News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebelum Ajal Menjemput, Jenderal Ahmad Yani Ternyata Masih Sempat Sampaikan Pesan Terakhir ke Keluarga

Jenderal Ahmad Yani Pahlawan Revolusi yang gugur dalam peristiwa G30S/PKI 1965, ternyata sempat meninggalkan pesan terakhir kepada keluarga. Pesan itu disampai-
Rabu, 3 September 2025 - 17:55 WIB
Jenderal Ahmad Yani
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Wikipedia

Jakarta, tvOnenews.com – Jenderal Ahmad Yani Pahlawan Revolusi yang gugur dalam peristiwa G30S/PKI 1965, ternyata sempat meninggalkan pesan terakhir kepada keluarga.

Pesan itu disampaikan hanya beberapa jam sebelum dirinya diculik dan dibunuh pasukan penculik di rumah dinasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Putri Ahmad Yani Amelia Ahmad Yani masih ingat jelas detik-detik penuh kenangan bersama sang ayah pada sore 30 September 1965.

(kiri-kanan) Jenderal Ahmad Yani, Mayor Jenderal M.T. Haryono, dan Letnan Satu Perre Tendean
(kiri-kanan) Jenderal Ahmad Yani, Mayor Jenderal M.T. Haryono, dan Letnan Satu Perre Tendean
Sumber :
  • Dok. Kementerian Komunikasi dan Informatika RI via commons.wikimedia.com/Davidelit

 

Menurutnya suasana rumah ketika itu masih penuh kehangatan tanpa pengamanan khusus.

“Waktu itu memang tanggal 30 September itu istimewa buat saya sama adik-adik. Bapak ganti baju, lalu berdiri di bar itu. Beliau bilang, ‘Nanti tanggal 5 Oktober semua ikut Bapak ke istana, nggak usah sekolah. Kita nonton arak-arakan,’” tutur Amelia dalam tayangan Tribunnews.

Amelia menuturkan, ucapan sang ayah yang terkesan sederhana itu kini terasa seperti firasat. “Ya kalau kita senangnya minta ampun. Seneng banget hari itu,” kenangnya.

Momen Hangat Bersama Sang Ayah

Amelia masih mengingat kebiasaan sore bersama sang ayah. Ahmad Yani pulang dari main golf, kemudian berkumpul bersama anak-anaknya sambil menikmati pisang goreng buatan pengasuh keluarga.

“Bapak duduk di kursi biru, kami di bawah nonton TV hitam putih. Habis gangguin kita, Bapak kasih minyak wangi yang tumpah ke tangan beliau. Bapak bilang, ‘Kalau ada yang tanya wanginya dari mana, bilang dari Bapak.’ Mungkin itu firast atau wasiat terakhir,” ucap Amelia lirih.

Cuplikan Film Pengkhiatanan G30S PKI, suasana rapat pimpinan operasi militer G30S PKI
Cuplikan Film Pengkhiatanan G30S PKI, suasana rapat pimpinan operasi militer G30S PKI
Sumber :
  • Tim tvOne - Tim tvOne

 

Malam itu rumah Ahmad Yani juga didatangi sejumlah tamu penting, termasuk Mayjen Basuki Rahmat, Pangdam Jawa Timur.

Ada pula laporan mengenai kerusuhan di Jawa Timur yang disampaikan langsung kepada Ahmad Yani.

Namun tak seorang pun menyangka bahwa malam itu menjadi malam terakhir Jenderal Ahmad Yani bersama keluarganya.

Istri beliau bahkan sedang tidak berada di rumah karena mengikuti kegiatan menyepi, sebagai seorang yang berketurunan Bali.

Amelia mengakui bahwa sang ayah gugur di usia muda, meninggalkan anak-anak yang masih kecil.

Seperti wasiat parfum yang wangi tadi, warisan yang ditinggalkan Ahmad Yani bukanlah harta benda, melainkan teladan tentang pengabdian seorang prajurit.

“Ada generasi muda bertanya ke saya, apa warisan Pak Yani untuk putra-putrinya? Susah jawabnya. Saya bilang, ketika ayah saya tergeletak tertembus tujuh peluru di dada, kami hanya bisa menangis. Itulah pengabdian seorang prajurit,” ujarnya.

Amelia menegaskan, pengabdian pada negara adalah warisan terbesar sang ayah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Warisan Bapak bukan uang atau deposito, tapi prinsip menjaga tanah air. Kenapa beliau jadi prajurit? Karena beliau patriot, karena beliau cinta tanah air. Dan itu dibuktikan,” tegasnya.

tvonenews

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kronologi Sahroni Diperas ‘Utusan KPK’ Gadungan: Minta Rp300 Juta, Berujung Ditangkap Tengah Malam

Kronologi Sahroni Diperas ‘Utusan KPK’ Gadungan: Minta Rp300 Juta, Berujung Ditangkap Tengah Malam

Peristiwa dugaan pemerasan dengan mencatut nama KPK bermula pada Senin, 6 April 2026 sekitar pukul 10.30 WIB, saat Ahmad Sahroni tengah memimpin rapat di Komisi III DPR RI. 
Warga Keluhkan Mekanisme Penyaluran Bansos di Barombong

Warga Keluhkan Mekanisme Penyaluran Bansos di Barombong

Warga keluhkan penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) yang diduga masih amburadul di Barombong, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. 
John Herdman Tak Perlu Pusing Jay Idzes Absen Bela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Bung Ropan Sarankan Pemain Ini

John Herdman Tak Perlu Pusing Jay Idzes Absen Bela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Bung Ropan Sarankan Pemain Ini

Bung Ropan menyebut banyak stok pemain berkualitas yang bisa dipanggil John Herdman jika Jay Idzes tidak bisa ikut membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026.
John Herdman Tak Perlu Pusing Jay Idzes Absen Bela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Bung Ropan Sarankan Pemain Ini

John Herdman Tak Perlu Pusing Jay Idzes Absen Bela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Bung Ropan Sarankan Pemain Ini

Bung Ropan menyebut banyak stok pemain berkualitas yang bisa dipanggil John Herdman jika Jay Idzes tidak bisa ikut membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026.
Cak Imin Soroti WFH ASN untuk Kurangi BBM, Wanti-Wanti soal Produktivitas

Cak Imin Soroti WFH ASN untuk Kurangi BBM, Wanti-Wanti soal Produktivitas

Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar merespons kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN). Menurutnya hal ini bisa memberi dampak positif.
Menang Telak, Saswco Mojang Tetap Catatkan Evaluasi di Liga Putri U-18

Menang Telak, Saswco Mojang Tetap Catatkan Evaluasi di Liga Putri U-18

Sascwo Mojang menang dengan skor 7-0 dari Putri Sukabumi di Cimahi, Sabtu (11/4/2026).

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Ingin Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Terdampak Polemik Paspor, Blak-blakan Menyesal Gara-gara Ini

Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Ingin Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Terdampak Polemik Paspor, Blak-blakan Menyesal Gara-gara Ini

Tim Geypens akui ingin jadi WN Belanda lagi usai passportgate. Pemain naturalisasi Timnas Indonesia ini lahir di Belanda tapi tiba-tiba jadi ilegal di negeri sendiri.
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Terpopuler Trend: Dedi Mulyadi Mendadak Minta Maaf, Warga Jabar Serbu Medsos Samsat, hingga Bung Ropan Curigai PSSI

Terpopuler Trend: Dedi Mulyadi Mendadak Minta Maaf, Warga Jabar Serbu Medsos Samsat, hingga Bung Ropan Curigai PSSI

Dedi Mulyadi minta maaf ke warga Jabar, Samsat diserbu warganet usai tak sesuai kebijakan, hingga Bung Ropan curigai PSSI incar striker keturunan ini.
Akui Thailand Favorit Juara Piala AFF Futsal 2026, Hector Souto Tegaskan Timnas Indonesia Siap Mati-matian di Final

Akui Thailand Favorit Juara Piala AFF Futsal 2026, Hector Souto Tegaskan Timnas Indonesia Siap Mati-matian di Final

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, mengakui keunggulan Thailand jelang final Piala AFF Futsal 2026. Ia bahkan sebut lawannya sebagai favorit kuat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT