News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Habib Rizieq Shihab Sambil Berapi-api Minta Silfester Matutina Ditangkap, Sindir Kasus Lama tapi Mangkrak: Saya kok...

Habib Rizieq Shihab meminta Ketua Umum Solidaritas Merah Putih (Solmet) Silfester Matutina ditangkap atas pencemaran nama baik terhadap Jusuf Kalla. HRS sampai bandingkan kasusnya pada 2021.
Jumat, 19 September 2025 - 15:01 WIB
Habib Rizieq Shihab & Silfester Matutina
Sumber :
  • Kolase Antara & Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Habib Rizieq Shihab mengajak umat segera menangkap Ketua Umum Solidaritas Merah Putih (Solmet) Silfester Matutina.

Habib Rizieq berharap Silfester Matutina segera dibawa ke Kejaksaan atas kasus fitnah terhadap Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Habib Rizieq menyerukan hal ini saat mengisi tausiyah di acara Maulid Al Bahjah di Kelapa Dua, Jakarta Barat pada awal September 2025.

"Begitu kalau kejaksaan nggak mau tangkap juga, saya mau ajak umat nih, besok kita cari, kita tangkap ramai-ramai, kita jeblosin ke Kejaksaan," ujar Habib Rizieq Shihab dikutip tvOnenews.com dari kanal YouTube @BMB24Chanel, Jumat (19/9/2025).

Seruan ini sebagai bentuk amarahnya terhadap Silfester akibat memfitnah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla.

Habib Rizieq Shihab
Habib Rizieq Shihab
Sumber :
  • YouTube

 

"Setuju, tidak? Siap cari Silvester? Siap tangkap Silvester? Siap seret bawa ke Kejaksaan?," tanya dia sambil ajak umat dengan nada api-apinya.

Dedengkot Front Pembela Islam (FPI) itu mengutarakan alasan meminta Silfester segera mendekam di penjara.

HRS sapaan akrabnya, mencari sosok Silfester lantaran kasus relawan Jokowi ini mangkrak sejak 2019 lalu.

"Kata orang, sekarang udah enam tahun lalu divonis. (vonis hukuman) 1,5 tahun penjara dan sudah menjadi putusan Mahkamah Agung, udah diinkrah sampai sekarang nggak ditangkap," jelasnya. 

Bukan tanpa alasan, Kejaksaan Agung (Kejagung) sebelumnya menyebut kekuatan hukum pada perkara Silfester telah bersifat tetap (inkrah).

Dalam hal ini, Kejagung wajib mengeksekusi penangkapan pimpinan organ relawan Jokowi itu yang kini keberadaannya masih misterius.

Tetapi, Habib Rizieq bertanya-tanya kenapa hukum yang menjerat Silfester sangat lama, bahkan tidak ada yang mengetahui keberadaan Ketum Solmet ini.

"Alasan mereka dari Kejaksaan dan lainnya, katanya ini masih mengajukan PK (Peninjauan Kembali)," tuturnya.

Dengan gaya sindirannya, Ulama besar ini membandingkan perlakuan hukum kasus dirinya pada 2021 dengan Silfester pada 2019.

"Hei, saya mengajukan PK aja kok tetap ditangkap, tetap ditahan sampai PK turun," tegasnya sambil berapi-api mengingat kasus dulunya.

HRS berspekulasi tidak ada alasan terhadap hal yang menjadi penundaan penahanan, misalnya saat proses mengajukan PK.

"Nggak ada alasan. Giliran Habib, giliran kiai walaupun PK tetap ditangkap. Kurang ajar udah divonis nggak ditangkap," pesannya.

Lebih lanjut, ia juga mendengar informasi alasan Silfester sedang sakit sebagai alasan penundaan penangkapan.

Ia membandingkan saat dirinya ditangkap juga sedang sakit lantaran waktu itu terjangkit pandemi COVID-19.

"Saya sedang sesak nafas, saya sedang sulit bernapas, begitu seminggu saya ditahan Polda Metro Jaya di malam hari. Saya sudah teriak, menjerit, butuh oksigen tiga jam (sulit bernapas) tidak dibawakan," terangnya.

"Saya minta bantuan kepada tahanan lain, saya minta ke pengacara dibawakan oksigen. Itu tiga jam sulit bernapas bukan hal kecil," sambungnya.

Belum lama ini, Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Anang Supriatna membenarkan Silfester tidak hadir sidang PK karena dirawat di rumah sakit.

"Ada surat keterangan dari rumah sakit," kata Anang, Kamis (18/9/2025).

Kata Anang, Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan bisa saja membuat opsi penangkapan menjadikan Silfester buronan.

Diketahui, Silfester divonis hukuman 1,5 tahun penjara dengan tuduhan melakukan pencemaran nama baik terhadap JK.

Silfester menuduh sosok yang menjadi akar permasalahan bangsa bukan pada Jokowi, melainkan akibat ambisi politik JK.

Ironisnya, isu rasis muncul sebagai alat kepentingan Silfester pada momentum Pilkada DKI Jakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada bulan lalu, Silfester tidak hadir pada sidang lanjutan pemeriksaan permohonan PK, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menggugurkan pengajuan PK tersebut.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Memasuki Minggu, 28 Juni 2026, sejumlah zodiak diperkirakan memiliki peluang lebih besar untuk menikmati keberuntungan dalam hal keuangan. Siapa saja mereka?
Prabowo Ajak 2.600 Akademisi Kembangkan Mobil Listrik Buatan Indonesia

Prabowo Ajak 2.600 Akademisi Kembangkan Mobil Listrik Buatan Indonesia

Baru-baru ini Presiden Prabowo Subianto menyinggung soal proyek mobil nasional dalam acara Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, & Industri Indonesia
Ketua Yayasan Diduga Perintahkan Pengasuh Ikat Balita, 13 Tersangka Kasus Daycare Little Aresha Segera Disidang

Ketua Yayasan Diduga Perintahkan Pengasuh Ikat Balita, 13 Tersangka Kasus Daycare Little Aresha Segera Disidang

Kasus dugaan kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta memasuki tahap baru. Sebanyak 13 tersangka dilimpahkan ke Kejari Yogyakarta setelah berkas dinyatakan lengkap (P21).
Terbongkar! Judi Berkedok Permainan Ketangkasan Terbongkar, Omzet Dua Lokasi Tembus Rp2,1 Miliar

Terbongkar! Judi Berkedok Permainan Ketangkasan Terbongkar, Omzet Dua Lokasi Tembus Rp2,1 Miliar

Polda Metro Jaya membongkar praktik judi berkedok permainan ketangkasan mirip Timezone di Jakarta Barat dan Jakarta Utara. Sebanyak 69 tersangka ditetapkan.

Trending

Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy membenarkan adanya peristiwa penganiayaan yang dilakukan oleh anggota TNI terhadap warga
Terbongkar! Judi Berkedok Permainan Ketangkasan Terbongkar, Omzet Dua Lokasi Tembus Rp2,1 Miliar

Terbongkar! Judi Berkedok Permainan Ketangkasan Terbongkar, Omzet Dua Lokasi Tembus Rp2,1 Miliar

Polda Metro Jaya membongkar praktik judi berkedok permainan ketangkasan mirip Timezone di Jakarta Barat dan Jakarta Utara. Sebanyak 69 tersangka ditetapkan.
Daya Saing Indonesia Anjlok, Bonus Demografi Terancam Berubah Jadi Bencana Pengangguran

Daya Saing Indonesia Anjlok, Bonus Demografi Terancam Berubah Jadi Bencana Pengangguran

Merosotnya peringkat daya saing Indonesia dalam World Competitiveness Ranking 2026 dinilai bukan sekadar penurunan statistik, melainkan sinyal bahaya bagi iklim
Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Memasuki Minggu, 28 Juni 2026, sejumlah zodiak diperkirakan memiliki peluang lebih besar untuk menikmati keberuntungan dalam hal keuangan. Siapa saja mereka?
Ketua Yayasan Diduga Perintahkan Pengasuh Ikat Balita, 13 Tersangka Kasus Daycare Little Aresha Segera Disidang

Ketua Yayasan Diduga Perintahkan Pengasuh Ikat Balita, 13 Tersangka Kasus Daycare Little Aresha Segera Disidang

Kasus dugaan kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta memasuki tahap baru. Sebanyak 13 tersangka dilimpahkan ke Kejari Yogyakarta setelah berkas dinyatakan lengkap (P21).
Jaringan Judi Online Berkedok Aplikasi Digital Terbongkar, WN China Masuk DPO

Jaringan Judi Online Berkedok Aplikasi Digital Terbongkar, WN China Masuk DPO

Polda Metro Jaya mengungkap jaringan judi online dan pornografi melalui aplikasi HOT51. Sembilan tersangka ditangkap, sementara satu WN China masuk daftar buronan.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Norwegia dan Prancis sudah memastikan diri lolos ke babak 32 besar berkat kemenangan di dua laga awal. Duel dini hari nanti akan menentukan status juara Grup I Piala Dunia 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT