News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

YouTuber Mancanegara Gak Habis Pikir Lihat Demo Besar-besaran di Indonesia: Bagaimana Bisa Tenang Kalau Polisi...

Demo besar-besaran yang terjadi di sejumlah kota di Indonesia mendapat sorotan dari salah satu YouTuber mancanegara. Begini reaksinya melihat demo di Indonesia.
Minggu, 31 Agustus 2025 - 22:42 WIB
Aksi emak-emak maju sendirian ke depan barisan polisi saat ricuh massa aksi demo di depan Gedung DPR, Kamis (28/8).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

"Beginilah keadaan menjadi semakin berbahaya. Namun, tentu saja ada alasan untuk ini. Pemerintah sama sekali mengabaikan perekonomian."

"Indonesia punya ekonomi yang besar di Asia Tenggara. Namun, negara ini tidak dijalankan dengan benar dan penuh dengan korupsi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mereka mencuri dari orang miskin dan memberikannya kepada orang kaya di Indonesia," ujar Daryl.

 

Daryl juga menyayangkan soal pemerintah yang terus menaikkan pajak hingga harga kebutuhan, padahal di sisi lain gaji rata-rata pekerja di Indonesia saja sangat jauh berbeda dari gaji para pekerja di Britania Raya.

"Mereka (pemerintah) menaikkan harga, menaikkan pajak kepada orang-orang yang bekerja keras di Indonesia yang tidak menghasilkan banyak uang."

"Namun, pemerintah mengambil lebih banyak dari orang-orang yang miskin dan memberikannya kembali kepada diri mereka (pemerintah) sendiri," kata Daryl Solis.

YouTuber Daryl Solis ikut menyoroti aksi demo besar-besaran yang terjadi di Jakarta
YouTuber Daryl Solis ikut menyoroti aksi demo besar-besaran yang terjadi di Jakarta
Sumber :
  • YouTube/Daryl Solis

 

Daryl Solis juga menanggapi pernyataan dari Presiden Prabowo Subianto yang meminta masyarakat untuk tetap tenang. Namun, menurut Daryl masyarakat tidak akan bisa tenang jika polisi terus saja bertindak.

"Bagaimana Anda bisa menyerukan untuk tenang, ketika orang-orang sedang berjuang dan Anda mengirim polisi untuk menyerang dan membunuh para protestan?" katanya.

 

Daryl juga menegaskan bahwa segala tindakan kekerasan memang tidak dibenarkan. Namun, apa yang terjadi di Indonesia saat ini bukanlah hal baru yang terjadi di seluruh dunia.

Demonstrasi seperti ini juga di sisi lain manusiawi, karena ketika pemerintah menempatkan rakyatnya dalam posisi sulit, tapi terus menekan untuk melakukan perintah, pasti akan melawan.

"Mereka (pemerintah) benar-benar menekan rakyatnya saat ini. Mereka (rakyat) tidak memiliki apa pun dan mereka merasa tidak akan kehilangan apa pun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya tahu ada banyak orang yang tidak menolerasi kekerasan, tentu saja itu tidak baik. Namun, ini yang terjadi. Ini adalah sifat manusia. Ini telah terjadi selama ribuan tahun di seluruh dunia."

"Apabila Anda menempatkan orang dalam posisi di mana mereka tidak akan kehilangan apa pun, mereka akan bersatu dan melawan," ujar Daryl Solis. (ism)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Transformasi Layanan Digital: Kelola Pajak, Dokumen, hingga Pendanaan dalam Satu Wadah

Transformasi Layanan Digital: Kelola Pajak, Dokumen, hingga Pendanaan dalam Satu Wadah

Setelah sepuluh tahun fokus menyederhanakan administrasi perpajakan digital, perusahaan pengembang solusi bisnis, OnlinePajak kini bertransformasi dengan memperkenalkan identitas ekosistem baru yang lebih komprehensif. 
Transformasi Layanan Digital: Kelola Pajak, Dokumen, hingga Pendanaan dalam Satu Wadah

Transformasi Layanan Digital: Kelola Pajak, Dokumen, hingga Pendanaan dalam Satu Wadah

Setelah sepuluh tahun fokus menyederhanakan administrasi perpajakan digital, perusahaan pengembang solusi bisnis, OnlinePajak kini bertransformasi dengan memperkenalkan identitas ekosistem baru yang lebih komprehensif. 
Cegah Bansos Salah Sasaran, Kemendagri dan DPR Dorong Penguatan Verifikasi Berbasis NIK hingga Biometrik

Cegah Bansos Salah Sasaran, Kemendagri dan DPR Dorong Penguatan Verifikasi Berbasis NIK hingga Biometrik

Kemendagri dan DPR terus memperkuat verifikasi penerima bansos berbasis NIK, IKD, DTSEN, dan biometrik untuk mencegah data ganda serta bantuan salah sasaran.
Ketiban Rezeki Nomplok, Nasib Keuangan Shio Babi Tanggal 11 Agustus 2026 juga Mungkin akan Terjebak Sial karena Ini

Ketiban Rezeki Nomplok, Nasib Keuangan Shio Babi Tanggal 11 Agustus 2026 juga Mungkin akan Terjebak Sial karena Ini

Penasaran bagaimana peta peruntungan nasib beruntung dan risiko buntung keuangan Shio Babi esok hari pada tanggal 11 Agustus 2026? Simak ramalan berikut ini.
Masih Ingat Imroatus? 'Alien' Viral 6 Tahun Lalu yang Kini Dikabarkan Sudah Menikah

Masih Ingat Imroatus? 'Alien' Viral 6 Tahun Lalu yang Kini Dikabarkan Sudah Menikah

Masih ingatkah Anda dengan sosok Imroatus? Sosok 'alien' yang pernah menggemparkan jagat media sosial terutama X tersebut kini diketahui telah resmi menikah.
Wamendagri Bima Arya Dorong Integrasi Sistem Penanganan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di Daerah

Wamendagri Bima Arya Dorong Integrasi Sistem Penanganan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di Daerah

Penguatan sistem di daerah tidak cukup hanya melalui pembentukan kelembagaan, tetapi juga perlu didukung ketersediaan sumber daya dan pembiayaan yang memadai.

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Pemerintah hanya mengusulkan satu nama, yakni Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti yang saat ini menjabat sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku mutilasi di Depok ternyata sempat berbicara hal menyeramkan soal pembunuhan ke temannya. 
Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Siapa Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka-Raki Jatim 2026? Simak profil, pendidikan, perjalanan, serta fakta soal isu dirinya anak pejabat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT