News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dari Sanjungan Jadi Hujatan, Perbuatan Gus Elham 4 Bulan Lalu Kini Bikin Netizen Kesal

Dari sanjungan jadi hujatan, perbuatan Gus Elham 4 bulan lalu kini bikin netizen kesal. Sosok dari Kediri itu disorot usai video viralnya mencium anak kecil.
Selasa, 11 November 2025 - 18:03 WIB
Gus Elham Kediri
Sumber :
  • Instagram @@ellhamyahya

 

tvOnenews.com - Sosok Gus Elham yang dikenal sebagai pendakwah muda asal Kediri kini tengah menuai sorotan tajam publik. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ironisnya, Gus Elham yang dulu sempat disanjung karena dakwahnya dan sikap rendah hati, kini justru dihujat akibat perilaku yang dianggap tidak pantas.

Kontroversi ini bermula ketika video dan foto dirinya mencium anak kecil saat pengajian tersebar luas di platform seperti X (Twitter), TikTok, dan Instagram pada akhir Oktober hingga awal November 2025. 

gus elham
Gus Elham. (Sumber: TikTok/Info Gus Elham)

Dalam salah satu video, ia terlihat memeluk dan mencium anak perempuan secara berulang, bahkan ada yang tampak seperti ciuman di bibir. 

Ada pula rekaman di mana ia terlihat “menyedot” pipi balita hingga terdengar suara.

Publik pun bereaksi keras. Banyak netizen menyebut tindakan itu tidak pantas dilakukan oleh seorang pemuka agama. 

Sebagian besar khawatir soal risiko kesehatan anak, apalagi Gus Elham dikenal sebagai perokok aktif. 

Bahkan muncul template unggahan di Instagram yang menuntut adanya proses hukum atas dugaan tindakan pelecehan. 

Tokoh-tokoh besar seperti Gus Nadir dan Nadirsyah Hosen turut menegur keras.

Namun menariknya, empat bulan sebelum video tersebut viral, tepatnya pada 4 Juli 2025, Gus Elham sempat membagikan momen yang justru terpuji di akun Instagram pribadinya @ellhamyahya. 

Dalam unggahan itu, ia menulis pesan moral, “Jangan pernah meremehkan orang lain karena mereka jelek di mata kita, mungkin kita tahu dosa yang mereka perbuat tapi kita tidak tahu taubat siapa yang diterima Allah, mungkin saja taubat mereka yang diterima dan taubat kita tidak.”

Ia juga menceritakan pengalamannya saat mengisi pengajian di Lapas Kediri, “2 bulan kemaren pas ngisi ngaji di Lapas 2 Kediri mas-mas 2 ini minta doa supaya segera keluar dari penjara dan alhamdulillah sekarang sudah keluar dan saget nderek rutinan malam Jumat. Mugo-mugo istiqomah ngaji tur ora mbalek maneh yo mas.”

Unggahan itu awalnya dipenuhi komentar positif. Seorang netizen menulis, “Amin mugo terkobul do’anya, boten pareng nakal meneh mas ke 2 njehh.” Sementara lainnya berkomentar, “MasyaAllah sehat selalu ya Gus ” dan “Alhamdulillah Gus. Allahumma sholli ‘ala sayyidina Muhammad wa ‘ala ali sayyidina Muhammad.”

Namun, seiring mencuatnya video kontroversial belakangan ini, komentar di unggahan lama itu berubah drastis. 

Netizen kini menumpahkan kekecewaan dan amarah di kolom komentar yang sama.

“Pake filter aja aura jametnya masih melekat,” tulis seorang pengguna Instagram dengan nada sarkas.

Ada pula yang menimpali, “Ketoke iseh mbejaji sing do tatoan. Daripada sing tengah.”

Komentar lain menohok lebih tajam, “Kek gini dijunjung, sehat kah kalian? Merokok, cium-cium anak kecil jamet bisa-bisanya diagung-agungin.”

Beberapa bahkan menyindir kebiasaan merokok sang Gus, “Rokoknya ga lepas-lepas ye, agak laen.” Seseorang menimpali, “Habis rokokan nyium bocil.”

Bahkan muncul komentar yang lebih frontal, “Sumpah demi Allah ga ada aura gus-nya sama sekali, kok dipanggil gus?”

Sementara warganet lain menulis, “Lebih baik yang bertato, karena mereka bisa menerima nasihat ketimbang seorang gus yang tidak bisa menerima nasihat.”

Kini, unggahan lama Gus Elham yang dulu dipenuhi sanjungan berubah menjadi ajang hujatan. 

Banyak yang menilai, momen itu menjadi bukti betapa cepatnya publik berbalik arah ketika sosok yang diagungkan tersandung kontroversi moral.

Kasus ini pun menjadi pengingat bahwa figur publik, apalagi yang membawa nama agama, akan selalu berada di bawah sorotan tajam. 

Sekali melakukan kesalahan, jejak digital akan terus membayangi, dan publik tak segan mengubah sanjungan menjadi hujatan hanya dalam hitungan hari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kutuk Serangan Israel ke Lebanon, Araghchi: Pilih Gencatan Senjata atau Perang!

Kutuk Serangan Israel ke Lebanon, Araghchi: Pilih Gencatan Senjata atau Perang!

Secara tegas ran memperingatkan Amerika Serikat untuk harus memilih antara gencatan senjata atau perang berkelanjutan melalui Israel dan tidak bisa keduanya.
TASPEN Dukung Pemanfaatan Relaksasi Pelaporan SPT 2025, Penerima Manfaat Pensiun Bisa Akses Bukti Potong melalui TOOS

TASPEN Dukung Pemanfaatan Relaksasi Pelaporan SPT 2025, Penerima Manfaat Pensiun Bisa Akses Bukti Potong melalui TOOS

Inisiatif ini sejalan dengan masih dibukanya periode pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) Orang Pribadi Tahun Pajak 2025 hingga 30 April 2026. 
IDD PIK2 Bawa Karya Desainer Indonesia ke Panggung Global Salone del Mobile Milan, Italia

IDD PIK2 Bawa Karya Desainer Indonesia ke Panggung Global Salone del Mobile Milan, Italia

Indonesia terus menunjukkan perannya sebagai negara yang semakin mengedepankan desain sebagai bagian penting dari perkembangan industri kreatif sekaligus identitas budaya.
Istana Tegaskan Belum Ada Keputusan Penarikan Prajurit TNI dari Lebanon

Istana Tegaskan Belum Ada Keputusan Penarikan Prajurit TNI dari Lebanon

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan bahwa pemerintah belum mengambil keputusan terkait penarikan personel TNI dalam Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL).
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Usai Israel Serang Lebanon, Gencatan Senjata dengan AS Terancam Buyar

Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Usai Israel Serang Lebanon, Gencatan Senjata dengan AS Terancam Buyar

Situasi itu langsung mengganggu arus tanker minyak dunia, mengingat hampir seperlima perdagangan minyak global melewati selat strategis tersebut.
Jakarta Pertamina Enduro dan LavAni Jalani Laga Hidup Mati di Final Four Proliga 2026 Seri Solo

Jakarta Pertamina Enduro dan LavAni Jalani Laga Hidup Mati di Final Four Proliga 2026 Seri Solo

Jakarta Pertamina Enduro dan LavAni sama-sama akan menjalani laga hidup mati di final four Proliga 2026 seri Solo.

Trending

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Dedi Mulyadi menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung per Rabu (8/4/2026), setelah pelanggaran tersebut terekspos dan viral di media sosial.
Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Jagat media sosial mendadak dihebohkan dengan pernyataan Kang Dedi Mulyadi (KDM) yang secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada warga Jawa Barat.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilai oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT