Awal Mula Perseteruan Dokter Richard Lee dan Doktif, Berawal dari Konten Ulasan Berujung Tersangka
- YouTube/RoryAsyari/dr.RichardLee
- Youtube Denny Sumargo
Namun karena ancaman hukumannya berada di bawah lima tahun, ia tidak ditahan, melainkan dikenakan wajib lapor.
Polisi sempat berupaya melakukan mediasi dengan menghadirkan kedua belah pihak di Polres Metro Jakarta Selatan.
"Pemanggilan mediasi sudah kami lakukan. Kami menunggu kehadiran kedua pihak, namun sempat ditunda hingga 6 Januari 2026,” kata Kompol Dwi.
Sayangnya, upaya damai tersebut belum membuahkan hasil karena kedua belah pihak tetap bersikukuh melanjutkan perkara ke jalur hukum.
Konflik panjang antara dua dokter ini bermula dari konten ulasan Dokter Detektif di media sosial, yang dikenal aktif mengulas berbagai produk skincare dan treatment kecantikan.
Dalam salah satu unggahannya, Doktif menuding bahwa beberapa produk milik Richard Lee melakukan overclaim dan berpotensi menyesatkan konsumen.
Richard Lee merasa tudingan tersebut merugikan reputasinya, sehingga melaporkan Doktif atas dugaan pencemaran nama baik.
Tak tinggal diam, Doktif pun membalas dengan laporan balik, menuduh Richard Lee telah melakukan penyebaran informasi bohong dan pelanggaran perlindungan konsumen.
Konflik semakin memanas setelah seorang mantan karyawan Richard Lee memberikan kesaksian kepada Doktif terkait dugaan pelanggaran prosedur produksi skincare.
Meski sempat muncul wacana perdamaian, kedua belah pihak akhirnya menutup peluang untuk berdamai dan menyerahkan prosesnya kepada aparat penegak hukum.
Hingga kini, kedua perkara ini masih berjalan secara paralel di dua institusi berbeda, dengan Richard Lee dan Doktif sama-sama berstatus tersangka, namun dengan objek perkara dan pasal hukum yang tidak sama. (adk)
Load more