News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Reaksi Charly Van Houten soal Video Klip Lagu Setia Band Duet dengan Mama Ghufron Viral, Kesal Dituduh Aneh-aneh

Charly Van Houten, Vokalis Setia Band buka suara soal video klip lagu berjudul "Di Bawah Sadar" ada sosok Abuya Mama Ghufron mendadak viral di media sosial.
Kamis, 25 Desember 2025 - 15:42 WIB
Charly Van Houten, Vokalis Setia Band & Abuya Mama Ghufron
Sumber :
  • Kolase Instagram/@charly_setiaku & Tangkapan layar YouTube PONPES UNIQ NUSANTARA

tvOnenews.com - Penyanyi Charly Van Houten bereaksi soal salah satu potongan video klip Setia Band. Dalam video lagu itu terdapat sosok Abuya Mama Ghufron.

Video klip itu belakangan ini kembali viral di media sosial. Charly mengklarifikasi terkait video Lagu Setia Band dengan judul "Di Bawah Sadar" ada sosok Mama Ghufron.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Meluruskan anggapan. Scroll baca sampai tuntas biar tidak gagal paham oke. Terima kasih, salam doaku untuk semua," tulis Charly melalui Instagram @charly_setiaku dikutip tvOnenews.com, Kamis (25/12/2025).

Charly Van Houten Kesal Dituding sebagai Pengikut Abuya Mama Ghufron

Penyanyi Charly Van Houten
Penyanyi Charly Van Houten
Sumber :
  • instagram/Charly_setiaku

Charly tidak habis pikir dengan asumsi liar dari netizen. Dari beberapa unggahan di media sosial, banyak netizen yang menuding dirinya sebagai pengikut hingga murid Mama Ghufron.

Tuduhan itu muncul lantaran di bagian video klip tersebut, ia berduet dengan Pendiri Pondok Pesantren (Ponpes) UNIQ Nusantara, Malang.

Ia pun meluruskan agar tidak salah kaprah. Lagi pula, hal itu hanya terjadi di dalam sebuah karya lagu.

"Gara-gara dulu pernah bersilaturahmi, saling kenal, lalu sempat bekerja sama membuat klip karya lagu dengan inisial G, kini malah muncul anggapan yang mengaitkan ke mana-mana," kata Charly.

"Ada yang menyebut seolah saya pengikutnya, muridnya, atau bagian dari apa pun yang berkaitan dengannya," lanjut dia.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Lebih lanjut, mantan Vokalis ST12 itu menegaskan bahwa dirinya sebagai publik figur. Ia sudah sangat lama mengenyam karier di dunia hiburan.

Ia hanya mempersembahkan karya-karyanya ke ruang publik. Sebagai musisi yang bekerja di dunia entertainment, ia ingin menghibur para penonton hingga fans.

Bagi Charly, relasi sangat penting untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Ia tidak membeda-bedakan latar belakang mereka yang ingin bekerja sama.

"Saya adalah seorang entertainer, terbiasa berinteraksi, berkarya, dan menjalin relasi dengan banyak orang dari berbagai latar belakang," jelasnya.

Bantah sebagai Pengikut Abuya Mama Ghufron

Mama Ghufron
Mama Ghufron
Sumber :
  • Istimewa

Ia memahami betul apa yang dipikirkan netizen. Mama Ghufron bernama asli Iyus Sugiman atau KH Muhammad Abdul Gufron Al-Bantani itu sempat menuai kontroversi.

Pada 2024, Mama Ghufron ditentang publik dengan gaya ceramahnya dinilai aneh. Hal ini bermula dari rekaman video menggunakan Bahasa Suryani viral di media sosial.

Para ahli, berbagai ormas Islam, hingga Majelis Ulama Indonesia (MUI) menentang adanya penggunaan Bahasa Suryani. Bagi mereka, kata-kata dalam bahasa itu tidak memiliki makna jelas.

Selain itu, Mama Ghufron juga diklaim mempunyai kemampuan berbahasa hewan. Ia diduga bisa berbicara dengan semut hingga hewan lainnya.

Ironisnya, Mama Ghufron mengaku bisa melakukan panggilan video atau video call dengan Malaikat Maut. Bahkan dapat berkomunikasi dengan jin.

Sontak, gaya ceramahnya menuai kecaman. Tetapi Mama Ghufron secara resmi meminta maaf atas kegaduhan mengenai gaya ceramahnya yang viral di media sosial.

"Mengenal seseorang, pernah bekerja sama dalam satu karya, atau pernah bersilaturahmi tidak otomatis menjadikan saya pengikut, murid, atau penganut jalan hidup orang tersebut," tegasnya.

"Logikanya sederhana: Jika kita pernah mengenal seseorang di masa lalu, lalu kemudian hari orang itu ternyata tersesat, menyimpang, atau melakukan perbuatan tercela, apakah otomatis kita juga menjadi pengikut kesesatan tersebut?," tanya dia.

Alasan Ajak Mama Ghufron untuk Kebutuhan Karya Lagu Setia Band

Mama Ghufron merupakan ulama asal Banten. Namanya cukup santer sehingga cocok memenuhi kebutuhan video klip karya Setia Band bernuansa religi.

Charly menegaskan hal itu merupakan pilihan dirinya maupun Setia Band. Ia enggan dikaitkan dengan kontroversi dialami Mama Ghufron.

"Karena setiap individu bertanggung jawab atas pilihan, keyakinan, dan perbuatannya sendiri. Ingat tidak semua yang pernah bersinggungan harus disimpulkan sebagai keterikatan ideologi, aliran, atau keyakinan," paparnya.

Ia berpesan agar netizen tidak menjustifikasi mengarah pada asumsi negatif. Ia menegaskan bahwa setiap jalan hidup orang berbeda-beda.

"Kita manusia kan nggak tahu hidup orang lain ke depan bakal jadi begini, jadi begitu," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam penutupnya, ia kembali melontarkan pertanyaan yang sama. Ia menuliskan, "Terus kalau seandainya dulu kalian pernah silaturahmi kenal dengan seseorang lalu dengan baik, lalu di kemudian hari orang yang dulu kamu kenal itu ternyata sekarang sesat atau ternyata dukun cab*l, lalu apakah kamu juga jadi pengikut aliran cab*l?."

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Sadis di Bantul, Pemicu Utama Kemarahan Tersangka Terungkap

Polisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Sadis di Bantul, Pemicu Utama Kemarahan Tersangka Terungkap

Polres Bantul menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan tragis yang menimpa KYR (36), warga Dusun Kaliurang, Argomulyo, Sedayu. 
PTPN I Regional 5 Surabaya Gelontorkan Rp30,43 Miliar untuk UMKM dan Peternak

PTPN I Regional 5 Surabaya Gelontorkan Rp30,43 Miliar untuk UMKM dan Peternak

PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) Regional 5 terus memperkuat kontribusi sosial melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), non-TJSL, serta dukungan pemberian pinjaman lunak modal kerja bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kepada para pelaku usaha dan peternak.
DPR Soroti Risiko PMI di Wilayah Konflik: Penempatan Harus Bisa Ditunda

DPR Soroti Risiko PMI di Wilayah Konflik: Penempatan Harus Bisa Ditunda

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Putih Sari menyoroti keberadaan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di wilayah konflik. Ia minta pemerintah pastikan keselamatan mereka
Hujan Deras Sejak Kamis, Luapan Kali Belik Rendam Rumah Warga di Gondokusuman Yogyakarta

Hujan Deras Sejak Kamis, Luapan Kali Belik Rendam Rumah Warga di Gondokusuman Yogyakarta

Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Yogyakarta sejak Kamis (9/4/2026) sore hingga Jumat (10/4/2026) dini hari menyebabkan aliran air Kali Belik di wilayah Klitren, Gondokusuman meluap dan merendam permukiman warga setempat. Dua rumah dilaporkan terdampak. 
Mauricio Souza Minta Para Pemain Jaga Emosi Demi Tak Rugikan Persija Jakarta saat Hadapi Persebaya Surabaya

Mauricio Souza Minta Para Pemain Jaga Emosi Demi Tak Rugikan Persija Jakarta saat Hadapi Persebaya Surabaya

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, memberikan khusus kepada para pemain Macan Kemayoran.
Hasil Kejuaraan Asia 2026: Fajar/Fikri Melesat ke Semifinal Usai Sikat Ganda Taiwan

Hasil Kejuaraan Asia 2026: Fajar/Fikri Melesat ke Semifinal Usai Sikat Ganda Taiwan

Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri melesat ke semifinal Kejuaraan Asia 2026

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT