News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Memangnya Bisa Membangun Kepercayaan Publik Lewat Komunikasi Digital yang Inspiratif? Simak Tipsnya, Nomor 3 Kerap Jadi Acuan Gen Z!

5 Tips membangun komunikasi di era digital. Pertama, jaga transparansi Informasi, kedua, terapkan empati dalam penyampaian pesan, ketiga gunakan konten kreatif
Rabu, 1 Oktober 2025 - 23:41 WIB
Ilustrasi Memangnya Bisa Membangun Kepercayaan Publik Lewat Komunikasi Digital yang Inspiratif? Simak Tipsnya, Nomor 3 Kerap Jadi Acuan Gen Z!
Sumber :
  • Istockphoto

tvOnenews.com - Di tengah derasnya arus informasi digital, komunikasi publik menjadi salah satu fondasi penting bagi organisasi maupun individu. Pesan yang disampaikan tidak lagi cukup hanya informatif, melainkan harus menyentuh aspek transparansi, empati, dan relevansi agar mampu membangun kepercayaan. 

Tren ini terlihat dari meningkatnya kebutuhan lembaga publik dan perusahaan dalam mengembangkan strategi komunikasi yang inspiratif sekaligus berdampak nyata.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melansir dari laman Datareportal, faktanya,  saat ini kita berada di era konektifitas yang juga didominasi oleh media sosial.

Dimana 68% dari total populasi dunia merupakan pengguna internet aktif, dan rerata menghabiskan 7jam dalam sehari dalam menggunakan sosial media.  

Berikut 5 Tips Membangun Komunikasi di Era Digital

1. Jaga Transparansi Informasi
Publik kini semakin kritis dan menuntut keterbukaan. Lembaga yang berani membuka laporan kegiatan atau capaian secara rutin cenderung lebih dipercaya. Menurut Pew Research Center (2023), lebih dari 60% audiens menilai transparansi sebagai faktor utama dalam menentukan kepercayaan pada sebuah institusi.

2. Terapkan Empati dalam Penyampaian Pesan
Komunikasi digital bukan hanya soal teknologi, tapi juga soal pendekatan emosional. Menggunakan bahasa yang inklusif dan mengedepankan kebutuhan masyarakat membuat pesan lebih mudah diterima.

3. Gunakan Konten Kreatif dan Visual
Studi HubSpot (2024) menyebutkan bahwa konten video 2,5 kali lebih efektif dalam menarik perhatian publik dibandingkan teks biasa. Maka, memanfaatkan media visual seperti video profil atau infografis dapat memperkuat pesan yang ingin disampaikan.

4. Libatkan Komunitas
Komunitas menjadi multiplier effect dalam penyebaran informasi. Dengan melibatkan kelompok masyarakat, pesan yang dibawa sebuah institusi tidak hanya terdengar, tetapi juga diperkuat oleh banyak suara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

5. Konsistensi dalam Narasi
Konsistensi adalah kunci. Pesan yang berubah-ubah membuat publik ragu. Menjaga satu benang merah narasi akan membuat identitas komunikasi lebih kuat dan mudah diingat.

Komitmen pada komunikasi publik yang akuntabel dan inspiratif kembali terlihat pada capaian sebuah badan usaha milik negara yang mengelola asuransi sosial. Dalam ajang Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2025, lembaga tersebut meraih penghargaan Bronze Winner kategori Media Internal subkategori Video Profil. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa komunikasi yang dirancang dengan baik mampu memberikan dampak nyata.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Depak Sabri Lamouchi, Tunisia Tunjuk Pelatih yang Pernah Dikalahkan Timnas Indonesia untuk Sisa Laga Piala Dunia 2026

Depak Sabri Lamouchi, Tunisia Tunjuk Pelatih yang Pernah Dikalahkan Timnas Indonesia untuk Sisa Laga Piala Dunia 2026

Tunisia mengambil langkah mengejutkan di fase grup Piala Dunia 2026 dengan mendepak pelatih Sabri Lamouchi usai kekalahan 5-1 atas Swedia pada laga perdana.
Apakah Gempa Palu M 6,7 Berpotensi Tsunami? BMK Beri Keterangan Detailnya

Apakah Gempa Palu M 6,7 Berpotensi Tsunami? BMK Beri Keterangan Detailnya

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto menegaskan dampak dari gempa bumi magnitudo 6,7 di Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) tidak berpotensi tsunami.
Wapres Gibran: Jangan Sekadar Jadi Penonton, Kita Harus Menjadi Penguasa Teknologi AI

Wapres Gibran: Jangan Sekadar Jadi Penonton, Kita Harus Menjadi Penguasa Teknologi AI

Dalam upaya menyambut visi Indonesia Emas 2045, Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka mendorong seluruh elemen pendidikan, baik guru maupun pelajar, untuk aktif beradaptasi dengan teknologi kecerdasan buatan (AI). 
Pelatih Iran Ngamuk di Piala Dunia 2026: Kami Paling Tertindas!

Pelatih Iran Ngamuk di Piala Dunia 2026: Kami Paling Tertindas!

Iran terpaksa meninggalkan Los Angeles, Amerika Serikat (AS) untuk kembali ke markas mereka di Tijuana, Meksiko, setelah pertandingan pembuka Piala Dunia 2026 melawan Selandia Baru.
KPK Jadwalkan Pemeriksaan Sejumlah Saksi Kasus Korupsi Bupati Pekalongan Nonaktif Fadia Arafiq

KPK Jadwalkan Pemeriksaan Sejumlah Saksi Kasus Korupsi Bupati Pekalongan Nonaktif Fadia Arafiq

Sejumlah saksi terkait perkara dugaan tindak pidana korupsi yang menjerat Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq dijadwalkan akan diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Sorot Turunnya Harga Minyak Dunia, Golkar Minta Pemerintah Tak Sia-siakan Momentum: Harus Gerak Cepat!

Sorot Turunnya Harga Minyak Dunia, Golkar Minta Pemerintah Tak Sia-siakan Momentum: Harus Gerak Cepat!

Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI Muhammad Sarmuji menyebut turunnya harga minyak dunia harus segera disambut cepat oleh pemerintah Indonesia untuk memperbaiki fiskal.

Trending

Terungkap, Penyebab Utama Elza Syarief Mengundurkan Diri sebagai Kuasa Hukumnya Sony Sonjaya: Saya Tak Nyaman

Terungkap, Penyebab Utama Elza Syarief Mengundurkan Diri sebagai Kuasa Hukumnya Sony Sonjaya: Saya Tak Nyaman

Mencuat kabar terkait Elza Syarief mengundurkan diri sebagai kuasa hukumnya eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG. Sontak
Baru juga Jadi Suami Istri, Unggahan Bek Timnas Indonesia Justin Hubner Buat Jennifer Coppen Kesal: Uji Kesabaran

Baru juga Jadi Suami Istri, Unggahan Bek Timnas Indonesia Justin Hubner Buat Jennifer Coppen Kesal: Uji Kesabaran

Satu unggahan Instagram pemain Timnas Indonesia, Justin Hubner membuat sang istri, Jennifer Coppen mengamuk setelah sehari melaksanakan pernikahan di Bali.
Media Vietnam Mulai Curiga, Jangan-jangan Pemain Keturunan Jerman dan Belanda Ini akan Gabung Timnas Indonesia

Media Vietnam Mulai Curiga, Jangan-jangan Pemain Keturunan Jerman dan Belanda Ini akan Gabung Timnas Indonesia

Media Vietnam mulai curiga Timnas Indonesia akan kedatangan dua pemain naturalisasi baru. Ada yang dari Jerman dan dari Belanda. Siapakah calon pemain tersebut?
Wasit Liga Indonesia Bertingkah di Piala Dunia, Bikin Gestur White Supremacy: Untungnya Dibela FIFA

Wasit Liga Indonesia Bertingkah di Piala Dunia, Bikin Gestur White Supremacy: Untungnya Dibela FIFA

Seorang wasit yang memiliki rekam jejak pernah memimpin pertandingan di kompetisi Liga Indonesia Shaun Evans sempat menjadi sorotan tajam di Piala Dunia 2026 ..
Jersey Haiti Dianggap Bermuatan Politik, FIFA Larang Dipakai di Piala Dunia 2026

Jersey Haiti Dianggap Bermuatan Politik, FIFA Larang Dipakai di Piala Dunia 2026

Kabar mengejutkan datang dari kontestan Piala Dunia 2026. Timnas Haiti terpaksa harus mengganti desain jersey yang sedianya bakal mereka gunakan sepanjang ... -
Kata-kata Pertama Lamine Yamal Usai Spanyol Gagal Taklukan Tanjung Verde pada Laga Perdana Mereka di Piala Dunia 2026

Kata-kata Pertama Lamine Yamal Usai Spanyol Gagal Taklukan Tanjung Verde pada Laga Perdana Mereka di Piala Dunia 2026

Timnas Spanyol harus membuka perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan hasil yang kurang memuaskan setelah gagal menaklukan tim debutan yakni Tanjung Verde.
Diskusi Publik UGM Ricuh Tiga Pejabat Sampai Dievakuasi Polisi, Ketum Serikat Mahasiswa: Pejabat Banyak Bohong!

Diskusi Publik UGM Ricuh Tiga Pejabat Sampai Dievakuasi Polisi, Ketum Serikat Mahasiswa: Pejabat Banyak Bohong!

Diskusi publik bertajuk "Pancasila Pemersatu Bangsa Indonesia" yang digelar di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM Yogyakarta berakhir ricuh. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT