News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menilik Deretan Aset dan Harta Kekayaan Dito Ariotedjo, Mantan Menpora Termuda di Kabinet Merah Putih

Mantan Menpora termuda, Dito Ariotedjo laporkan harta Rp 282,4 miliar ke KPK. Intip daftar aset, mobil mewah, hingga klarifikasi soal hibah tanpa akta.
Sabtu, 13 Desember 2025 - 16:36 WIB
Eks Menpora Dito Atiotedjo
Sumber :
  • Tim tvOne/Ilham Giovani

tvOnenews.com - Menilik Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Dito Ariotedjo yang diunggah ke situs resmi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Politisi muda Partai Golkar ini dikenal sebagai salah satu sosok paling muda yang pernah menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia pertama kali dipercaya menduduki kursi menteri pada Kabinet Indonesia Maju era Presiden Joko Widodo, dan kembali terpilih di era Kabinet Merah Putih 2024-2029 di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto sebelum akhirnya reshuffle pada tahun 2025.

Dalam laporan yang disampaikan pada 2023, Dito melaporkan kekayaannya sebagai laporan khusus untuk awal masa jabatannya.

Berdasarkan data dari situs e-LHKPN KPK, total harta kekayaan Ario Bimo Nandito Ariotedjo tercatat mencapai Rp282.465.579.658 atau sekitar Rp282,4 miliar.

Angka fantastis tersebut membuat banyak pihak penasaran mengenai sumber kekayaan pria kelahiran 25 September 1990 ini.

Dito Ariotedjo
Dito Ariotedjo
Sumber :
  • Tim tvOne/Syifa Aulia

Dalam laporannya, Dito memiliki lima bidang tanah dan bangunan dengan total nilai Rp187,59 miliar.

Properti tersebut tersebar di beberapa kawasan elite di Jakarta, yakni Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur.

Dari kelima aset itu, satu tercatat sebagai hasil usaha sendiri, sementara empat lainnya merupakan hibah tanpa akta.

Sebelumnya, aset-aset tersebut dilaporkan sebagai hadiah, namun setelah dilakukan klarifikasi oleh KPK, statusnya berubah menjadi hibah tanpa akta.

Beberapa aset yang semula berstatus hadiah dan kini berubah menjadi hibah antara lain:

1. Tanah dan bangunan seluas 3.623 m²/3.838 m² di Jakarta Timur senilai Rp114,19 miliar.

2. Tanah dan bangunan seluas 488 m²/236 m² di salah satu kabupaten/kota dengan nilai Rp10 miliar.

3. Tanah dan bangunan seluas 346,65 m² di Jakarta Pusat senilai Rp17,35 miliar.

4. Tanah dan bangunan seluas 382,13 m² di Jakarta Selatan senilai Rp20,05 miliar.

5. Satu unit mobil Toyota Alphard tahun 2019 dengan nilai Rp900 juta.

Total keseluruhan dari aset hibah tanpa akta tersebut mencapai sekitar Rp 162 miliar.

Menanggapi hal itu, Dito menjelaskan bahwa harta tersebut merupakan pemberian dari mertuanya kepada sang istri, Niena Kirana Riskyana.

Selain properti, Dito juga tercatat memiliki tiga unit mobil pribadi dengan total nilai Rp2,18 miliar.

Ketiga kendaraan tersebut terdiri dari Toyota Fortuner hasil pembelian sendiri, Toyota Alphard sebagai hibah, dan Hyundai IONIQ 5 yang tercatat dengan status kepemilikan “lainnya”.

Tak hanya itu, ia juga memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp6 miliar, surat berharga senilai Rp89,3 miliar, serta kas dan setara kas sebesar Rp13,3 miliar.

Meski memiliki aset besar, Dito juga melaporkan dirinya masih memiliki utang sebesar Rp16,05 miliar.

Jika seluruh aset dan kewajiban tersebut dijumlahkan, maka total kekayaan bersih Dito mencapai sekitar Rp282,4 miliar.

Di luar urusan laporan kekayaan, nama Dito belakangan juga menjadi buah bibir karena munculnya isu retaknya rumah tangga dengan sang istri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rumor tersebut sempat beredar luas di media sosial yang menyebut adanya pihak ketiga dalam hubungan mereka.

Hingga kini, belum ada tanggapan resmi dari Dito terkait rumor tersebut, dan pihak keluarga juga memilih untuk tidak berkomentar lebih jauh. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gus Alex Bantah Terima Uang Korupsi Kuota Haji, Dakwaan Jaksa Disebut Zalim

Gus Alex Bantah Terima Uang Korupsi Kuota Haji, Dakwaan Jaksa Disebut Zalim

Terdakwa korupsi kuota haji, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex merespon soal dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK yang menyebut bahwa dirinya telah memperkaya diri dengan penerimaan uang USD 5.233.800 dan Rp330 juta.
Dari Polewali Mandar ke Istana: Cerita Ismi Ulfaida, Siswa Sekolah Rakyat Pertama Dalam Barisan Paskibraka Nasional

Dari Polewali Mandar ke Istana: Cerita Ismi Ulfaida, Siswa Sekolah Rakyat Pertama Dalam Barisan Paskibraka Nasional

Di bawah terik matahari Depok, Jawa Barat, Sabtu (8/8) siang itu, bunyi derap sepatu Paskibraka yang bersahutan menciptakan irama kedisiplinan di lapangan Pusat Pengembangan SDM Kemendikdasmen. 
Ekshumasi Jasad Sutrimo Selesai, Dokter Forensik Pastikan Tak Ada Luka Bekas Kekerasan di Tubuh

Ekshumasi Jasad Sutrimo Selesai, Dokter Forensik Pastikan Tak Ada Luka Bekas Kekerasan di Tubuh

Polda Metro Jaya bersama tim gabungan dokter forensik selesai melakukan ekshumasi terhadap jenazah Sutrimo di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada Rabu (12/8), guna mengungkap penyebab kematian almarhum.
Pasal 50 A UU P2SK Diuji ke MK, Pemohon: Berpotensi Samarkan Hasil Tindak Pidana

Pasal 50 A UU P2SK Diuji ke MK, Pemohon: Berpotensi Samarkan Hasil Tindak Pidana

Pemuda Bulan Bintang mengajukan permohonan pengujian materiil Pasal 50A ayat (5) dan ayat (6) Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) ke Mahkamah Konstitusi (MK).
Denny Indrayana Gelar Sayembara Rp100 Juta Temukan Ijazah Gibran

Denny Indrayana Gelar Sayembara Rp100 Juta Temukan Ijazah Gibran

Polemik mengenai ijazah SMA/sederajat Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali menjadi perhatian setelah muncul sayembara berhadiah Rp100 juta yang digagas Denny Indrayana.
AI Bawa Risiko Ancaman Siber Semakin Nyata, Masyarakat Diminta Perkuat Literasi Digital

AI Bawa Risiko Ancaman Siber Semakin Nyata, Masyarakat Diminta Perkuat Literasi Digital

Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) tidak hanya mendorong inovasi dan produktivitas, tetapi juga menghadirkan tantangan baru dalam keamanan siber.

Trending

Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Uang yang dikembalikan Raja Juli ke KPK ternyata kurang 2.000 dolar Singapura. Padahal, pemberian amplop dari Suhardiman kepada Menhut sebesar 14.000 Dolar Singapura.
Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas. Kali ini, pihak Ruben meminta dilakukan audit terhadap uang nafkah anak yang selama ini disalurkan ke Sarwendah.
Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin, Jasaraharja Putera Tinjau Kondisi Korban

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin, Jasaraharja Putera Tinjau Kondisi Korban

Insiden kebakaran melanda Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Putri Yasmin saat berlayar dari Pelabuhan Padangbai, Bali, menuju Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, pada Rabu (12/8/2026).
Sidang Bupati Pati Sudewo Memanas, Camat Blak-blakan soal Ancaman Copot hingga Nominal Mahar Jabatan Perangkat Desa

Sidang Bupati Pati Sudewo Memanas, Camat Blak-blakan soal Ancaman Copot hingga Nominal Mahar Jabatan Perangkat Desa

Sidang Bupati Pati nonaktif Sudewo mengungkap dugaan ancaman terhadap camat yang menolak pengisian perangkat desa. Saksi juga menyebut adanya syarat uang hingga ratusan juta.
Praktisi Hukum Prediksi Ruben Onsu Sulit Rebut Hak Asuh Anak, Soroti Bukti yang Dibawa ke Pengadilan

Praktisi Hukum Prediksi Ruben Onsu Sulit Rebut Hak Asuh Anak, Soroti Bukti yang Dibawa ke Pengadilan

Upaya Ruben Onsu untuk mendapatkan hak asuh anak dari mantan istrinya, Sarwendah, diprediksi menghadapi jalan yang tidak mudah. Apa alasannya?
Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Fakta baru ditemukan dalam kasus mutilasi Depok. Fakta barunya, yakni pelaku mengidap HIV. Selama ini dia rutin kontrol dan membeli obat.
Pemerintah Dorong Wilayah 3T Lepas dari Ketergantungan Program Internet Bersubsidi

Pemerintah Dorong Wilayah 3T Lepas dari Ketergantungan Program Internet Bersubsidi

BAKTI Komdigi mulai menyiapkan strategi keluar (exit strategy) dari sejumlah wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) yang telah memiliki tingkat kematangan konektivitas tertentu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT