Komnas Perlindungan Anak Akan Panggil Orangtua Farel Prayoga
- Kolase tvOnenews.com / Instagram @farelprayoga.real / TikTok @fareluniverse
tvOnenews.com - Komnas Perlindungan Anak menanggapi soal permasalahan keluarga yang dihadapi oleh penyanyi cilik Farel Prayoga.
Agustinus Sirait, SE, ketua komnas Perlindungan Anak, melalui YouTube Reyben Entertainment, Senin (5/1/2026), mengungkapkan akan Komnas PA berkomitmen untuk menjadi garda terdepan untuk melindungi anak.
"Tugas kita sebagai lembaga perlindungan anak memastikan bahwa siapapun anaknya jika diperlukan perlindungan, tentu kita Komnnas Perlindungan Anak berada di garda yang terdepan untuk melindungi anak sesuai fungsi kita," ucapnya.
- tangkapan layar YouTube Reyben Entertainment
Menanggapi permasalah keluarga Farel, Agustinus menyebut akan memanggil orangtua penyanyi cilik tersebut untuk dimintai keterangan.
"Kami akan coba untuk memanggil orangtuanya, baik ayah atau ibunya untuk bisa kami mintakan klarifikasinya tentang berita-berita ini tentunya seperti itu," ucapnya.
Jawaban Komnas Anak soal Adanya Dugaan Farel Prayoga Dieksploitasi
Agustinus menjelaskan, sesuatu bisa dikatakan sebagai eksploitasi jika ada 10 hak anak yang direnggut.
Pelakunya pun bisa siapa saja, tidak terbatas pada orangtua. Salah satu bentuknya yaitu eksploitasi ekonomi.
"Poin pertama adalah, ketika si Farel tidak diberitahu, misalnya oleh orangtuanya berapa jumlah uangnya (penghasilannya)," ujar Agustinus.
"Ya, itu merupakan suatu apa? Langkah awal eksploitasi," imbuhnya.
Mengingat Farel merupakan penyanyi, Agustinus mengatakan, Farel harus diberi tahu ke mana uang tersebut digunakan.
- dok ist
"Siapa yang menggunakan (uangnya)? itu hak anak harus mengetahui itu. Apalagi ini adalah kerja kerasnya dia seperti itu. Bukan serta-merta ,mentang-mentang orangtua kandung, kemudian bebas menggunakan uang itu," papar Agustinus.
Terkait hal tersebut, Agustinus menyebut bahwa orangtua hanya punya hak untuk mengasuh atau mewakili, tidak untuk menguasai pendapatan yang diterima anak.
"Hanya berhak untuk mewakili ya. Apa, mewalikan sampai anak itu berumur sebelum 18 tahun.Â
Jadi tugas orangtua sebenarnya hanya untuk menjaga sementara," pungkasnya.
(nka)
Load more