News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Immanuel Ebenezer Pernah Spill Gaji Asli Wamenaker Kecil, kalau Mau Gede Harus Nyopet, Netizen: Beneran Dong…

Immanuel Ebenezer pernah blak-blakan sebut gaji Wamenaker kecil, bahkan sempat singgung soal nyopet. Netizen heboh saat pernyataannya viral kembali.
Sabtu, 23 Agustus 2025 - 11:11 WIB
Immanuel Ebenezer
Sumber :
  • YouTube/drRichardLee

tvOnenews.com - Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) RI, Immanuel Ebenezer, atau yang akrab disapa Noel, kini menjadi sorotan publik setelah ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT).

Ia ditetapkan sebagai tersangka bersama sebelas orang lainnya dalam kasus dugaan pemerasan terkait pengurusan sertifikasi K3.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penangkapan Noel makin ramai diperbincangkan karena sebelumnya ia sempat blak-blakan mengungkapkan soal gajinya sebagai pejabat negara.

Pengakuan mengejutkan itu disampaikan Noel saat berbincang dengan dr Richard Lee di kanal YouTube.

tvonenews

Ia tidak segan-segan membongkar jumlah pendapatannya yang ternyata jauh dari bayangan masyarakat.

Dalam obrolan tersebut, Noel menyebut bahwa total penghasilan bulanannya sebagai Wamenaker hanyalah sekitar Rp 46 juta.

Jumlah itu terdiri dari gaji pokok Rp 11 juta ditambah tunjangan sebesar Rp 35 juta.

“Pertama gaji gue Rp 11 juta, tunjangannya Rp 35 juta jadi Rp 46 juta. Ngurus serepublik ini dengan gaji Rp 11 juta, jadi menurut saya, saya tidak melihat gajinya,” kata Noel dalam perbincangan itu.

Noel menambahkan, tidak ada tambahan penghasilan lain yang ia terima.

Bahkan, ia dengan nada satir menyebut, kalau pejabat ingin mendapatkan pemasukan lebih besar, maka harus “pintar nyopet” atau terlibat dalam praktik-praktik kotor.

“Enggak ada tambahan lain. Kalau mau ya nyopet, harus pinter-pinter nyopet. Kalau enggak, main di situ jual beli jabatan atau apa, itu pinggirannya,” ujarnya.

Pernyataan tersebut kemudian menjadi viral kembali setelah dirinya diciduk KPK.

Dalam kesempatan itu, Noel juga mengakui bahwa dirinya sempat menolak jabatan Wamenaker ketika mengetahui nominal gajinya yang terbilang kecil.

Sebagai seorang aktivis yang terbiasa mengurus banyak orang, ia merasa gaji itu tidak sepadan dengan tanggung jawab besar yang harus diemban.

“Gue nikmatin, tadinya gue sedikit menolak pas tahu gajinya kecil. Gimana bertahan? Ini gue kan ngurusin banyak orang,” kata Noel.

Meski begitu, ia akhirnya tetap menerima tugas tersebut. Noel mengklaim lebih memilih menikmati pekerjaannya daripada memikirkan besar kecilnya gaji.

Menariknya, Noel menegaskan bahwa dirinya tidak terbiasa hidup mewah meski menjabat sebagai pejabat negara.

Ia mengatakan gaya hidupnya sudah cukup sederhana sejak lama, sehingga gaji Wamenaker dianggap masih bisa mencukupi.

“Gue cukup, enggak hedon. Gue aktivis, bukan dari latar belakang orang kaya. Gue bukan dari keluarga selebritis. Lebih dari cukup menurut gue,” katanya.

Noel juga menjelaskan bahwa dirinya tidak pernah tertarik makan di restoran mewah.

Ia lebih memilih makanan sederhana yang sesuai dengan lidahnya.

“Makanya gue ngajak anak-anak gue, termasuk diri gue sendiri, gue nggak pernah makan di restoran mahal karena selera nggak ketemu sama lidah gue. Lidah gue masih warung tegal, warung padang, warung Sunda. Kalau meningkat sedikit ya makanan Manado atau Chinese food segar, enak tapi mahal,” ujarnya.

Pernyataan ini sempat menuai simpati karena memperlihatkan sisi sederhana seorang pejabat tinggi negara.

Namun sayangnya, citra tersebut kini tercoreng setelah kasus yang menjeratnya bersama beberapa pihak lain di Kementerian.

Masyarakat kemudian kembali mengingat ucapan Noel yang menyindir soal gaji kecil dan celoteh “kalau mau gede harus nyopet”.

Ucapan itu kini menjadi ironi yang ramai diperbincangkan di media sosial.

“Betulan nyopet dong,” komentar netizen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Wah gaji gue lebih kecil nih bang, emang pegawai pemerintah nggak ada yang bersyukur, jangankan bersyukur tau diri aja nggak,” kata yang lain.

“Ini orang jujur, coba pejabat lain kayak begini, jujur dong biar KPK sibuk ada ada kerjaannya,” sindir yang lain. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Prancis Vs Swedia

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Prancis Vs Swedia

Timnas Prancis menatap babak 32 besar Piala Dunia 2026 dengan kepercayaan diri. Di sisi lain, Timnas Swedia melangkah ke babak knockout melalui tiket lolos salah satu tim peringkat 3 terbaik.
Isu Tarif Ojol Naik usai Potongan Komisi Aplikator jadi 8 Persen per 1 Juli, Menhub: Kalau Naik, Bisa Jadi Bumerang

Isu Tarif Ojol Naik usai Potongan Komisi Aplikator jadi 8 Persen per 1 Juli, Menhub: Kalau Naik, Bisa Jadi Bumerang

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memastikan bahwa tarif ojek online tidak akan naik setelah diterapkannya pemangkasan komisi maksimal 8 persen per 1 Juli 2026.
Anak Patrick Kluivert Jadi Korban Pelecehan Rasial Usai Gagal Bawa Belanda Tembus Babak 16 Besar Piala Dunia

Anak Patrick Kluivert Jadi Korban Pelecehan Rasial Usai Gagal Bawa Belanda Tembus Babak 16 Besar Piala Dunia

Belanda secara mengejutkan kalah dari Maroko setelah kalah adu penalti pada Selasa (30/6/2026). Dalam laga tersebut, Justin Kluivert, Quinten Timber dan Crysencio Summerville menjadi korban pelecehan rasial karena gagal mencetak gol dalam babak adu penalti. 
Timnas Pusat Tersingkir dari Piala Dunia, Ronald Koeman Sudah Pertimbangkan Mundur Jadi Pelatih Belanda

Timnas Pusat Tersingkir dari Piala Dunia, Ronald Koeman Sudah Pertimbangkan Mundur Jadi Pelatih Belanda

Melaju mulus di babak penyisihan grup, Belanda justru tersingkir setelah kalah dari Maroko di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Kerugian Negara Capai Rp486 Miliar, Polri Tetapkan Empat Tersangka Kasus Korupsi BBM Periode 2009-2012

Kerugian Negara Capai Rp486 Miliar, Polri Tetapkan Empat Tersangka Kasus Korupsi BBM Periode 2009-2012

Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri menetapkan tiga mantan petinggi PT Pertamina Patra Niaga (PNN) dan satu PT Asmin Koalindo Tuhup sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi jual beli bahan bakar minyak (BBM) di salah satu perusahaan periode tahun 2009-2012.
Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Babak 32 besar Piala Dunia 2026 mencatatkan skor akhir 2-1 atas kemenangan Norwegia dari Pantai Gading tercipta di Stadion Dallas, Arington, Rabu (1/7/2026) dini hari WIB.

Trending

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Lee So-young dan Megawati Hangestri sempat bekerja sama dengan membela Red Sparks di Liga Voli Korea 2023-2024.
HUT Bhayangkara ke-80 Digelar di Satlat Brimob Cikeas, Polri Ungkap Alasannya

HUT Bhayangkara ke-80 Digelar di Satlat Brimob Cikeas, Polri Ungkap Alasannya

Polri mengungkap alasan pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, digelar di Satlat Brimob Polri, Cikeas, Bogor, pada Rabu (1/7/2026). Diketahui pada tahun 2025 lalu, dilaksanakan di Monas, Jakarta Pusat.
Nadiem Makarim dan Kuasa Hukum Soroti Fakta Persidangan yang Diabaikan dan Dugaan Kriminalisasi

Nadiem Makarim dan Kuasa Hukum Soroti Fakta Persidangan yang Diabaikan dan Dugaan Kriminalisasi

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan putusan terhadap Nadiem Makarim terkait perkara Chromebook pada sidang yang digelar Selasa (30/6). 
Timnas Pusat Tersingkir dari Piala Dunia, Ronald Koeman Sudah Pertimbangkan Mundur Jadi Pelatih Belanda

Timnas Pusat Tersingkir dari Piala Dunia, Ronald Koeman Sudah Pertimbangkan Mundur Jadi Pelatih Belanda

Melaju mulus di babak penyisihan grup, Belanda justru tersingkir setelah kalah dari Maroko di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menjatuhkan vonis terhadap mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim pidana 10 tahun penjara dan denda Rp1 miliar.
Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Babak 32 besar Piala Dunia 2026 mencatatkan skor akhir 2-1 atas kemenangan Norwegia dari Pantai Gading tercipta di Stadion Dallas, Arington, Rabu (1/7/2026) dini hari WIB.
Isu Tarif Ojol Naik usai Potongan Komisi Aplikator jadi 8 Persen per 1 Juli, Menhub: Kalau Naik, Bisa Jadi Bumerang

Isu Tarif Ojol Naik usai Potongan Komisi Aplikator jadi 8 Persen per 1 Juli, Menhub: Kalau Naik, Bisa Jadi Bumerang

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memastikan bahwa tarif ojek online tidak akan naik setelah diterapkannya pemangkasan komisi maksimal 8 persen per 1 Juli 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT