‘lebih lagi’. Justru sebaliknya, saya ingin pembaca merasa cukup, merasa dipahami, dan tahu bahwa mereka tidak sendirian,” ujar Ahmad Madu.

Potret Jujur Kehidupan Kantor

Buku Komat-Kamit Kantoran lahir dari pengamatan dan pengalaman langsung Ahmad Madu selama berinteraksi dengan beragam karakter di dunia kerja. 

Ia merekam momen-momen yang terlalu biasa untuk jadi berita, tetapi terlalu mengganjal untuk diabaikan: mulai dari karyawan yang dicibir karena pulang on time, status WhatsApp yang menyiratkan penolakan ide, hingga obrolan ringan di lorong kantor yang sarat makna.

“Semua itu saya kumpulkan dari ruang-ruang diam di perkantoran. Cerita yang hanya berani kita bisikkan sambil berjalan ke pantry atau saat membuka chat kerjaan di malam hari,” jelas Ahmad Madu. 

Baginya, buku ini adalah sahabat bagi para pekerja kantoran, tempat mereka bisa menemukan potongan kisah yang seolah berbicara langsung pada diri sendiri.

Melalui gaya bertutur yang ringan namun tajam, Ahmad Madu ingin pembaca tersenyum, mengangguk, atau bahkan tertawa getir ketika menemukan diri mereka di dalam cerita.

Komat-Kamit Kantoran Buku yang Bongkar Rahasia Drama Dunia Kerja di Ibukota
Komat-Kamit Kantoran Buku yang Bongkar Rahasia Drama Dunia Kerja di Ibukota
Sumber :
  • Ist

 

“Lelah mereka valid, perasaan mereka penting, dan mereka tidak sendirian menghadapi dinamika kantor yang kadang penuh drama tak terlihat,” ujarnya.

Salah satu kutipan yang menjadi sorotan adalah, “Pulang on time itu disiplin. Bukan dosa.” Pesan sederhana ini mencerminkan gagasan bahwa keseimbangan hidup sama berharganya dengan pencapaian kerja. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ahmad menegaskan, “Buku ini diperuntukkan bagi kamu yang sering merasa capek tanpa alasan jelas, sering menahan kata ‘tidak’ padahal ingin, atau merasa ada hal-hal yang tidak pernah masuk laporan kerja tapi tetap membebanimu, buku ini untuk kamu.”

Dengan Komat-Kamit Kantoran, Ahmad Madu bukan hanya menghadirkan kumpulan cerita pendek, tapi juga cermin bagi jutaan pekerja yang selama ini memendam “komat-kamit” di balik senyum profesional mereka. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Daftar Peserta AVC Men's Volleyball Continental Championship 2026: Timnas Voli Indonesia Gagal Lolos

Daftar Peserta AVC Men's Volleyball Continental Championship 2026: Timnas Voli Indonesia Gagal Lolos

Timnas Voli Indonesia tak masuk dalam daftar peserta AVC Men's Volleyball Continental Championship 2026. Pasalnya, skuad Garuda tak lolos ke ajang bergengsi ini meski baru saja meraih gelar juara AVC Men's Cup 2026.
Modus Jual Kopi, Warung di Bekasi Ternyata Edarkan Obat Keras

Modus Jual Kopi, Warung di Bekasi Ternyata Edarkan Obat Keras

Panit 2 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKP Mokhammad Fatoni mengatakan seorang pria diamankan pada Minggu (14/6) pukul 15.00 WIB.
Venezuela Alami Lebih dari 500 Gempa Susulan Sejak Gempa Pertama Mengguncang pada 24 Juni 2026

Venezuela Alami Lebih dari 500 Gempa Susulan Sejak Gempa Pertama Mengguncang pada 24 Juni 2026

Venezuela mengalami lebih dari 500 gempa susulan sejak dua gempa kuat mengguncang pada 24 Juni 2026 lalu.
Antisipasi Membludaknya Simpatisan Nadiem Saat Sidang Putusan, Polisi Perketat Keamanan

Antisipasi Membludaknya Simpatisan Nadiem Saat Sidang Putusan, Polisi Perketat Keamanan

Pengamanan diperketat karena sidang putusan Nadiem Makarim diperkirakan akan menyedot perhatian publik. Polisi mengantisipasi kehadiran massa, termasuk para simpatisan.
Dukung Deklarasi STBM, Bank Jakarta Berikan 1 Unit MCK Komunal di Tomang, Jakarta Barat

Dukung Deklarasi STBM, Bank Jakarta Berikan 1 Unit MCK Komunal di Tomang, Jakarta Barat

Bank Jakarta wujudkan program CSR berupa pemberian 1 Unit Mandi Cuci Kakus (MCK) berbasis komunal di Kelurahan Tomang, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.
Ruang Ganti Timnas Jerman Suram Usai Dikalahkan Paraguay dan Tersingkir dari Piala Dunia 2026: Semuanya Kecewa

Ruang Ganti Timnas Jerman Suram Usai Dikalahkan Paraguay dan Tersingkir dari Piala Dunia 2026: Semuanya Kecewa

Jerman menelan pil pahit di Piala Dunia 2026. Die Mannschaft tersingkir secara dramatis setelah kalah 3-4 dari Paraguay melalui adu penalti pada babak 32 besar.

Trending

Ramalan Keuangan Shio 1 Juli 2026: Tikus dan Monyet Ada Sinyal Positif

Ramalan Keuangan Shio 1 Juli 2026: Tikus dan Monyet Ada Sinyal Positif

Ramalan keuangan shio 1 Juli 2026 hadir lengkap dengan angka hoki! Siapa shio yang buka bulan baru dengan cuan paling kencang dan siapa yang perlu strategi dulu?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 1 Juli 2026: Sagitarius Panen Peluang

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 1 Juli 2026: Sagitarius Panen Peluang

Memasuki Rabu, 1 Juli 2026, sejumlah zodiak diperkirakan memasuki fase yang lebih menjanjikan dalam urusan finansial. Siapa saja mereka yang bercuan deras?
6 Zodiak Ini Diprediksi Banjir Cuan Sepanjang 1-7 Juli 2026, Ada Peluang Tambah Penghasilan

6 Zodiak Ini Diprediksi Banjir Cuan Sepanjang 1-7 Juli 2026, Ada Peluang Tambah Penghasilan

Memasuki pekan pertama Juli 2026, sejumlah zodiak diperkirakan akan merasakan pergerakan positif dalam sektor keuangan pada periode 1 - 7 Juli 2026. Siapa saja?
Hasil 32 Besar Piala Dunia: Brasil Comeback Lawan Jepang, Jerman Disingkirkan Paraguay

Hasil 32 Besar Piala Dunia: Brasil Comeback Lawan Jepang, Jerman Disingkirkan Paraguay

Timnas Brasil mampu comeback dari Jepang di Piala Dunia 2026. Namun, Jerman justru gagal setelah ditumbangkan Paraguay di babak adu penalti
Piala Dunia 2026: Respons Carlo Ancelotti Usai Brasil Epic Comeback 2-1 Lawan Jepang dan Lolos 16 Besar, Tetap Respect ke Samurai Biru

Piala Dunia 2026: Respons Carlo Ancelotti Usai Brasil Epic Comeback 2-1 Lawan Jepang dan Lolos 16 Besar, Tetap Respect ke Samurai Biru

Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti, memberikan apresiasi tinggi kepada para pemainnya usai memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Selebgram Awkarin Diperiksa Kasus Hanania Travel, Ngaku Balikin Uang Saku ke Penyidik

Selebgram Awkarin Diperiksa Kasus Hanania Travel, Ngaku Balikin Uang Saku ke Penyidik

Selebgram Karin Novilda alias Awkarin selesai menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam promosi travel umrah Hanania Group, pada Senin (29/6/2026).
Laporan Dugaan Pencurian Dihentikan, Kubu Pelapor Kecewa Polisi Tak Lakukan Pemeriksaan Terhadap Terlapor

Laporan Dugaan Pencurian Dihentikan, Kubu Pelapor Kecewa Polisi Tak Lakukan Pemeriksaan Terhadap Terlapor

Polres Metro Jakarta Pusat memilih menghentikan penyelidikan kasus dugaan pencurian yang dilaporkan oleh Bangun Paulus Tudungta.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT