News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan karena Uang, Kuasa Hukum Tasya Farasya Ungkap Alasan Terbesar Ceraikan Ahmad Assegaf

Tasya Farasya resmi gugat cerai Ahmad Assegaf. Kuasa hukum ungkap alasan terbesar perceraian bukan soal uang, melainkan masalah satu ini. Simak beritanya!
Rabu, 24 September 2025 - 17:23 WIB
Kolase foto Tasya Farasya dan Ahmad Assegaf
Sumber :
  • Kolase tvOnenews / Instagram @assegafah @tasyafarasya

tvOnenews.com - Tasya Farasya, seorang beauty vlogger ternama, tengah menjadi perhatian publik usai menggugat cerai sang suami, Ahmad Assegaf

Perceraian Tasya Farasya ini terdaftar di Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 12 September 2025. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasangan yang menikah sejak 17 Februari 2018 ini telah dikaruniai dua anak, Maryam Eliza Khair dan Hasan Isa Assegaf.

tasya farasya
Tasya Farasya dan Mantan Suami, Ahmad Assegaf. (Sumber: Instagram @ahmadassegaf)

Meski kerap tampil harmonis di media sosial, hubungan rumah tangga keduanya ternyata sudah lama bermasalah. 

Bahkan sebelum gugatan resmi diajukan, Ahmad Assegaf sudah menjatuhkan talak secara agama kepada Tasya pada 10 September 2025.

Hal tersebut membuat sidang di pengadilan lebih kepada pengesahan secara negara.

Kuasa hukum Tasya Farasya, Sangun Ragahdo, menjelaskan secara terbuka alasan utama perceraian. 

Ia menegaskan bahwa bukan uang yang menjadi titik berat gugatan, melainkan kehancuran rasa percaya antara Tasya dan Ahmad.

Dalam pernyataannya di kanal YouTube Cumicumi, Sangun menegaskan, “Masalah kepercayaan. Jadi gugatan ini diajukan oleh klien kami Ibu Tasya itu karena masalah kepercayaan. Kalian sudah tahu ada banyak berita beredar di luar sana.”

tasya farasya
Kuasa Hukum Tasya Farasya. (Sumber: YouTube Cumicumi)

Ia melanjutkan bahwa telah ada dugaan penggelapan dana perusahaan milik Tasya yang dilakukan oleh Ahmad. 

Dugaan tersebut melibatkan angka cukup fantastis. Namun, kuasa hukum menegaskan bahwa jumlah uang bukanlah inti masalah.

“Cuma tolong teman-teman ini bisa ditekankan, bisa diresapi ya. Ini bagi klien kami bukan masalah angka. Mau nilainya miliaran rupiah, mau nilainya puluhan miliar rupiah, mau nilainya belasan juta rupiah atau 1 juta rupiah pun ini adalah rasa kekecewaan yang telah dirasakan oleh klien kami Ibu Tasya atas kepercayaan yang telah diberikan namun dikhianati begitu saja.”

Menariknya, dalam gugatan cerainya, Tasya Farasya hanya menuntut nafkah sebesar Rp100 dari Ahmad Assegaf. 

Angka ini disebut sebagai simbol tanggung jawab Ahmad terhadap anak-anak mereka, bukan karena faktor finansial.

Kuasa hukum Tasya juga menegaskan, “Masalah nafkah sih sebetulnya ini bukan karena ia tidak dinafkahi. Tapi kembali lagi titik beratnya dalam masalah kepercayaan sehingga ya inilah kita sekarang bergulir di sini proses masih berjalan.”

Pernyataan tersebut semakin memperjelas bahwa persoalan rumah tangga ini tidak berakar pada kebutuhan materi, melainkan pada kekecewaan mendalam akibat rasa percaya yang hancur.

Sidang perdana perceraian Tasya Farasya dan Ahmad Assegaf digelar pada 24 September 2025 dengan agenda mediasi. 

Sayangnya, upaya mediasi tersebut berakhir buntu. Sidang berikutnya dijadwalkan pada 8 Oktober 2025.

Keduanya memilih irit bicara di hadapan media. Tasya sendiri sempat hiatus dari media sosial sebelum akhirnya membagikan perasaan pilu yang dialaminya. 

Ia menggambarkan situasi ini seperti “cerita orang lain” yang tak pernah ia bayangkan menimpa dirinya.

Sahabat dekatnya, Rachel Vennya, juga turut memberi dukungan moral. Ia menyebut Tasya sedang berusaha kuat melewati masa tersulit dalam hidupnya.

Perceraian Tasya Farasya dan Ahmad Assegaf menjadi bukti bahwa masalah rumah tangga tidak selalu berkaitan dengan materi. 

Dalam kasus ini, kehancuran rasa percaya menjadi alasan terbesar Tasya mengajukan gugatan cerai. 

Meski banyak rumor beredar, Tasya Farasya melalui kuasa hukumnya menegaskan bahwa perceraian ini lebih pada pengkhianatan kepercayaan, bukan soal uang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ke depan, publik tentu akan menunggu kelanjutan proses hukum ini. 

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Komdigi Siapkan Roadmap Perang Lawan Hoaks di Era AI, Pemerintah Kejar Disinformasi dengan Teknologi

Komdigi Siapkan Roadmap Perang Lawan Hoaks di Era AI, Pemerintah Kejar Disinformasi dengan Teknologi

Komdigi memfinalisasi Roadmap AI Nasional dan Pedoman Etika AI. Dua instrumen ini dirancang untuk memperkuat ekosistem kebijakan, riset, hingga investasi.
Saiful Mujani Dilaporkan Terkait Konten Makar, Ini Respons Polda Metro Jaya

Saiful Mujani Dilaporkan Terkait Konten Makar, Ini Respons Polda Metro Jaya

Pengamat politik senior, Saiful Mujani dilaporkan ke Polda Metro Jaya, terkait unggahan di media sosial yang memuatkan ajakan makar untuk menjatuhkan Presiden RI, Prabowo Subianto.
Percuma Cetak Banyak Gol kalau Tak Bisa Singkirkan Persib, Bung Binder Kirim Pesan Tegas untuk Persija Jakarta

Percuma Cetak Banyak Gol kalau Tak Bisa Singkirkan Persib, Bung Binder Kirim Pesan Tegas untuk Persija Jakarta

Bung Binder kirim pesan tegas untuk Persija Jakarta. Ingatkan Persija Jakarta jangan fokus cetak banyak gol untuk saingi Persib Bandung. Lebih baik fokus menang
Gelar Cooling System di Polres Dogiyai, Divpropam Polri Lakukan Pendekatan Humanis

Gelar Cooling System di Polres Dogiyai, Divpropam Polri Lakukan Pendekatan Humanis

Upaya memulihkan hubungan dan memperkokoh stabilitas keamanan terus dilakukan di Kabupaten Dogiyai. Kedatangan tim dari Divpropam Mabes Polri tidak hanya
Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Jejak Kasus Lama Terkuak: Dari 1984 hingga 2014 Pernah Terjadi

Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Jejak Kasus Lama Terkuak: Dari 1984 hingga 2014 Pernah Terjadi

Kasus bayi nyaris tertukar di RSHS Bandung kembali sorot lemahnya pengawasan. Ternyata kejadian serupa sudah pernah terjadi sejak 1984 dan 2014.
FIFA Matchday Juni Tak Lama Lagi, Ini 4 Negara Eropa yang Bisa Jadi Lawan Timnas Indonesia

FIFA Matchday Juni Tak Lama Lagi, Ini 4 Negara Eropa yang Bisa Jadi Lawan Timnas Indonesia

PSSI tengah seleksi ketat calon lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026. Empat negara Eropa gagal Piala Dunia ini bisa untuk masuk radar, siapa saja?

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT