News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Aksi Wanita Kenakan Seragam Pramugari, Ternyata Ini Motif di Balik Aksinya

Aksi wanita asal Palembang viral usai menyamar jadi pramugari Batik Air. Ia nekat memakai seragam asli demi meyakinkan orangtuanya bahwa sudah bekerja.
Kamis, 8 Januari 2026 - 15:03 WIB
Pramugari gadungan Batik Air yang viral di media sosial
Sumber :
  • X/ndymanoballl

Batik Air pun memutuskan tidak melanjutkan proses hukum dan memilih menyelesaikan persoalan tersebut secara damai.

“Batik Air tidak melakukan penuntutan. Namun bersangkutan membuat surat pernyataan tidak mengulangi perbuatannya, dan semua atribut Batik Air disita,” ujar Yandri menambahkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak lama setelah kasusnya ramai dibicarakan publik, Nisa membuat video klarifikasi yang beredar luas di media sosial.

Dalam video berdurasi sekitar satu menit itu, ia mengakui semua perbuatannya dan meminta maaf kepada pihak maskapai serta publik.

“Nama saya Khairun Nisa, umur 23 tahun, asal saya dari Palembang. Dengan ini saya menyatakan memang benar saya melakukan penerbangan Batik Air rute Palembang ke Jakarta ID 7058 tanggal 6 Januari 2026 menggunakan atribut pramugari. Saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada pihak Batik Air maupun Lion Group,” ujar Nisa dalam videonya.

Informasi dari pihak bandara menyebutkan, Nisa memiliki boarding pass resmi seperti penumpang biasa.

Ia membeli tiket sendiri dan tidak melakukan pelanggaran keamanan bandara. Hal inilah yang membuatnya bisa lolos hingga naik ke pesawat tanpa menimbulkan kecurigaan sejak awal.

Namun, saat berada di dalam pesawat, gerak-geriknya yang kaku membuat awak kabin asli merasa janggal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketika ditanya mengenai prosedur keselamatan penerbangan, Nisa tampak bingung dan menjawab dengan cara yang tidak sesuai standar pramugari. Dari situlah akhirnya identitas aslinya terungkap.

Dalam pemeriksaan lebih lanjut, pihak berwenang memastikan bahwa motif Nisa bukan untuk mencari keuntungan materi atau menipu penumpang lain, melainkan murni karena rasa malu dan tekanan sosial. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prediksi Line Up Persib Bandung Kontra Persija, Ketum Viking Ungkap Pemain yang Berpotensi Jadi Starter

Prediksi Line Up Persib Bandung Kontra Persija, Ketum Viking Ungkap Pemain yang Berpotensi Jadi Starter

Ketum Viking Tobias Ginanjar memprediksi sejumlah pemain yang akan mengisi starting XI Persib Bandung saat menghadapi Persija Jakarta. Namun, komposisi lini.
Viral! Penumpang Emosi Gegara Gagal Terbang di Bandara Soetta saat Erupsi Anak Krakatau

Viral! Penumpang Emosi Gegara Gagal Terbang di Bandara Soetta saat Erupsi Anak Krakatau

Kasi Humas Polresta Bandara Soetta, Ipda Ade Mona Prihatna membenarkan video viral pria berbaju polo shirt emosi akibat pesawatnya batal terbang saat erupsi.
Jelang El Clasico, Igor Tolic Ungkap Kondisi Persib Jelang Hadapi Persija di SUGBK

Jelang El Clasico, Igor Tolic Ungkap Kondisi Persib Jelang Hadapi Persija di SUGBK

Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic, mengungkapkan kondisi terkini skuadnya jelang menghadapi Persija Jakarta di SUGBK pada pekan kedua Super League 2026-2027.
Bursa Transfer AC Milan: Nasib Christian Pulisic Bergantung pada Ruben Amorim, Bukan Gerry Cardinale

Bursa Transfer AC Milan: Nasib Christian Pulisic Bergantung pada Ruben Amorim, Bukan Gerry Cardinale

Masa depan Christian Pulisic di AC Milan mulai menjadi sorotan. Keputusan Ruben Amorim disebut lebih menentukan daripada keinginan Gerry Cardinale.
Kecam Aksi KKB, KemenHAM Desak Pelaku Diusut dan Dihukum

Kecam Aksi KKB, KemenHAM Desak Pelaku Diusut dan Dihukum

Baru-baru ini muncul kabar adanya 3 ASN menjadi korban kekejaman KKB di Papua. Mereka adalah pegawai atau staf dari Dinas Pertanian yang sedang membawa bantuan
3 ASN Tewas, Komisi I DPR Desak Pemerintah Susun Roadmap Berantas KKB

3 ASN Tewas, Komisi I DPR Desak Pemerintah Susun Roadmap Berantas KKB

Dia menilai, aksi kekerasan tersebut merupakan tragedi kemanusiaan yang tidak boleh dibiarkan terus berulang. 

Trending

Polsek Bantan dan Satresnarkoba Bengkalis Amankan 65 Bungkus Diduga Sabu, Tiga Tersangka Ditangkap

Polsek Bantan dan Satresnarkoba Bengkalis Amankan 65 Bungkus Diduga Sabu, Tiga Tersangka Ditangkap

Kolaborasi Polsek Bantan bersama Satresnarkoba Polres Bengkalis dalam memberantas peredaran narkotika membuahkan hasil. Sebanyak 65 bungkus yang diduga narkotika jenis sabu berhasil diamankan dalam operasi di wilayah hukum Polsek Bantan, Rabu(9/9/2026).
Unggahan Terbaru Fajar Sahrudin Muncul di Hari Ulang Tahun, Netizen Tinggalkan Pesan Haru Untuknya

Unggahan Terbaru Fajar Sahrudin Muncul di Hari Ulang Tahun, Netizen Tinggalkan Pesan Haru Untuknya

Tepat pada Kamis, 10 September 2026 seharusnya menjadi hari ulang tahun Fajar Sahrudin yang ke-31 tahun. Unggahan terbaru FS muncul dan mengundang perhatian
AS Desak Sekutu NATO Bubarkan Mahkamah Pidana Internasional

AS Desak Sekutu NATO Bubarkan Mahkamah Pidana Internasional

Upaya diplomatik untuk mendesak sekutu-sekutu NATO agar membantu membubarkan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) dan menarik diri dari Statuta Roma yang menjadi dasar pendiriannya, sedang dilakukan oleh Amerika Serikat.
Doan Van Hau Bikin Ulah Lagi, Penghancur Karier Gelandang Timnas Indonesia Buat Pelanggaran Keras dan Rugikan Vietnam Jelang FIFA ASEAN Cup

Doan Van Hau Bikin Ulah Lagi, Penghancur Karier Gelandang Timnas Indonesia Buat Pelanggaran Keras dan Rugikan Vietnam Jelang FIFA ASEAN Cup

Doan Van Hau kembali menjadi sorotan setelah melakukan pelanggaran keras di V.League 26/27. Bek Vietnam itu menerima kartu merah usai bikin lawan cedera parah.
Polisi Kejar 4 Pelaku Pembacokan Pria di Koja, Korban Luka di Tangan dan Pinggang

Polisi Kejar 4 Pelaku Pembacokan Pria di Koja, Korban Luka di Tangan dan Pinggang

Kapolsek Koja Kompol Andry Suharto mengatakan penyidik masih mengusut kasus tersebut dan melakukan pencarian terhadap keempat pelaku.
Seorang Peneliti Anthropic Mundur Karena Khawatir AI Dapat Musnahkan Umat Manusia

Seorang Peneliti Anthropic Mundur Karena Khawatir AI Dapat Musnahkan Umat Manusia

Seorang peneliti asal Inggris mengundurkan diri dari perusahaan pengembang kecerdasan buatan (AI) asal AS, Anthropic.
Soal Jasad Fajar Sahrudin di GBK, Pengelola: Kita Kumpulkan Bukti Termasuk CCTV

Soal Jasad Fajar Sahrudin di GBK, Pengelola: Kita Kumpulkan Bukti Termasuk CCTV

Kematian Fajar Sahrudin di area Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, masih menjadi perhatian. Pengelola GBK kini mengumpulkan bukti dan rekaman CCTV.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT