News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fakta-fakta di Balik Kontroversi Video Viral Gus Elham Yahya Cium Anak Kecil, Berujung Ucap Permintaan Maaf

Nama Gus Elham Yahya kembali jadi sorotan usai videonya mencium anak kecil viral di media sosial, sampai membuatnya buka suara dan memohon maaf ke publik.
Selasa, 11 November 2025 - 20:03 WIB
Gus Elham Yahya
Sumber :
  • TikTok/dawuh.punjer

tvOnenews.com - Nama Gus Elham Yahya belakangan ini menjadi topik hangat di media sosial.

Pendakwah muda asal Kediri ini menuai perhatian luas setelah beberapa video ceramah dan interaksinya tersebar di dunia maya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Putra dari K.H. Luqman Arifin Dhofir, pengasuh Pondok Pesantren Al-Ikhlas 1 Kediri, dan cucu dari K.H. Mudhofir Ilyas, pendiri pesantren di Kaliboto, Tarokan, Kediri, ini sebelumnya dikenal aktif berdakwah melalui media sosial.

Namun kini, sosoknya tengah diterpa berbagai kontroversi yang memicu perdebatan publik.

1. Kontroversi soal rokok bisa dapat pahala

Sebelum kasus video viral mencium anak kecil mencuat, nama Gus Elham sempat ramai diperbincangkan karena pernyataannya yang dianggap kontroversial soal rokok.

Dalam salah satu video ceramah, ia sempat mengatakan bahwa merokok bisa mendapatkan pahala apabila disertai dengan menyebut nama Allah.

“Orang merokok setiap satu hisapan itu mendapatkan pahala, percaya nggak? Aku nggak membenarkan diri, loh. Kok bisa, Gus? Satu hisapan itu satu pahala, makanya ditiru aku kayak gini, bukan sekadar nyebat kayak kamu, tapi satu hisapan gini menyebut nama Allah sampai ke tenggorokan,” ujarnya dalam potongan video yang viral.

Pernyataan tersebut langsung menuai kritik, karena dinilai menyesatkan dan tidak berdasar.

2. Video mencium anak kecil menuai kecaman

Gus Elham Kediri Cium Anak Kecil
Gus Elham Kediri Cium Anak Kecil
Sumber :
  • dok.tvonenews.com/X endlesstory

 

Kontroversi semakin memuncak ketika muncul beberapa video pendek yang menunjukkan Gus Elham mencium anak-anak di pipi hingga bibir.

Video tersebut direkam dalam suasana ceramah dan langsung viral di berbagai platform media sosial.

Tindakan itu dianggap tidak pantas oleh banyak pihak karena dilakukan di hadapan publik dan menyasar anak-anak yang belum baligh.

Banyak netizen menilai aksinya melewati batas dan tidak mencerminkan akhlak seorang pendakwah.

3. Respons dari Wakil Ketua Umum MUI

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menanggapi video viral tersebut, Wakil Ketua Umum MUI, Anwar Abbas, turut memberikan pandangannya.

Ia menjelaskan bahwa mencium anak kecil sebenarnya bukan perbuatan dosa jika dilakukan murni sebagai tanda kasih sayang tanpa dorongan syahwat.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Keputusan pendakwah Hanny Kristianto dengan mencabut sertifikat mualaf milik dr Richard Lee mendapat tanggapan langsung dari pihak dokter, Minggu malam (3/5).
Dedi Mulyadi Sebut Sejumlah Daerah Jateng dan Banten Masuk Tatar Sunda, Ini Alasannya

Dedi Mulyadi Sebut Sejumlah Daerah Jateng dan Banten Masuk Tatar Sunda, Ini Alasannya

Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi menetapkan "Milangkala Tatar Sunda" sebagai agenda rutin tahunan yang akan digelar secara berkelanjutan bagi masyarakat.
Pemprov Jabar Tetapkan 18 Mei Sebagai Hari Tatar Sunda, Peringatan Apa Itu? Begini Penjelasan Sejarawan

Pemprov Jabar Tetapkan 18 Mei Sebagai Hari Tatar Sunda, Peringatan Apa Itu? Begini Penjelasan Sejarawan

Pemerintah Provinsi Jawa Barat tetapkan 18 Mei sebagai Hari Tatar Sunda, sebenarnya peringatan apa itu? Simak penjelasan sejarawan berikut ini.
Curahan Hati Megawati Hangestri: Aku Tau Gak Mudah Untuk Melewati ini Semua, Banyak yang Meragukanmu, Berkata Buruk!

Curahan Hati Megawati Hangestri: Aku Tau Gak Mudah Untuk Melewati ini Semua, Banyak yang Meragukanmu, Berkata Buruk!

Unggahan itu menjadi refleksi dari perjuangan Megawati Hangestri yang tak mudah sepanjang Proliga 2026. Ia tidak hanya menghadapi lawan di lapangan, tetapi juga keraguan publik
Sean Gelael Raih Podium di Race Pertama GTWCA Mandalika, Pertamina Patra Niaga Sebut Hasil Strategi dan Dukungan

Sean Gelael Raih Podium di Race Pertama GTWCA Mandalika, Pertamina Patra Niaga Sebut Hasil Strategi dan Dukungan

Pertamina mengapresiasi capaian Sean Gelael yang berhasil finis di meraih podium ketiga pada race pertama GT World Challenge Asia (GTWCA) Mandalika 2026.
Polisi Bongkar Laboratorium Narkotika Terselubung di Kamar Kos Tamansari Jakbar

Polisi Bongkar Laboratorium Narkotika Terselubung di Kamar Kos Tamansari Jakbar

Sebuah kamar kos di Kelurahan Krukut, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat, kedapatan disulap menjadi laboratorium produksi (clandestine lab) narkotika. 

Trending

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Keputusan pendakwah Hanny Kristianto dengan mencabut sertifikat mualaf milik dr Richard Lee mendapat tanggapan langsung dari pihak dokter, Minggu malam (3/5).
Dedi Mulyadi Sebut Sejumlah Daerah Jateng dan Banten Masuk Tatar Sunda, Ini Alasannya

Dedi Mulyadi Sebut Sejumlah Daerah Jateng dan Banten Masuk Tatar Sunda, Ini Alasannya

Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi menetapkan "Milangkala Tatar Sunda" sebagai agenda rutin tahunan yang akan digelar secara berkelanjutan bagi masyarakat.
Pemprov Jabar Tetapkan 18 Mei Sebagai Hari Tatar Sunda, Peringatan Apa Itu? Begini Penjelasan Sejarawan

Pemprov Jabar Tetapkan 18 Mei Sebagai Hari Tatar Sunda, Peringatan Apa Itu? Begini Penjelasan Sejarawan

Pemerintah Provinsi Jawa Barat tetapkan 18 Mei sebagai Hari Tatar Sunda, sebenarnya peringatan apa itu? Simak penjelasan sejarawan berikut ini.
Diizinkan FIFA Bela Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi, Raja Assist Championship Ini Bisa Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF 2026

Diizinkan FIFA Bela Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi, Raja Assist Championship Ini Bisa Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF 2026

Tampil memukau sebagai raja assist kasta Championship, salah satu pemain veteran ini layak dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia buat ajang Piala AFF 2026.
Warga Belanda Berbondong-bondong Girang NAC Breda Selangkah Lagi Resmi Didegradasi: Semoga Tak Lekas Promosi

Warga Belanda Berbondong-bondong Girang NAC Breda Selangkah Lagi Resmi Didegradasi: Semoga Tak Lekas Promosi

Banyak warga Belanda yang mengutarakan rasa gembiranya setelah NAC Breda hampir dipastikan terdegradasi dari kasta tertinggi Liga Belanda. 
Pelatih Hyundai Hillstate Beri Sinyal Positif untuk Megawati Hangestri, Kang Sung-hyung Komentari Aksi Megatron di Grand Final Proliga 2026

Pelatih Hyundai Hillstate Beri Sinyal Positif untuk Megawati Hangestri, Kang Sung-hyung Komentari Aksi Megatron di Grand Final Proliga 2026

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung memberikan pernyataannya usai menyaksikan aksi Megawati Hangestri secara langsung, saat membela Jakarta Pertamina Enduro di Grand Final Proliga 2026.
Top 3 Timnas Indonesia: Jay Idzes-Maarten Paes Diizinkan Main, Erick Thohir Bertemu Sekjen KNVB, hingga Raja Assist yang Eligible Dinaturalisasi

Top 3 Timnas Indonesia: Jay Idzes-Maarten Paes Diizinkan Main, Erick Thohir Bertemu Sekjen KNVB, hingga Raja Assist yang Eligible Dinaturalisasi

Ada tiga berita terpopuler seputar Timnas Indonesia yang paling banyak dibaca di tvOnenews.com, mulai dari turnamen FIFA ASEAN Cup 2026 hingga isu naturalisasi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT