News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Meski Berhasil Raih Trofi Pertama di Manisa BBSK, Megawati Hangestri Tak Nyaman dengan Federasi Olahraga Turki, Sempat...

Megawati Hangestri raih trofi pertama bersama Manisa BBSK di Turki, tapi aturan federasi soal hijab sempat bikin dirinya tak nyaman. Benarkah demikian?
Minggu, 7 September 2025 - 08:22 WIB
Pemain baru Manisa BBSK Megawati Hangestri
Sumber :
  • Instagram @manisabbsk

tvOnenews.com - Megawati Hangestri Pertiwi kembali membuat publik bangga setelah berhasil meraih trofi pertama di Turki bersama klub barunya, Manisa BBSK.

Dalam turnamen pramusim Ferdi Zeyrek 2025, Manisa BBSK tampil perkasa tanpa sekalipun menelan kekalahan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada laga terakhir, Jumat (5/9/2025), Megawati cs sukses menundukkan Yatirim Karsiyaka dengan skor telak 3-0 (25-22, 25-21, 25-16).

Kemenangan ini semakin terasa istimewa mengingat lawan yang dihadapi diperkuat pevoli Rusia dengan postur menjulang, Anastasia Lyashko, yang memiliki tinggi 198 sentimeter.

Namun, dominasi Manisa BBSK tak terbendung, dan Megawati berhasil menjadi salah satu pilar kemenangan tim barunya.

Setelah dua musim memperkuat Daejeon Red Sparks di Korea Selatan, Megawati kini mencoba peruntungan di Liga Voli Turki.

Megawati Hangestri di Manisa BBSK

Musim 2025/2026, ia resmi berseragam Manisa BBSK, klub yang berkompetisi di Kadinlar 1 Divisi 2.

Kepindahannya sontak disambut meriah oleh para penggemar, terutama fans Indonesia yang setia mengikuti kariernya di luar negeri.

Namun di balik euforia itu, muncul sejumlah catatan terkait regulasi olahraga di Turki.

Banyak fans yang khawatir apakah Megawati bisa tetap bermain nyaman dengan identitasnya, terutama karena ia dikenal konsisten mengenakan hijab di lapangan.

Di Korea Selatan, tempat Megawati sebelumnya berkarier, KOVO (Korea Volleyball Federation) tidak memiliki larangan resmi soal penggunaan hijab.

Namun, sangat sedikit atlet Muslim yang tampil dengan hijab, sehingga kehadiran Megawati sempat menjadi sorotan media lokal.

Bahkan, gaya bermain sekaligus penampilannya dengan hijab beberapa kali viral di kalangan penggemar K-League Voli.

Berbeda dengan Korea, Turki dikenal memiliki sejarah panjang terkait polemik hijab.

Negara yang menganut sistem sekuler ini dulu sempat melarang penggunaan hijab di ruang publik, termasuk dalam dunia pendidikan maupun instansi pemerintahan.

Namun, sejak tahun 2012, Federasi Olahraga Turki secara resmi mencabut larangan hijab dalam dunia olahraga.

Setahun kemudian, pemerintah Turki juga memperluas pencabutan aturan itu ke berbagai institusi publik, termasuk sekolah dan parlemen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Secara hukum, kini tidak ada lagi larangan bagi atlet muslimah, termasuk Megawati, untuk bertanding dengan hijab.

Federasi Voli Turki (TVF) sebagai induk organisasi voli di negara tersebut, merujuk pada aturan Federasi Bola Voli Internasional (FIVB).

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Menhub Sebut Tragedi Tabrakan Kereta di Bekasi Jadi Pelajaran Penting Bagi KAI dan Pemerintah

Menhub Sebut Tragedi Tabrakan Kereta di Bekasi Jadi Pelajaran Penting Bagi KAI dan Pemerintah

Insiden kecelakaan maut yang melibatkan KRL Commuter Line dan kereta api jarak jauh di Stasiun Bekasi Timur menjadi sorotan tajam pemerintah. 
Dedi Mulyadi Temui Putra Korban Kecelakaan KRL: Saya Sekolahkan Sampai Jadi Orang Hebat

Dedi Mulyadi Temui Putra Korban Kecelakaan KRL: Saya Sekolahkan Sampai Jadi Orang Hebat

​​​​​​​Dedi Mulyadi temui putra korban kecelakaan KRL, tawarkan jadi anak asuh dan janji sekolahkan hingga dewasa. Momen haru ini tuai simpati publik luas.
106 Ribu Anak Jabar Putus Sekolah, Dedi Mulyadi Langsung Bereaksi: Perintahkan Kepala Desa Jemput Bola Datangi Rumah Warga

106 Ribu Anak Jabar Putus Sekolah, Dedi Mulyadi Langsung Bereaksi: Perintahkan Kepala Desa Jemput Bola Datangi Rumah Warga

Jawa Barat mendapat rapor merah di bidang pendidikan setelah data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mengungkap angka putus sekolah capai 106.196 anak.
Harga di Marketplace Tak Selalu Termurah, Ini Fakta yang Sering Terlewat Konsumen

Harga di Marketplace Tak Selalu Termurah, Ini Fakta yang Sering Terlewat Konsumen

Harga di marketplace belum tentu paling murah. Simak fakta biaya tersembunyi, promo semu, dan rantai distribusi yang memengaruhi harga produk.
Sikapi Taksi Online di Tragedi KA-KRL, Gubernur Dedi Mulyadi Heran Banyak Perlintasan Kereta Api Tanpa Palang Pintu

Sikapi Taksi Online di Tragedi KA-KRL, Gubernur Dedi Mulyadi Heran Banyak Perlintasan Kereta Api Tanpa Palang Pintu

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) menyoroti perlintasan kereta api tanpa palang pintu imbas taksi online memicu tragedi KA Argo Bromo-KRL di Bekasi Timur.
Ramalan Keuangan Zodiak 30 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 30 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 30 April 2026 untuk Aries hingga Virgo berpeluang naik penghasilan, tapi sebagian perlu waspada dalam investasi dan keputusan finansial.

Trending

Gara-gara NAC Breda Merajuk Karena Dean James, KNVB Sebut 133 Pertandingan Liga Belanda Terdampak Skandal Paspoortgate

Gara-gara NAC Breda Merajuk Karena Dean James, KNVB Sebut 133 Pertandingan Liga Belanda Terdampak Skandal Paspoortgate

NAC Breda mengajukan gugatan pada KNVB atas keinginan mereka untuk pertandingan ulang melawan Go Ahead Eagles karena memainkan Dean James tak dikabulkan. 
Harry Maguire Sindir Ruben Amorim usai MU Menang Atas Brentford, Bongkar Perbedaan Besar dengan Michael Carrick

Harry Maguire Sindir Ruben Amorim usai MU Menang Atas Brentford, Bongkar Perbedaan Besar dengan Michael Carrick

Harry Maguire melontarkan sindiran ke Ruben Amorim usai MU menang atas Brentford, sambil mengungkap dampak besar Michael Carrick sejak kehadiran di Old Trafford
Selidiki Keterlibatan Taksi Green SM dalam Kecelakaan Tabrakan Kereta Bekasi, Kemenhub Bentuk Tim Khusus

Selidiki Keterlibatan Taksi Green SM dalam Kecelakaan Tabrakan Kereta Bekasi, Kemenhub Bentuk Tim Khusus

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) Kementerian Perhubungan mengambil langkah tegas menyusul insiden tabrakan antara KRL Commuter Line dan kereta jarak jauh di Stasiun Bekasi Timur. 
Selain Santunan, Gubernur Dedi Mulyadi Minta Pembangunan Flyover Dipercepat Imbas Tragedi Kereta Api-KRL di Bekasi

Selain Santunan, Gubernur Dedi Mulyadi Minta Pembangunan Flyover Dipercepat Imbas Tragedi Kereta Api-KRL di Bekasi

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) meminta pembangunan flyover dipercepat. Hal ini sikap atas tragedi kecelakaan kereta api (KA)-KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Singgung Perlintasan Kereta Zaman Belanda, Ini Instruksi Presiden Prabowo Pasca Tragedi Maut KRL vs KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur

Singgung Perlintasan Kereta Zaman Belanda, Ini Instruksi Presiden Prabowo Pasca Tragedi Maut KRL vs KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur

Presiden Prabowo Subianto menjenguk para korban selamat dalam tragedi tabrakan maut antara KRL dan KA Argo Bromo Anggrek yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur ..
Sikapi Taksi Online di Tragedi KA-KRL, Gubernur Dedi Mulyadi Heran Banyak Perlintasan Kereta Api Tanpa Palang Pintu

Sikapi Taksi Online di Tragedi KA-KRL, Gubernur Dedi Mulyadi Heran Banyak Perlintasan Kereta Api Tanpa Palang Pintu

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) menyoroti perlintasan kereta api tanpa palang pintu imbas taksi online memicu tragedi KA Argo Bromo-KRL di Bekasi Timur.
Hanya Berselang Sehari, Terjadi Lagi Kecelakaan Kereta Api: KA Dhoho Tabrak Truk Pasir di Perlintasan Blitar  ​​​​​​​

Hanya Berselang Sehari, Terjadi Lagi Kecelakaan Kereta Api: KA Dhoho Tabrak Truk Pasir di Perlintasan Blitar ​​​​​​​

Rentetan kecelakaan kereta api kembali menyita perhatian publik. Hanya berselang satu hari setelah tragedi maut KRL vs KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur ...
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT