Bukan Inara Rusli yang Terancam, Farhat Abbas Nilai Mawa dan Insanul Fahmi Justru Bisa Terseret Sanksi Hukum
- Kolase Viva.co.id & Instagram/@wardatinamawa
Dalam pandangan Farhat, langkah Mawa melaporkan dugaan perzinahan akan menemui banyak hambatan dari sisi pembuktian.
Justru, bila rekaman CCTV tersebut dinilai melanggar privasi atau disebarkan secara ilegal, pihak pemberi rekaman dapat berpotensi dikenai pasal terkait penyebaran konten negatif atau pelanggaran privasi.
Ia kembali menegaskan hal ini melalui pernyataan lanjutan, “Nah, justru nanti dia akan termasuk menyebarkan mengancam ataupun menjadikan ini sebagai dieksploitasi ya sebagai suatu berita negatif buat Inara. Artinya taruhlah Inara memang misalnya dia jadi negatif gitu. Orang sudah tidak melihat lagi dia itu istri atau bukan. Yang jelas ada suami orang. Nah, tapi terlepas dari dia suami orang, dia juga suaminya.”
Pernyataan tersebut menggambarkan bahwa kerangka hukum tidak sesederhana yang diasumsikan publik.
Jika memang benar terjadi pernikahan siri yang diakui kedua belah pihak, maka arah kasus bisa berubah total.
Farhat bahkan mempertanyakan apakah Mawa telah mengajukan gugatan cerai sebelum membuat laporan, karena unsur perzinahan tak dapat berdiri jika status perkawinan masih sah dan ada pengakuan pernikahan siri.
Dengan analisis ini, Farhat Abbas menilai bahwa situasi hukum yang dihadapi Inara justru tidak seberat yang digambarkan.
Sebaliknya, langkah yang diambil Mawa bisa berbalik arah dan berdampak pada dirinya sendiri serta sang suami, terutama bila bukti yang diajukan dinilai tidak sesuai prosedur hukum.
(anf)
Load more