News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Peramal ini Pernah Cari Penyebab Perceraian Sarwendah dan Ruben Onsu, Tak Disangka Aslinya Pisah karena...

Peramal ini ungkap penyebab cerai Sarwendah dan Ruben Onsu, akhirnya berani buka suara soal alasan asli mereka pisah yang sebelumnya tak pernah terungkap.
Senin, 17 November 2025 - 13:15 WIB
Ruben Onsu dan Sarwendah
Sumber :
  • Kolase tvOnenews / YouTube TRANSMEDIA / YouTube Sarwendah Official

tvOnenews.com - Sarwendah kembali menjadi sorotan setelah rentetan drama pasca-perceraiannya dengan Ruben Onsu semakin memanas. 

Sarwendah bahkan disebut-sebut sebagai sosok yang paling disorot karena berbagai konflik yang muncul setelah keduanya resmi berpisah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sarwendah bukan hanya menghadapi isu keuangan, hak asuh anak, dan tekanan publik, tetapi juga menjadi objek terawangan seorang peramal yang dulu pernah mencari akar penyebab keretakan rumah tangganya.

sarwendah
Ruben Onsu dan Sarwendah. (Sumber: kolase tvOnenews.com)

Peramal yang dimaksud tak lain adalah Jeng Nimas, sosok yang setahun lalu sempat viral karena mencoba membaca alasan perceraian Sarwendah dan Ruben berdasarkan tanggal lahir mereka. 

Kini, ramalan itu kembali mencuat setelah kondisi terbaru rumah tangga mereka menunjukkan gejolak yang tampaknya selaras dengan apa yang pernah ia sampaikan.

Perceraian Sarwendah dan Ruben Onsu yang disahkan pada September 2024 memang tidak benar-benar mengakhiri drama dalam kehidupan mereka. Justru, konflik semakin terlihat jelas dalam perjalanan hidup keduanya.

Pada 7 November 2025, rumah Sarwendah didatangi dua debt collector yang menagih tunggakan cicilan mobil Land Rover milik Ruben Onsu. 

Kejadian itu terjadi ketika anak-anak berada di rumah, membuat Thalia dan Thania syok dan merasa terancam. 

Sarwendah pun mengambil langkah tegas dengan melibatkan pengacara untuk menempuh jalur hukum apabila insiden serupa terulang.

Pihak Ruben, melalui pengacaranya Minola Sebayang, membantah tudingan bahwa kejadian itu sengaja dibuat untuk menjatuhkan citra Ruben. 

Menurutnya, insiden itu murni akibat “salah alamat” dan tunggakan pun masih hitungan hari, belum jatuh tempo.

Minola bahkan menyebut konferensi pers Sarwendah sebagai bentuk “framing” terhadap kondisi keuangan kliennya.

Tak berhenti di sana, konflik hak asuh kembali menjadi pemicu ketegangan. Ruben mengaku kesulitan bertemu anak-anak sejak dua bulan terakhir. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Padahal dalam kesepakatan, ia berhak bertemu 2–3 hari dalam seminggu. Sementara Sarwendah menegaskan bahwa prioritas utamanya tetap pada kenyamanan anak-anak.

Meski hubungan semakin renggang, Ruben tetap memberikan tunjangan kurang lebih Rp240 juta per bulan, mencakup biaya hidup, sekolah, dan cicilan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

Psikolog forensik, Reza Indragiri berbagi 5 dimensi jika risk assessment diterapkan dalam kasus penyekapan dan penganiayaan dilakukan Taufik Hidayat pada YTR.
Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Seorang wisatawan lanjut usia (lansia) asal Kota Serang nyaris menjadi korban kecelakaan laut setelah terseret ombak saat berenang di Pantai Elpukara, kawasan wisata Anyer.
Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Sinergi antara penyelenggara negara dan warga negara menjadi sorotan utama dalam arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto. 
PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

Partai Amanat Nasional (PAN) menanggapi soal upaya Presiden ke-7 RI Jokowi yang kembali melakukan safari politik ke sejumlah daerah.
Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Inter Milan terus bergerak membenahi skuad jelang musim 2026/2027. Fokus utama Nerazzurri pada bursa transfer musim panas kali ini adalah memperkuat pertahanan.
Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT