Mengenang ‘Lagu Untukmu’: Karya Raisa yang Ia Tulis dalam Semalam Saat Merindukan Sang Ibu
- Kolase tvOnenews.com / YouTube Najwa Shibab
tvOnenews.com - Kabar duka menyelimuti dunia hiburan Indonesia setelah Raisa kehilangan ibunda tercintanya, Ria Mariaty binti Rachmat Ardiwinangoen, pada Sabtu (29 November 2025).
Kepergian sang ibunda pada pukul 07.19 WIB di Rumah Sakit Dharmais, Jakarta, meninggalkan luka mendalam bagi keluarga.
Sang ibu telah berjuang melawan kanker paru stadium 4 yang sudah menyebar hingga ke tulang, menjalani berbagai pengobatan intensif seperti kemoterapi, radioterapi, imunoterapi, hingga cryosurgery.
Di tengah perjalanan panjang itu, kekuatan dan keteguhan sang ibu beberapa kali disampaikan kakak Raisa, Rinaldi Nurpratama, melalui media sosial.
Ungkapan duka dan permintaan doa restu juga disampaikan langsung oleh Raisa dan keluarga melalui Instagram.
Jenazah disemayamkan di rumah duka kawasan Cinere, Jawa Barat, mengundang doa dan simpati dari banyak pihak.
Dalam suasana kehilangan ini, publik kembali mengingat sebuah karya paling personal dari Raisa: “Lagu Untukmu”, persembahan mendalam seorang anak untuk ibunya.
Lagu Paling Personal: ‘Lagu Untukmu’ dan Kisah di Baliknya
Dirilis pada Mei 2018, “Lagu Untukmu” menjadi salah satu karya paling emosional dalam karier Raisa.
Lagu ini bukan sekadar balada, tetapi ungkapan kerinduan seorang anak dewasa yang mulai merasakan jarak dengan ibunya setelah memasuki fase kehidupan baru sebagai seorang istri.
Dalam liriknya, Raisa menggambarkan betapa ia merindukan hal sesederhana pelukan hangat, obrolan ringan, dan keberadaan sang ibu sebagai tempat pulang yang aman.
Potongan lirik seperti “Setiap ku mendengar kalimat ‘Sayang apa kabarmu’ Sungguh remuk rasa hatiku” menjadi pengingat kuat bahwa hubungan ibu-anak menyimpan kedalaman emosi yang sulit digambarkan dengan kata-kata.
Lagu ini menjadi tribut abadi untuk Ria Mariaty dan semakin terasa menohok di hari kepergiannya.
Momen Raisa dan Sang Ibu di Hari Ibu

Raisa dan Sang Ibu. (Sumber: YouTube Najwa Shibab)
Tiga tahun lalu, Raisa diundang dalam acara Mata Najwa edisi khusus Hari Ibu. Awalnya Raisa datang seorang diri, namun di tengah acara, Najwa Shihab membuat kejutan dengan menghadirkan ibunda Raisa. Momen itu berlangsung penuh haru.
Najwa kemudian berkata, “Kita harus dengar lagu dong dan aku mau request satu lagu yang kaitanya sama tema kita hari ini Hari Ibu, jadi lagu soal ibu. Ada judulnya kalau aku nggak salah ‘Lagu Untukmu’. Apa tuh ceritanya? Memang ini lagu khusus Yaya bikin untuk ibu?”
Raisa tersenyum lalu menjawab, “Iya. Sebenarnya belum pernah nanya Ibu langsung sih. Kayaknya Mba Nana tanyain dong perasaan ibu gimana dengar lagu ini gimana?”
Najwa pun bertanya kepada sang ibu, “Gimana tante, itu lagu diciptakan khusus untuk tante?”
Ibunda Raisa menjawab lirih namun jujur, “Waktu pertama kali dia dengerin nangislah, nangis banget gitu kan.”
Momen itu membuat banyak penonton turut berkaca-kaca.
Kisah ‘Lagu Untukmu’ Ditulis dalam Semalam
Dalam acara itu pula, Raisa akhirnya bercerita tentang proses kelahiran lagu tersebut.
Ia mengungkapkan bahwa ide untuk menulis lagu muncul setelah ia menikah dan tinggal terpisah dari rumah orang tuanya.
Saat pulang bersama kakaknya, ia mendapati rumah begitu sepi karena ibunya sedang tidak berada di rumah. Rasa kehilangan itu terasa berbeda, seperti lebih dalam, lebih nyata.
Raisa mengenang, “Terus suatu saat pulang ke rumah sama kakakku janjian gitu ceritanya kita main ke rumah, terus ibu nggak ada waktu itu… aku ngeliat kayak rumah kosong nggak ada Ibu. Terus mau ketemu ibu sendiri itu harus janjian gitu loh… itu privilege banget.”
Ia melanjutkan, “Terus pasti di situ ibu nggak ada, terus kita telepon, lu di mana… kayak aneh aja bagi aku gitu, seorang yang emang selalu ibunya selalu ada di situ.”
Perasaan itu begitu kuat hingga malam harinya, Raisa langsung menelepon sahabat sekaligus produser musiknya, Ifa Fachir.
“Ya udah pas habis dari situ aku langsung nelpon temen aku produsernya Ifa Fachir. Terus ‘Fa, gue ada ide lagu. Ke rumah lo ya.’ Dan itu jam 10 malam. Terus nggak berapa lama langsung jadi lagu itu,” ungkap Raisa.
Dalam satu malam, “Lagu Untukmu” lahir, sebuah karya yang jujur, intim, dan berasal dari kerinduan mendalam pada sosok ibu yang selalu menjadi tempat pulang.
Kepergian ibu tercinta membuat lagu ini kembali menggema di hati banyak orang. Bagi penggemar Raisa, lagu ini bukan hanya karya, tetapi jendela yang memperlihatkan hubungan hangat antara Raisa dan ibunya.
Kini, “Lagu Untukmu” menjadi kenangan yang abadi, bukan hanya untuk publik, tetapi terutama untuk Raisa yang kehilangan sumber pelukan, doa, dan kehangatan yang menginspirasi terciptanya lagu tersebut.
(anf)
Load more