News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ironi Patrick Kluivert: Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia, Curacao Justru Pestapora, Selangkah Lagi Tembus Amerika 2026

Patrick Kluivert gagal bawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026. Namun ironisnya, mantan tim yang pernah ia tangani, Curacao, justru selangkah lagi ke Amerika
Selasa, 14 Oktober 2025 - 21:45 WIB
Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert dengan Joey Pelupessy
Sumber :
  • REUTERS/Stringer

tvOnenews.com - Timnas Indonesia harus kembali mengubur mimpinya untuk berlaga di Piala Dunia usai takluk dua kali melawan Arab Saudi dan Irak di Round 4. Ada apa dengan Patrick Kluivert?

Kegagalan Timnas Indonesia melangkah ke Piala Dunia 2026 meninggalkan luka mendalam bagi publik sepak bola Tanah Air. Harapan yang sempat membumbung tinggi usai tampil impresif di babak awal kualifikasi pupus setelah skuad Garuda tumbang dari dua lawan berat, Arab Saudi dan Irak, di putaran keempat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dua kekalahan tersebut sekaligus menutup peluang Indonesia menorehkan sejarah baru tampil di ajang sepak bola terbesar dunia. Patrick Kluivert, pelatih yang digadang membawa semangat baru usai era Shin Tae-yong, kini berada di bawah sorotan tajam. 

Permainan yang tak konsisten dan lemahnya koordinasi tim menjadi alasan utama tersingkirnya Indonesia lebih cepat dari impian menuju Piala Dunia.

Ironisnya, di saat Kluivert tengah menghadapi tekanan besar dari publik Indonesia, mantan tim yang pernah ia tangani, Curacao, justru tampil luar biasa dan kini selangkah lagi menuju Piala Dunia 2026. 

Melansir dari berbagai sumber, negara kecil di Kepulauan Karibia itu kini menorehkan sejarah dengan duduk di puncak klasemen Grup B Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona CONCACAF. Diasuh oleh pelatih berpengalaman Dick Advocaat, Curacao unggul atas negara-negara kuat di kawasan seperti Jamaika, Trinidad and Tobago, dan Bermuda. 

Ole Romeny dan Patrick Kluivert
Ole Romeny dan Patrick Kluivert
Sumber :
  • Instagram @oleromeny

 

Dalam tiga pertandingan terakhir, mereka mencatat hasil gemilang—menang atas Bermuda (3-2), menahan Trinidad and Tobago (0-0), dan membungkam Jamaika dengan skor 2-0. 

Dengan torehan 7 poin, Curacao kini hanya membutuhkan dua kemenangan lagi untuk memastikan tiket ke Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Kebangkitan Curacao menjadi kontras mencolok dibandingkan kondisi Timnas Indonesia. Padahal, Curacao pernah berada dalam situasi serupa ketika ditangani Patrick Kluivert pada periode 2015 dan sempat kembali di 2021. 

Saat itu, Curacao tampil buruk dan gagal melaju di Kualifikasi Piala Dunia 2018 setelah kalah dari El Salvador dengan agregat 2-0. Kluivert bahkan mengundurkan diri pada 10 September 2015 usai gagal total membawa Curacao bersinar di level internasional. 

Meski sempat kembali memimpin tim pada 2021, performa Curacao tetap tak membaik, dalam enam laga, mereka hanya meraih satu kemenangan, dua kali imbang, dan tiga kekalahan. 

Tak lama kemudian, posisinya digantikan oleh Art Langeler, sebelum akhirnya tongkat estafet berpindah ke tangan Dick Advocaat pada awal 2024.

Kehadiran Advocaat mantan pelatih Belanda, Zenit, dan Rangers, memberikan dampak instan bagi Curacao. Gaya bermain mereka kini lebih disiplin dan terorganisasi. 

Meski sempat gagal di Piala Emas 2025 usai finis ketiga di Grup B, Advocaat berhasil membangun fondasi kuat untuk menghadapi kualifikasi berikutnya. 

Hampir seluruh pemain Curacao berkarier di kompetisi Eropa, termasuk Gervane Kastaneer, striker Persis Solo yang kini menjadi bagian penting dalam skuad Advocaat. 

Patrick Kluivert bersama staf pelatih Timnas Indonesia
Patrick Kluivert bersama staf pelatih Timnas Indonesia
Sumber :
  • Instagram @dennylandzaat

 

Jika berhasil lolos, Kastaneer akan menjadi pemain pertama dari Super League Indonesia yang tampil di Piala Dunia, sebuah pencapaian historis bukan hanya bagi Curacao, tetapi juga bagi sepak bola Indonesia.

Sementara itu, Indonesia kini berada di titik balik penting usai tersingkir di babak keempat kualifikasi Asia. Beberapa legenda sepak bola nasional menyerukan evaluasi menyeluruh, bukan hanya terhadap Patrick Kluivert, tetapi juga struktur pembinaan pemain dan arah jangka panjang timnas. 

Publik sepak bola Tanah Air kini berharap federasi mampu belajar dari negara kecil seperti Curacao, yang dengan strategi jelas dan pelatih tepat bisa selangkah lebih maju menembus panggung dunia.

Kisah kontras antara Curacao dan Indonesia ini menjadi ironi bagi Kluivert. Tim yang dulu ia bentuk kini justru bersinar di bawah orang lain, sementara dirinya tengah menghadapi ujian berat di negeri Garuda. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di saat Curacao berpesta usai menang 2-0 atas Jamaika sebagaimana unggahan akun @perspectivefootball.id menulis, “Pesta Curacao menuju Piala Dunia! ??? Mereka semakin dekat dengan sejarah!”.

Sementara Timnas Indonesia justru harus kembali menata ulang langkah untuk mempersiapkan generasi baru demi menyongsong impian besar yang belum juga tercapai. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

AFC Resmi Batalkan Penyelenggaraan Piala Asia 2027 pada Januari Mendatang, Diundur Hingga Desember Tahun Depan

AFC Resmi Batalkan Penyelenggaraan Piala Asia 2027 pada Januari Mendatang, Diundur Hingga Desember Tahun Depan

AFC memutuskan menunda Piala Asia yang seharusnya kick off pada 7 Januari 2027 tersebut menjadi pada Desember 2027 akibat situasi keamanan dan gangguan perjalanan di kawasan.
Polres Tulungagung Ungkap Peredaran Sabu 418,4 Gram yang Dikendalikan Napi dari Dalam Lapas

Polres Tulungagung Ungkap Peredaran Sabu 418,4 Gram yang Dikendalikan Napi dari Dalam Lapas

Polres Tulungagung mengungkap peredaran narkoba jenis sabu yang dikendalikan dari dalam lembaga pemasyarakatan (lapas).
Hansi Flick Bawa Kabar Buruk Jelang Barcelona Hadapi Aston Villa di Liga Champions

Hansi Flick Bawa Kabar Buruk Jelang Barcelona Hadapi Aston Villa di Liga Champions

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, membawakan kabar buruk menjelang laga kontra Aston Villa di Liga Champions. Ada empat pemain yang menepi untuk pertandingan ini.
Gus Zuem Sayangkan Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo yang Diwarnai Dugaan Intimidasi

Gus Zuem Sayangkan Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo yang Diwarnai Dugaan Intimidasi

Penggeledahan Pondok Pesantren (Ponpes) HQ di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, yang diwarnai dugaan intimidasi terhadap santriwati dan ustazah menuai sorotan.
Malaysia Resmi Umumkan Jadwal FIFA Matchday November 2026, Timnas Indonesia masih Abu 

Malaysia Resmi Umumkan Jadwal FIFA Matchday November 2026, Timnas Indonesia masih Abu 

Malaysia mengumumkan jadwal laga uji coba internasional FIFA Matchday edisi November 2026 melalui laman resmi mereka pada Selasa (3/11/2026). 
Herri Pras Minta Adi Paryanto Bertobat, Tak Terima Video Dipotong hingga Dibuat Parodi

Herri Pras Minta Adi Paryanto Bertobat, Tak Terima Video Dipotong hingga Dibuat Parodi

Herri Pras meminta Adi Paryanto bertobat karena menudingnya melakukan framing dengan memotong video hingga membuat parodi pakaian yang menyerupai atribut silatnya.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Konten kreator Herri Pras akhirnya buka suara setelah kedatangan Yudi Cahyadi dan sejumlah orang ke kediamannya. Ia turut mengungkap alasan di balik kritiknya.
Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Di bawah asuhan David Nascimento, Timnas Indonesia U-17 mencatatkan statistik mentereng jelang kompetisi penentuan menuju level Asia. 
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT