GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Review Menjelang Magrib 2: Wanita yang Dirantai, Film Horor Kolonial dengan Teror Mistis Sadis

Film Menjelang Magrib 2: Wanita yang Dirantai. Film ini mengambil latar tahun 1920 ketika Indonesia masih berada di bawah penjajahan Belanda, atau masa Hindia Belanda
Minggu, 31 Agustus 2025 - 10:41 WIB
Review Menjelang Magrib 2: Wanita yang Dirantai, Film Horor Kolonial dengan Teror Mistis Sadis
Sumber :
  • tim tvOnenews

Konflik utama film ini bertumpu pada pertarungan antara tahayul, ritual mistis, dan tradisi lokal melawan pendekatan medis modern. Giandra berusaha membongkar misteri penyakit Layla dengan logika sains, namun kengerian yang muncul justru semakin sadis dan penuh darah.

Lokasi syuting berlangsung di kaki Gunung Papandayan, Garut, dengan persiapan selama 3,5 bulan dan proses pengambilan gambar hingga 28 hari. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Production Designer Yannie Sukarya menjelaskan bahwa 70% set rumah dalam film ini dibangun khusus demi menggambarkan kelas sosial-ekonomi masyarakat tahun 1920. 

Salah satunya adalah rumah Layla yang dirancang artistik meski dalam kondisi serba miskin, berdiri di latar Gunung Puntang dan Gunung Cikurai. 

“Membangun rumah di kaki gunung dengan cuaca ekstrem dan angin kencang menjadi tantangan besar,” ujar Yannie.

Sinematografi film ini menonjolkan keindahan sekaligus kesunyian pedesaan Jawa pada masa kolonial. Minimnya penerangan membuat nuansa mencekam semakin terasa. Dengan dukungan musik Michelle Sudarsono, tata suara Jonet Sri Untoro, serta visual FX dari D’Legend VFX, atmosfer horor kian hidup.

Review Menjelang Magrib 2: Wanita yang Dirantai, Film Horor Kolonial dengan Teror Mistis Sadis
Review Menjelang Magrib 2: Wanita yang Dirantai, Film Horor Kolonial dengan Teror Mistis Sadis
Sumber :
  • tim tvOnenews

 

Eksplorasi Trauma & Religiusitas

Lebih dari sekadar film horor, Menjelang Magrib 2 juga menyentuh isu trauma keluarga, isolasi sosial, dan pertentangan nilai keagamaan. Eddie Karsito, jurnalis sekaligus pengamat film, menyebut karya ini “gelap, atmosferik, dan meninggalkan kesan mendalam.”

Film ini juga relevan dengan konteks keagamaan. Dalam Islam, seseorang yang mengalami gangguan mental harus diperlakukan dengan penuh kasih sayang, bukan disiksa atau dipasung. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan jadwal rilis 4 September 2025 di seluruh bioskop Indonesia, Menjelang Magrib 2: Wanita yang Dirantai menawarkan pengalaman menonton horor yang berbeda: penuh darah, sarat misteri, namun juga reflektif. 

Perpaduan antara kisah mistis, benturan kultur, hingga kritik terhadap praktik pemasungan menjadikan film ini bukan sekadar tontonan, melainkan juga peringatan sosial. Bagi penggemar horor tanah air, film ini jelas masuk daftar wajib tonton. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Respons Menohok Sule Soal Gugatan Teddy Pardiyana, Minta Hak Waris tapi Anak Dibiayai Putri Delina

Respons Menohok Sule Soal Gugatan Teddy Pardiyana, Minta Hak Waris tapi Anak Dibiayai Putri Delina

Sule beri respons menohok soal tuntutan hak waris Lina Jubaedah. Ia sindir balik bahwa Bintang selama ini dibiayai Putri Delina bukan oleh Teddy Pardiyana.
Bocah 12 Tahun di Demak Ditemukan Tewas Gantung Diri, Sempat Unggah Chat Bernada Makian dari Ibu

Bocah 12 Tahun di Demak Ditemukan Tewas Gantung Diri, Sempat Unggah Chat Bernada Makian dari Ibu

Bocah 12 tahun di Demak tewas gantung diri, sempat unggah chat bernada makian dari ibu di WhatsApp. Polisi ungkap kronologi dan hasil forensik.
Undang-Undang Penyiaran Perlu Segera Diperbarui, DPR Tegaskan Regulasi Harus Adaptif di Era Digital

Undang-Undang Penyiaran Perlu Segera Diperbarui, DPR Tegaskan Regulasi Harus Adaptif di Era Digital

se Seiring dengan pesatnya perkembangan sektor penyiaran, KPI dituntut untuk terus menggencarkan edukasi publik melalui berbagai kegiatan dan forum dialog.
John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

Elkan Baggott kembali starter bersama Ipswich Town. Comeback ini jadi kabar baik bagi pelatih Timnas Indonesia John Herdman jelang FIFA Series 2026 di SUGBK
BNPP RI Genjot Ekspor Perbatasan, PLBN Entikong Sumbang Devisa Rp93,6 Miliar Sepanjang 2025

BNPP RI Genjot Ekspor Perbatasan, PLBN Entikong Sumbang Devisa Rp93,6 Miliar Sepanjang 2025

Sepanjang tahun 2025, aktivitas ekspor melalui PLBN Entikong berhasil menyumbang devisa negara sebesar Rp93,6 miliar dari berbagai komoditas
Banjir di Jember Meluas Hingga 23 Desa di 10 Kecamatan

Banjir di Jember Meluas Hingga 23 Desa di 10 Kecamatan

Banjir di wilayah Jember, Jawa Timur, meluas hingga 23 desa yang tersebar di 10 kecamatan di kabupaten setempat.

Trending

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Tekan Kekalahan

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Tekan Kekalahan

Tim yang diperkuat Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro, menelan pil pahit pada pertandingan perdana mereka pada seri ke-6 Proliga 2026 di Bojonegoro
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap soal cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Suporter Australia Ikhlas Jika Luke Vickery Pilih Bela Timnas Indonesia: Kami Punya Banyak Pemain di Posisinya

Suporter Australia Ikhlas Jika Luke Vickery Pilih Bela Timnas Indonesia: Kami Punya Banyak Pemain di Posisinya

Luke Vickery kabarnya sudah jalin komunikasi dengan pelatih John Herdman, publik Australia ikhlas jika sang striker memilih untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Buntut Purbaya Pastikan Ketersediaan Anggaran Rp59 T untuk BPJS, PDIP: Jangan Ada Alasan Lagi RS Menolak!

Buntut Purbaya Pastikan Ketersediaan Anggaran Rp59 T untuk BPJS, PDIP: Jangan Ada Alasan Lagi RS Menolak!

Buntut Menkeu Purbaya menyatakan 3 bulan ke depan BPJS masih bisa berjalan normal, karena anggarannya ada Rp 59 T. Ternyata menyita perhatian PDIP
Fakta-fakta Penemuan Koper Berisi Narkoba Milik Kapolres Bima Kota AKBP Didik, Dititip di Rumah Polwan 

Fakta-fakta Penemuan Koper Berisi Narkoba Milik Kapolres Bima Kota AKBP Didik, Dititip di Rumah Polwan 

Saat penyidik mendatangi lokasi, koper tersebut telah lebih dahulu diamankan oleh anggota Satresnarkoba Polres Tangerang Selatan.
Codeblu Kembali Dilaporkan Clairmont ke Bareskrim, PT Prima Hidup Lestari Ungkap Dugaan Informasi Direkayasa dan Pemerasan

Codeblu Kembali Dilaporkan Clairmont ke Bareskrim, PT Prima Hidup Lestari Ungkap Dugaan Informasi Direkayasa dan Pemerasan

Codeblu kembali dilaporkan Clairmont ke Bareskrim atas dugaan informasi direkayasa dan pemerasan, laporan kedua setelah kasus di Jaksel dicabut.
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Prediksi cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT