News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Mau Diam Lagi, Marselino Ferdinan Akhirnya Buka-bukaan soal Patrick Kluivert: Kita Bisa Lihat…

Marselino Ferdinan pernah buka suara soal perbedaan Patrick Kluivert dan Shin Tae-yong usai kegagalan Timnas Indonesia meraih kemenangan. Seperti apa?
Sabtu, 18 Oktober 2025 - 16:38 WIB
Marselino Ferdinan saat bela Timnas Indonesia
Sumber :
  • Instagram/marselinoferdinan10

tvOnenews.com - Nama Patrick Kluivert masih menjadi sorotan tajam publik sepak bola Indonesia setelah resmi dipecat oleh PSSI menyusul hasil buruk Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Mantan bintang Barcelona itu dianggap gagal total dalam mengangkat performa skuad Garuda setelah menggantikan posisi Shin Tae-yong yang sebelumnya cukup sukses membawa hasil positif dalam tim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, debut Patrick Kluivert bersama Timnas Indonesia berjalan jauh dari kata memuaskan.

Dalam laga perdananya melatih skuad Garuda, Indonesia harus menelan kekalahan telak 1-5 dari Australia pada laga lanjutan Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Hasil ini sontak memantik gelombang kritik besar dari netizen dan pengamat sepak bola Tanah Air.

Kekalahan tersebut semakin terasa pahit karena publik masih mengingat betapa tangguhnya Indonesia di bawah Shin Tae-yong, yang sebelumnya mampu menahan imbang The Socceroos di Gelora Bung Karno.

Perbandingan Patrick Kluivert dan Shin Tae-yong

Namun di bawah tangan Kluivert, permainan Indonesia tampak kehilangan arah.

Puncaknya, skuad Garuda gagal total di round 4 kualifikasi setelah dikalahkan oleh Arab Saudi dan Irak.

Dua kekalahan beruntun itu mempertegas bahwa sistem permainan yang diterapkan Kluivert belum mampu menyatu dengan karakter pemain Indonesia.

Tak sedikit yang menilai, gaya melatih Kluivert yang terlalu "Eropa" justru membuat para pemain Indonesia kesulitan beradaptasi.

Perbedaan filosofi sepak bola antara Kluivert dan Shin Tae-yong pun mulai menjadi bahan diskusi hangat, termasuk dari kalangan pemain sendiri.

Salah satu pemain muda andalan Garuda, Marselino Ferdinan, akhirnya angkat bicara.

Pemain yang kini memperkuat AS Trencin di Liga Slovakia itu secara perlahan tersingkir dari skuad utama saat Indonesia ditangani oleh Kluivert.

Bahkan, Marselino tidak dipanggil saat laga penting melawan Arab Saudi dan Irak di Jeddah.

Dalam wawancaranya dengan Vivagoal beberapa bulan lalu, Marselino memberikan pandangan jujur soal perbedaan antara dua pelatih yang sama-sama pernah menanganinya.

Ia tidak menutupi bahwa pendekatan dan gaya bermain kedua sosok itu sangat berbeda.

“Ya kita tahu kalau Patrick Kluivert dari Eropa dan Coach Shin Tae-yong dari Korea, jadi ya bisa dibedakan lah dari cara pertandingan dan cara gaya bermainnya, kita bisa lihat sama-sama,” ungkap Marselino dalam wawancara tersebut.

Pernyataan Marselino ini seolah memberi sinyal bahwa ada perbedaan besar dalam filosofi dan pendekatan taktik.

Jika Shin Tae-yong dikenal menekankan pressing tinggi, dan kekompakan tim, maka Kluivert lebih fokus pada possession football dengan gaya khas Eropa.

Sayangnya, filosofi tersebut belum sepenuhnya bisa diterapkan di skuad Garuda.

Meski begitu, Marselino tetap menunjukkan sikap profesional dan enggan memperpanjang kontroversi.

Ia menegaskan dirinya tak ingin berbicara terlalu banyak soal perbedaan dua pelatih tersebut.

“Saya tidak bisa ngomong banyak di sini dan ya kita evaluasi dan terima kekalahan,” ujar Marselino singkat.

Banyak pihak berharap, setelah kepergian Patrick Kluivert, Marselino Ferdinan dan rekan-rekan muda lainnya bisa kembali mendapat kesempatan menunjukkan kemampuan terbaik mereka.

Sebab, di bawah asuhan pelatih baru nanti, keseimbangan antara strategi modern dan karakter khas pemain Indonesia diharapkan bisa kembali terwujud.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, rumor mengenai siapa pelatih pengganti Kluivert masih terus bergulir.

Nama Shin Tae-yong masih disebut-sebut dalam daftar calon kuat untuk memimpin Garuda kembali ke jalur kemenangan. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda taklimat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4). 
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda taklimat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4). 
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT