GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

7 Hari Sebelum Alvaro Ditemukan Meninggal, Kakek dan Nenek Ungkap Kesedihan Mendalam Cucunya Hilang

Kisah haru hilangnya Alvaro sebelum ditemukan meninggal. Kakek Tugimin dan nenek Sayem ungkap kronologi, pencarian, dan kesedihan mendalam keluarga.
Senin, 24 November 2025 - 15:03 WIB
Keluarga Alvaro: Nenek Sayem dan Kakek Tugimin
Sumber :
  • Kolase tvOnenews / YouTube TRANS TV Official

 

tvOnenews.com - Kasus hilangnya Alvaro Kiano Nugroho (6) sejak Maret 2025 kini berujung duka mendalam. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah delapan bulan penuh pencarian tanpa henti, sesosok kerangka manusia ditemukan di kawasan Tenjo, Bogor, Minggu 23 November 2025, dan diduga kuat merupakan Alvaro. Polisi telah mengirim sampel tulang untuk uji DNA sebagai langkah konfirmasi akhir.

Tragedi ini mengakhiri harapan keluarga yang terus menunggu Alvaro pulang dalam keadaan selamat. 

Alvaro hilang setelah pamit salat Magrib dan berbuka di Masjid Jami Al-Muflihun, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, pada 6 Maret 2025. Awalnya, keluarga menduga ia pergi bersama pria misterius yang mengaku sebagai ayahnya berdasarkan kesaksian di masjid.

Namun, penyelidikan masih terus berlangsung dan pihak kepolisian belum menyimpulkan secara resmi pelaku yang bertanggung jawab atas kematian Alvaro.

Dalam acara Pagi Pagi Ambyar (2 Mei 2025), kakek Tugimin menceritakan kembali awal mula cucunya hilang, sebelum semuanya berubah menjadi kabar paling menyayat hati.

alvaro
Keluarga Alvaro: Nenek Sayem dan Kakek Tugimin. (Sumber: YouTube TRANS TV Official)

Dengan suara berat ia berkata, “Jam 5 sore itu menjelang buka puasa, itu ada orang separuh baya, Bapak-bapak separuh ya antara 40-an lah umurnya itu mondar-mandir di masjid itu. Lantas ditegur sama marbot. ‘Bapak nyari siapa? Saya nyari anak saya namanya siapa? Alvaro. Oh, itu anaknya di atas lagi mainan lari-larian gitu’.”

Menurutnya, tidak ada yang memperhatikan lagi kemana orang tersebut pergi setelahnya.

“Nah, setelah itu marbot itu kan tidak memperhatikan orang tersebut keluarnya lewat mana atau samping atau di belakang karena ada pintu belakang juga itu tidak ada yang tahu,” lanjut snag kakek.

Sejak saat itu, Alvaro tidak pernah terlihat lagi keluar dari area masjid.

“Bahkan anak-anak itu juga enggak ada yang tahu Alvaro itu meninggalkan masjid itu,” cerita sang kakek.

Kakek Tugimin menjelaskan bagaimana keluarga langsung menghubungi pihak kepolisian dan menyebarkan informasi ke warga sekitar. 

Seluruh warga bahu-membahu melakukan pencarian malam itu juga. Sementara itu, dugaan awal yang mengarah pada keluarga ayah kandung Alvaro kemudian dibantah, setelah marbot memastikan pria di masjid bukan dari keluarga ayahnya.

Kondisi keluarga pun terbilang berat. Ibu Alvaro bekerja di Malaysia dan baru bisa mengurus cuti untuk pulang pada bulan Mei, sementara ayah kandung Alvaro berada di pesantren sejak 2019. 

Karena itu, kakek dan nenek-lah yang menjadi tumpuan informasi dan pencarian sejak awal.

Nenek Sayem tidak mampu menahan air mata ketika menggambarkan cucu kesayangannya itu, “Yah dia mah orangnya baik, enggak nakal”

Dalam segmen tersebut, Sayem diberi kesempatan untuk menyampaikan pesan untuk Alvaro, jika saja sang cucu bisa mendengarnya, “Alvaro semoga cepat pulang, nenek udah kangen.”

Kalimat yang kini menjadi luka paling dalam setelah temuan kerangka yang diduga milik Alvaro terungkap.

Hingga kini, polisi masih mendalami identitas jenazah serta rangkaian kejadian yang menyebabkan Alvaro meninggal dunia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pihak penyidik juga menekankan pentingnya menunggu hasil forensik dan proses penyelidikan lebih lanjut sebelum menetapkan pelaku secara sah.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Volume Kendaraan Meningkat, Contraflow Diberlakukan Mulai KM 47

Volume Kendaraan Meningkat, Contraflow Diberlakukan Mulai KM 47

Tol Cikampek KM 47 diberlakukan akses contraflow usai volume kendaraan terpantau meningkat, sejak pukul 11.54 WIB, Sabtu (21/3/2026).
Khotbah Ma’ruf Amin di Balai Kota: Ramadan Bukan Cuma Ibadah, Tapi Bangun Ekonomi Umat

Khotbah Ma’ruf Amin di Balai Kota: Ramadan Bukan Cuma Ibadah, Tapi Bangun Ekonomi Umat

Wakil Presiden ke-13 RI K.H. Ma'ruf Amin, menyampaikan bahwa Ramadan adalah momen untuk membangun solidaritas ekonomi umat.
Blak-blakan Media Italia Sebut Emil Audero Jadi Biang Kerok Cremonese Dihajar 4-1: Performa Terburuk?

Blak-blakan Media Italia Sebut Emil Audero Jadi Biang Kerok Cremonese Dihajar 4-1: Performa Terburuk?

Media Italia soroti Emil Audero usai Cremonese kalah 4-1 lawan ACF Fiorentina. Dinilai jadi biang kerok hingga performanya disebut salah satu yang terburuk.
Tol Jakarta-Cikampek Padat! Contraflow KM 47 Dibuka Mendadak Akibat Lonjakan Kendaraan

Tol Jakarta-Cikampek Padat! Contraflow KM 47 Dibuka Mendadak Akibat Lonjakan Kendaraan

Kepadatan arus kendaraan di Tol Jakarta-Cikampek, tak terbendung pada Sabtu, 21 Maret 2026.
Tunaikan Shalat Idul Fitri 1447 H, Puluhan Ribu Jamaah Padati Masjid Raya Al-Bakrie Lampung

Tunaikan Shalat Idul Fitri 1447 H, Puluhan Ribu Jamaah Padati Masjid Raya Al-Bakrie Lampung

Pelaksanaan Shalat Idulfitri 1447 Hijriah di Masjid Raya Al-Bakrie Lampung berlangsung khidmat dengan antusiasme jamaah yang sangat tinggi.
JK Kritik Wacana Pemotongan Gaji Menteri: Kalau Dipotong Lagi, Tinggal Berapa yang Diterima?

JK Kritik Wacana Pemotongan Gaji Menteri: Kalau Dipotong Lagi, Tinggal Berapa yang Diterima?

Mantan Wakil Presiden ke 10 dan 12 Jusuf Kalla menilai bahwa besaran gaji menteri saat ini relatif tidak tinggi jika dibandingkan dengan pejabat di lembaga lain.

Trending

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) menyayangkan penjual cilok yang mudik berjalan kaki dari Bandung-Ciamis, Asep Kumala Seta tidak berani minta ongkos ke bos.
Coret 17 Pemain, John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series! Ada Ole Romeny Hingga Elkan Baggott

Coret 17 Pemain, John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series! Ada Ole Romeny Hingga Elkan Baggott

Sebanyak 17 pemain dari skuad provisional dicoret hingga akhirnya ada 24 pemain dalam skuad final Timnas Indonesia.
John Herdman Coret Ezra Walian Hingga Ricky Kambuaya, Intip 17 Nama Pemain yang Gagal Tembus Skuad Final Timnas Indonesia

John Herdman Coret Ezra Walian Hingga Ricky Kambuaya, Intip 17 Nama Pemain yang Gagal Tembus Skuad Final Timnas Indonesia

Dari daftar nama yang dicoret, hampir seluruhnya nama berasal dari klub-klub Super League. John Herdman bahkan mencoret Ezra Walian dan Ricky Kambuaya dari daftar final Timnas Indonesia. 
Reaksi Berkelas Go Ahead Eagles Setelah Klub Eredivisie Protes Status Dean James ke PSSI Belanda

Reaksi Berkelas Go Ahead Eagles Setelah Klub Eredivisie Protes Status Dean James ke PSSI Belanda

NAC Breda mengajukan protes dengan meminta pertandingan melawan Go Ahead Eagles diulang. Kekalahan 0-6 dari Go Ahead Eagles dituduhkan NAC Breda karena tidak sahnya klub lawan menurunkan Dean James. 
Terancam Absen Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes Terjebak Wabah di Sassuolo Jelang FIFA Series 2026

Terancam Absen Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes Terjebak Wabah di Sassuolo Jelang FIFA Series 2026

Kabar mengejutkan datang jelang agenda penting Timnas Indonesia di FIFA Series 2026. Wabah batuk dilaporkan melanda sejumlah rekan klub Jay Idzes di Sassuolo.
Resmi Umumkan Skuad Final FIFA Series, Ini Prediksi Starting Eleven Timnas Indonesia untuk Debut John Herdman

Resmi Umumkan Skuad Final FIFA Series, Ini Prediksi Starting Eleven Timnas Indonesia untuk Debut John Herdman

John Herdman memilih 24 pemain final Timnas Indonesia dari total 41 skuad provisional tepat pada Hari Raya Idul Fitri pada Sabtu (21/3/2026). 
Para Pemain Timnas Indonesia di Liga Belanda Hadapi Masalah Besar Gara-Gara NAC Breda, Dean James dalam Ancaman

Para Pemain Timnas Indonesia di Liga Belanda Hadapi Masalah Besar Gara-Gara NAC Breda, Dean James dalam Ancaman

Para pemain Timnas Indonesia di kasta tertinggi sepak bola Belanda, Eredivisie, bisa menghadapi masalah besar karena NAC Breda. Hal ini merupakan dampak dari masalah paspor sejumlah pemain diaspora.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT