News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Adu Harta Kekayaan Ahmad Sahroni, Eko Patrio, dan Uya Kuya di LHKPN, Siapa yang Paling Pantas Disebut 'Crazy Rich'?

Adu Kaya Anggota DPR, Siapa Paling Tajir Ahmad Sahroni, Eko Patrio atau Uya Kuya? Jika dibandingkan, Eko Patrio Rp131,52 miliar, dan Uya Kuya Rp26,47 miliar
Minggu, 31 Agustus 2025 - 12:18 WIB
Adu Harta Kekayaan Ahmad Sahroni, Eko Patrio, dan Uya Kuya di LHKPN, Siapa yang Paling Pantas Disebut 'Crazy Rich'?
Sumber :
  • Kolase tim tvOnenews

tvOnenews.com - Siapa yang paling pantas disebut 'Crazy Rich' di antara anggota DPR, Ahmad Sahroni, Eko Patrio atau Uya Kuya? Adu kekayaan berdasarkan LHKPN.

Gelombang kemarahan rakyat terhadap elite politik kembali pecah. Tiga nama populer di Senayan, yakni Ahmad Sahroni, Eko Patrio, dan Uya Kuya, menjadi sasaran amukan massa. Kerusuhan yang pecah di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (30/8/2025), membuat kediaman Ahmad Sahroni porak-poranda. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Massa bukan hanya merusak pagar dan jendela, tetapi juga menjarah isi rumah. Mobil Porsche merah miliknya bahkan diarak ke lahan kosong, digulingkan, dan dipreteli bagian-bagiannya. 

Aksi brutal ini disebut sebagai buntut ucapan kontroversial Sahroni yang menyebut masyarakat “tolol” jika mendukung pembubaran DPR.

Tak hanya Sahroni, rumah politikus sekaligus komedian Eko Patrio di kawasan Jakarta Timur juga menjadi sasaran. 

Pintu dan jendela hancur dilempari batu, serpihan kaca berserakan, sementara penghuni rumah memilih mengungsi demi keselamatan. 

Di saat yang sama, rumah Uya Kuya anggota DPR dari PAN yang juga dikenal sebagai presenter kondang ikut jadi target kemarahan publik. 

Sejumlah massa memaksa masuk dan merusak beberapa bagian rumahnya, meski kerusakan tidak separah yang dialami dua rekannya.

Peristiwa ini memantik sorotan lebih besar: publik menuntut transparansi soal gaya hidup mewah para legislator. 

Nama Ahmad Sahroni dikenal dengan julukan “Crazy Rich Tanjung Priok”, sementara Eko Patrio dan Uya Kuya juga tercatat punya kekayaan fantastis. Data resmi dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK memperlihatkan betapa besar jurang antara kekayaan mereka dan kondisi rakyat yang kini makin terhimpit.

 Berikut adu kekayaan tiga anggota DPR tersebut berdasarkan laporan terbaru LHKPN:

1. Ahmad Sahroni: “Crazy Rich Tanjung Priok” dengan Rp328,91 Miliar

Ahmad Sahroni, anggota DPR RI sekaligus mantan Wakil Ketua Komisi III, melaporkan hartanya ke LHKPN pada 21 Februari 2025 untuk periode 2024. 

Fantastis, Segini Jumlah Harta Kekayaan Anggota DPR Ahmad Sahroni, Berdasarkan LHKPN Nilainya Setara Dengan APDB?
Fantastis, Segini Jumlah Harta Kekayaan Anggota DPR Ahmad Sahroni, Berdasarkan LHKPN Nilainya Setara Dengan APDB?
Sumber :
  • instagram ahmadsahroni88

 

Total kekayaannya mencapai Rp328,91 miliar setelah dipotong utang Rp34,95 miliar. Angka itu berasal dari harta tanah, bangunan, kendaraan, hingga aset keuangan.

Properti: Sahroni memiliki 19 bidang tanah dan bangunan senilai Rp139,5 miliar, tersebar di Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, hingga Badung, Bali. Contohnya, rumah di Jakarta Selatan seluas 356 m² senilai Rp22,25 miliar, serta properti di Bali seharga Rp15,95 miliar.

Kendaraan: Ia tercatat punya 27 unit kendaraan dengan nilai total Rp38,13 miliar. Koleksinya meliputi Ferrari Rp2,5 miliar, Porsche 9E3 RS Rp6,6 miliar, Porsche 911 Sport Classic Rp14 miliar, hingga Tesla Cybertruck Rp4 miliar.

Aset Lain: Sahroni juga mencatatkan harta bergerak Rp107,7 miliar, kas Rp78,35 miliar, dan surat berharga Rp60 juta.

Tak heran, publik kerap mempertanyakan asal-usul kekayaan besar ini, mengingat gaji resmi anggota DPR terbatas. Skandal penjarahan rumahnya membuat sorotan terhadap dirinya makin tajam.

2. Eko Patrio: Legislator & Komedian dengan Rp131,52 Miliar

Nama asli Eko Patrio adalah Eko Hendro Purnomo. Ia melaporkan LHKPN pada 2 September 2024. Harta kekayaannya tercatat Rp182,99 miliar, dipotong utang Rp51,46 miliar, sehingga kekayaan bersihnya menjadi Rp131,52 miliar.

Eko Patrio
Eko Patrio
Sumber :
  • YouTube/EKOPATRIOTV

 

Properti: Aset terbesar berupa tanah dan bangunan senilai Rp166 miliar, tersebar di Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Nganjuk, Karangasem, hingga Bogor.

Kendaraan: Eko memiliki 6 unit mobil dengan nilai Rp5,5 miliar. Koleksinya mencakup Toyota Alphard, Subaru, Mini Cooper, dan Lexus X Sport.

Harta Lain: Ia juga punya harta bergerak lain Rp1,2 miliar, mencakup perhiasan dan benda berharga.

Eko Patrio kerap mendapat sorotan karena pernyataan politiknya yang dinilai meremehkan kritik rakyat. Usai rumahnya dirusak massa, suasana di kediamannya lengang. Kaca pecah dan pintu yang hancur jadi saksi amarah publik.

3. Uya Kuya: Presenter Jadi Politikus dengan Rp26,47 Miliar

Surya Utama atau Uya Kuya, anggota DPR periode 2024–2029 dari Fraksi PAN, melaporkan harta kekayaannya sebesar Rp28,2 miliar. 

Uya Kuya
Uya Kuya
Sumber :
  • Tangkapan layar

 

Setelah dikurangi utang Rp1,73 miliar, total kekayaan bersihnya menjadi Rp26,47 miliar.

Properti: Uya memiliki aset tanah dan bangunan senilai Rp17,9 miliar, tersebar di Jakarta Selatan, Jakarta Timur, serta diduga ada satu properti di luar negeri. Meski begitu, dalam laporan LHKPN-nya, kolom luas tanah dan bangunan tidak diisi lengkap.

Kendaraan: Ia melaporkan kepemilikan dua mobil dan satu sepeda Brompton dengan total Rp248 juta.

Aset Lain: Tercatat harta bergerak Rp2,87 miliar, kas Rp5,06 miliar, serta harta lain Rp2,1 miliar.

Meski jauh di bawah Sahroni dan Eko Patrio, jumlah harta Uya tetap fantastis jika dibandingkan dengan mayoritas rakyat. 

Kehadirannya di DPR dari Dapil DKI Jakarta II (Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan luar negeri) menambah daftar artis yang kini duduk sebagai legislator.

Adu Kaya Legislator: Siapa Paling Tajir?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika dibandingkan, Ahmad Sahroni berada jauh di atas dengan Rp328,91 miliar, disusul Eko Patrio Rp131,52 miliar, dan Uya Kuya Rp26,47 miliar. 

Laporan LHKPN ini sekaligus menegaskan paradoks politik Indonesia: wakil rakyat hidup bergelimang aset, sementara suara rakyat kerap dianggap remeh. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Periksa Pembina Federasi Wing Chun, KPK Telusuri Aset Kasus Korupsi Kuota Haji

Periksa Pembina Federasi Wing Chun, KPK Telusuri Aset Kasus Korupsi Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melakukan penyidikan terkait kasus dugaan korupsi kuota haji di Kementerian Agama tahun 2023-2024.
DPP BKPRMI: Tradisi Dialog Pejabat dan Mahasiswa di Kampus Adalah Kemajuan Demokrasi

DPP BKPRMI: Tradisi Dialog Pejabat dan Mahasiswa di Kampus Adalah Kemajuan Demokrasi

Dewan Pengurus Pusat Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPP BKPRMI) mengapresiasi menteri dan para pejabat pemerintah di era Presiden RI, Prabowo Subianto yang berdialog dengan mahasiswa secara langsung ke kampus.
Kebijakan Era Prabowo-Gibran Dinilai Langkah Perubahan Tata Kelola Negara Menuju Kemajuan

Kebijakan Era Prabowo-Gibran Dinilai Langkah Perubahan Tata Kelola Negara Menuju Kemajuan

Kebijakan yang dijalankan oleh pemerintahan era Presiden RI, Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka menuai respons positif.
Bepotensi Tembus Rp400 Triliun, Wakaf Dinilai Dapat Jadi Kekuatan Ekonomi BAru Indonesia

Bepotensi Tembus Rp400 Triliun, Wakaf Dinilai Dapat Jadi Kekuatan Ekonomi BAru Indonesia

Pemerintah melalui Keputusan Menteri Agama Nomor 571 Tahun 2026 resmi menetapkan Bulan Wakaf Nasional.
Sulteng Dihantam Gempa Bumi Dahsyat, Seorang Warga Dilaporkan Meninggal Dunia

Sulteng Dihantam Gempa Bumi Dahsyat, Seorang Warga Dilaporkan Meninggal Dunia

Gempa bumi berkekuatan 6,7 magnitudo melanda wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Selasa (16/6/2026).
Tak Hanya Mees Hilgers, FC Twente Berpotensi Punya Satu Lagi Pemain Berdarah Indonesia

Tak Hanya Mees Hilgers, FC Twente Berpotensi Punya Satu Lagi Pemain Berdarah Indonesia

Pemain Timnas Indonesia, Mees Hilgers, berpeluang memiliki rekan setim baru yang juga memiliki darah Indonesia yakni eks kiper FC Volendam, Kayne van Oevelen.

Trending

Waspada, Pinjol Ilegal Makin Merajalela! Kenali Bahaya, Ciri-Ciri, dan Cara Menghindarinya Sebelum Jadi Korban

Waspada, Pinjol Ilegal Makin Merajalela! Kenali Bahaya, Ciri-Ciri, dan Cara Menghindarinya Sebelum Jadi Korban

Pinjol ilegal masih menjadi ancaman serius bagi masyarakat Indonesia. Kenali bahaya, ciri-ciri, serta cara menghindari pinjaman online ilegal agar terhindar dari teror, kebocoran
Program MBG Tuai Kritik Publik, PSI Minta Masyarakat Beri Kesempatan ke Pimpinan Baru BGN

Program MBG Tuai Kritik Publik, PSI Minta Masyarakat Beri Kesempatan ke Pimpinan Baru BGN

Belakangan publik mengkritik keberlangsungan program Makan Bergizi Gratis (MBG) buntut terungkapnya kasus mega korupsi oleh tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN).
Masih Ingat Herve Renard? Eks Pelatih Arab yang Pernah Merepotkan Timnas Indonesia Kini Dapat Misi Berat di Piala Dunia

Masih Ingat Herve Renard? Eks Pelatih Arab yang Pernah Merepotkan Timnas Indonesia Kini Dapat Misi Berat di Piala Dunia

Nama Herve Renard bukanlah sosok asing bagi penggemar Timnas Indonesia. Eks pelatih Arab Saudi kini dapat tugas berat untuk selamatkan Tunisia di Piala Dunia.
Haji Bolot Sempat Kritis dan Tak Sadarkan Diri 2 Hari, Kondisi Terkini Diungkap Sang Istri

Haji Bolot Sempat Kritis dan Tak Sadarkan Diri 2 Hari, Kondisi Terkini Diungkap Sang Istri

Kondisi kesehatan komedian senior Haji Bolot berangsur menunjukkan perkembangan positif setelah sempat menjalani masa kritis akibat serangan jantung.
Kenali Ciri-Ciri Pinjaman Online Ilegal dan Fakta Apakah Gagal Bayar Pinjol Ilegal itu Aman?

Kenali Ciri-Ciri Pinjaman Online Ilegal dan Fakta Apakah Gagal Bayar Pinjol Ilegal itu Aman?

Bagaimana cara mengenali pinjol ilegal? Apakah gagal bayar pinjaman online ilegal aman? Simak ciri-ciri pinjol ilegal, risiko yang mengintai, serta langkah hukum yang dapat
Telan Korban Jiwa, DPRD Surabaya Bakal Panggil Penanggung Jawab Proyek Gorong-Gorong Margorejo

Telan Korban Jiwa, DPRD Surabaya Bakal Panggil Penanggung Jawab Proyek Gorong-Gorong Margorejo

DPRD Kota Surabaya akan memanggil penanggung jawab proyek gorong-gorong di Jalan Margorejo Indah, depan Plaza Marina Surabaya, menyusul insiden yang menewaskan seorang lansia setelah terperosok ke area proyek tersebut pada Jumat (12/6/2026) malam.
Judi Online Bisa Bikin Masuk Penjara! Ini Aturan KUHP, Jerat Hukum, dan Dampak Sosial yang Wajib Diketahui

Judi Online Bisa Bikin Masuk Penjara! Ini Aturan KUHP, Jerat Hukum, dan Dampak Sosial yang Wajib Diketahui

Judi online bukan sekadar pelanggaran moral, tetapi juga tindak pidana yang diancam hukuman penjara hingga 10 tahun dan denda miliaran rupiah. Simak aturan KUHP, UU ITE, serta dampak sosialnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT