GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Netizen Indonesia Berbondong-bondong Mengolok-olok Marselino Ferdinan di Slovakia bersama AS Trencin: Wow Tendangan "Langit"

Marselino Ferdinan akhirnya mencatat debut bersama AS Trencin di Liga Slovakia 2025/2026. Meski menunjukkan potensi dengan beberapa umpan kunci, satu tendangan.
Minggu, 19 Oktober 2025 - 21:10 WIB
Momen Marselino Ferdinan di klub Slovakia, AS Trencin.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / X - Timnas Xtra / Timnasscout

tvOnenews.com - Marselino Ferdinan akhirnya melakoni debut resminya bersama AS Trencin dalam lanjutan Liga Slovakia 2025–2026. Meski tampil cukup menjanjikan, gelandang muda Timnas Indonesia itu justru menuai beragam komentar dari netizen Indonesia, terutama karena satu momen tendangan yang melambung tinggi ke arah tribun.

Pemain yang akrab disapa Marceng tersebut turun di babak kedua saat AS Trencin menjamu Skalica, menggantikan Dylann Kam pada menit ke-46.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Babak pertama laga berlangsung tanpa gol. Skalica membuka keunggulan lebih dulu di menit ke-72 lewat yang diciptakan oleh Adam Morong, sebelum tuan rumah menyamakan skor lewat gol Lukas Skovajsa di menit ke-83.

Hanya semenit setelah gol penyama itu, Marselino nyaris mencatatkan namanya di papan skor lewat tendangan keras dari dalam kotak penalti.

Sayangnya, tembakan tersebut masih melebar di atas mistar — dan justru menjadi bahan olok-olok netizen Indonesia.

Momen lain yang nyaris membuahkan hasil adalah pada menit ke-87, ketika Marselino mengirimkan umpan matang ke arah Pepijn Doesburg, namun penyelesaian akhir sang rekan belum berbuah gol.

Pada masa injury time (90+3’), Trencin mendapat hadiah penalti. Namun sayangnya, eksekusi Molik Jesse Khan berhasil ditepis kiper lawan. Skor akhir pun bertahan 1-1.

Pemain Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan
Pemain Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan
Sumber :
  • Facebook - AS Trencin

 

Meski hanya bermain selama 45 menit, Marselino mencatatkan 3 key passes atau operan kunci. Namun, ia tetap mendapat rating rendah dari situs statistik FotMob, yakni 6,8 membuatnya dianggap tampil di bawah ekspektasi.

Momen tendangan Marselino Ferdinan yang melebar menjadi sorotan utama netizen. Alih-alih mencetak gol dramatis, tembakannya dianggap terlalu terburu-buru dan kurang akurat — sesuatu yang disebut-sebut sebagai “penyakit lama” oleh para penggemar.

“Tapi jujur mainnya cukup bagus buat Marceng yang jarang dapet match fitness, sayangnya jumpa tribun aja tendangannya” tulis salah satu pengguna media sosial.

“Tendangan selamat datang,” sindir netizen lain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Train harder Ceng, penyakit lama jangan dipiara, akurasi tendanganmu hancur lebur,” tulis akun lainnya.

Tak sedikit pula yang memberikan kritik membangun, menyarankan Marselino untuk lebih fokus pada kemampuan umpan dan visi bermainnya yang memang menjadi keunggulan utamanya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Surabaya Vaganza 2026 Digelar Sore Nanti, Ini Titik Parkir Yang Perlu Diperhatikan

Surabaya Vaganza 2026 Digelar Sore Nanti, Ini Titik Parkir Yang Perlu Diperhatikan

Dishub Surabaya menyiapkan 15 titik parkir resmi bagi kendaraan roda dua maupun roda empat.
Bocor! John Herdman Ungkap Ciri-ciri Pemain yang akan Dipanggil ke Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Bocor! John Herdman Ungkap Ciri-ciri Pemain yang akan Dipanggil ke Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

John Herdman mengungkap kriteria pemain Timnas Indonesia untuk Piala Asia 2027, dari mental, karakter, hingga kemampuan menghadapi tekanan besar.
Diduga Minimnya pengawasan saat Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya di duga bunuh diri

Diduga Minimnya pengawasan saat Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya di duga bunuh diri

WN India diduga tewas bunuh diri di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, pada Kamis (13/5/2026). Korban SN diduga depresi saat sebelumnya menjalani..
Reaksi Tak Terduga Dedi Mulyadi saat Lagi Emosi ke Mandor Proyek Galian Kabel eh Malah Diserbu Warga Minta Foto

Reaksi Tak Terduga Dedi Mulyadi saat Lagi Emosi ke Mandor Proyek Galian Kabel eh Malah Diserbu Warga Minta Foto

Dedi Mulyadi beri reaksi tak terduga ketika sedang emosi dengan mandor proyek galian kabel tetapi justru didatangi warga yang ingin minta foto dengan Gubernur.
Investasi Masa Depan AC Milan pada Sosok Alphadjo Cisse, Berlian Tersembunyi yang Bikin Manajemen Rossoneri Rela Bakar Uang

Investasi Masa Depan AC Milan pada Sosok Alphadjo Cisse, Berlian Tersembunyi yang Bikin Manajemen Rossoneri Rela Bakar Uang

AC Milan mulai serius menyiapkan proyek jangka panjang di masa depan. Salah satu nama yang mendapat perhatian besar manajemen Rossoneri adalah Alphadjo Cisse.
Gubernur Khofifah Lepas Murid Peserta Magang Kerja Luar Negeri dan Alumni sebagai Pekerja Migran dari SMK Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan

Gubernur Khofifah Lepas Murid Peserta Magang Kerja Luar Negeri dan Alumni sebagai Pekerja Migran dari SMK Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan

Gubernur Khofifah lepas 1790 murid program magang kerja luar negeri, serta alumni sebagai pekerja migran dari SMK wilayah Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT