News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Keramas Tanpa Shampoo, Ini Fakta Tren "No 'Poo"

Kebanyakan orang pasti keramas atau mencuci rambut dengan sampo untuk menghilangkan kotoran di rambut
Selasa, 19 April 2022 - 16:56 WIB
Keramas Tanpa Shampoo, Ini Fakta Tren "No 'Poo"
Sumber :
  • elements envato/LightFieldStudios

Kebanyakan orang pasti keramas atau mencuci rambut dengan sampo untuk menghilangkan kotoran di rambut. Sebagai rutinitas mandi, keramas pakai sampo adalah salah satu bagian dari perawatan diri. Namun, baru-baru ini ada tren yang disebut dengan No ‘Poo.

No ‘Poo merupakan kependekan dari No Sampo yang berarti mencuci rambut tanpa sampo. Banyak orang yang tertarik dengan metode mencuci rambut tanpa sampo ini karena sejumlah alasan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagian orang ingin menghindari pengupasan terlalu banyak minyak rambut alami yang dihasilkan oleh kulit kepala. Alasan lainnya, banyak orang ingin mengurangi penggunaan bahan kimia tidak alami dalam rutinitas keseharian mereka.

Seperti kita tahu, sampo mengandung deterjen yang dapat membersihkan rambut, dan juga mengandung bahan kimia lain yang membuat sampo berbusa. Namun, bahan kimia yang terkandung dalam sampo tidak secara otomatis merupakan bahan yang berbahaya.

No ‘Poo adalah fenomena dan gerakan yang saat ini tumbuh di banyak forum di banyak negara. Para pengikutnya mengganti sampo dengan bahan-bahan lain yang menurut mereka lebih sehat, tidak mengandung kimia berbahaya, dan aman bagi lingkungan.

Apa manfaat keramas tanpa sampo?
Manfaat potensial dari mencuci rambut tanpa menggunakan sampo meliputi:

  • rambut dan kulit kepala yang lebih sehat yang menghasilkan jumlah minyak yang seimbang
  • rambut lebih bervolume
  • rambut bertekstur lebih baik 
  • lebih sedikit paparan bahan kimia yang berpotensi mengiritasi rambut dan kulit kepala
  • lebih sedikit menghasilkan sampah kemasan plastik

Bagi anda yang tertarik mencoba metode mencuci rambut tanpa sampo tidak perlu khawatir. Keramas tanpa sampo relatif memiliki resiko yang rendah. Faktanya, penggunaan sampo untuk pencuci rambut baru digunakan pada pada abad 21.

Jika anda memiliki riwayat masalah kulit atau kulit kepala, anda harus berbicara dengan penyedia layanan kesehatan atau dokter kulit anda sebelum mencobanya. Jika tidak, hampir semua orang dapat mencoba metode keramas tanpa sampo.

Namun, jika anda ingin mencoba metode ini, pertimbangkan hal-hal berikut:

Keramas tanpa sampo lebih sulit bagi anda yang memiliki rambut halus atau tipis, karena rambut anda akan lebih cepat berminyak. Sebelum langsung berhenti menggunakan sampo, anda dapat mencoba memberi jeda keramas anda selama beberapa minggu.

Bagi anda dengan rambut keriting atau sangat kasar mungkin akan mendapat manfaat paling banyak dengan metode ini karena minyak alami yang dihasilkan oleh kulit kepala dapat membuat rambut lebih halus dan tidak kusut.

Jika anda memutuskan untuk mencobanya, ingatlah untuk memperhatikan kesehatan rambut dan kulit kepala anda. Bicarakan dengan penyedia layanan kesehatan anda atau dokter kulit jika anda memiliki masalah apapun.

Metode keramas tanpa sampo ini tentu membutuhkan penyesuaian. Pada awal, anda mungkin akan merasakan rambut anda berminyak dari biasanya. Menurut para pengikut metode ini, fase ini memang diperlukan untuk membantu kulit kepala anda mengeluarkan jumlah minyak yang tepat.

Menurut para pengikutnya, kulit kepala lama kelamaan akan menghasilkan lebih sedikit minyak dari waktu ke waktu karena tidak terkelupas oleh deterjen setiap keramas. Namun belum ada studi ilmiah yang mendukung klaim ini.

Untuk mengganti sampo, para pengikut metode ini biasa mengganti sampo dengan beberapa bahan berikut:

  • Lidah buaya
  • Cuka apel
  • Soda kue
  • Sari lemon
  • Telur
  • Minyak kelapa
  • Minyak tea tree
  • Daun mimba/Indian lilac
  • Tips lain untuk rambut sehat

Kesehatan rambut sering kali merupakan tanda kesehatan tubuh pemiliknya secara keseluruhan. Dikutip dari healthline, diet yang sehat dan seimbang serta makan cukup makanan sangat penting untuk rambut sehat. Anda dapat mencari tahu diet sehat dan perawatan yang tepat untuk menjaga kesehatan rambut anda.

Cara lain untuk menjaga rambut Anda tetap sehat meliputi:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

  • Gunakan sampo hanya pada kulit kepala, jangan sampai ke ujung rambut.
  • Selalu gunakan kondisioner setelah anda keramas, dan konsentrasikan aplikasi kondisioner pada ujung rambut anda.
  • Rambut berminyak mungkin perlu keramas lebih sering. Tetapi jika usia anda sudah lanjut atau memiliki rambut yang diwarnai, maka anda tidak perlu keramas sesering mungkin.
  • Lindungi rambut Anda saat berenang dengan mengoleskan kondisioner dan mengenakan penutup rambut sebelum di kolam yang mengandung klorin.

Kesimpulannya, metode keramas tidak menggunakan sampo bisa saja cocok untuk sebagian orang tapi tidak cocok bagi sebagian orang lagi. Namun, jika anda ingin mencobanya, maka resikonya pun sangat rendah.(awy)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT