News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Meski Kasus Berjalan, Doktif Klaim Produk White Tomato Klinik Richard Lee Masih Dijual Bebas

Meski Richard Lee sudah jadi tersangka, Dokter Detektif (Doktif) mengklaim produk White Tomato milik kliniknya masih beredar bebas di pasaran.
Kamis, 8 Januari 2026 - 18:09 WIB
Doktif alias Samira Farahnaz
Sumber :
  • YouTube/tasyafarasya

tvOnenews.com - Kasus hukum yang menjerat dokter Richard Lee terus menjadi sorotan publik.

Setelah resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya, kini muncul pernyataan baru dari Samira Farahnaz atau yang dikenal dengan sebutan Dokter Detektif (Doktif).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengungkap bahwa produk kecantikan White Tomato milik klinik Richard Lee masih beredar dan dijual bebas di pasaran, meskipun sang pemilik sudah berstatus tersangka.

Doktif menyampaikan hal ini dalam wawancara yang diunggah di kanal YouTube Intens Investigasi.

Ia menegaskan bahwa sejak awal, dirinya konsisten memperjuangkan hak-hak pasien yang dirugikan oleh dugaan produk tidak sesuai label di klinik milik Richard Lee.

“Dulu di awal, Doktif ingat melalui dokter Oki. Dia (Richard Lee) ingin berkomunikasi dengan Doktif untuk damai. Tapi dari awal Doktif sudah bilang selalu konsisten, kembalikan uang tomat busuk, DNA salmon, dan stem cell itu. Kembalikan uang pasien-pasien yang sudah melakukan treatment stem cell di klinik kamu,” ujar Doktif.

Lebih lanjut, Doktif mengaku baru saja membeli produk White Tomato dari klinik milik Richard Lee pada hari yang sama dengan wawancara berlangsung.

Kolase Doktif dan Richard Lee
Kolase Doktif dan Richard Lee
Sumber :
  • YouTube/RoryAsyari/dr.RichardLee

Hal itu dilakukan untuk membuktikan bahwa produk yang ia laporkan masih aktif dijual ke masyarakat.

“Untuk White Tomato masih beredar. Makanya Doktif bilang, seharusnya penahanan itu sudah bisa dilakukan oleh PMJ,” ungkapnya.

Menurutnya, fakta bahwa produk tersebut masih dijual menunjukkan adanya pengulangan perbuatan, yang bisa menjadi dasar bagi pihak kepolisian untuk melakukan penahanan terhadap tersangka.

“Sampai detik ini, saudara DRL melakukan hal yang sama, mengulangi hal yang sama. Dan itu adalah salah satu syarat dilakukan penahanan. Apakah perlu Doktif unboxing di sini, membuka yang namanya White Tomato yang Doktif beli tadi pagi?” tambahnya dengan nada geram.

Doktif juga menyampaikan bahwa produk White Tomato yang ia beli sudah diserahkan kepada penyidik sebagai barang bukti dalam perkara yang sedang ditangani Polda Metro Jaya.

Ia menegaskan bahwa dugaan korban dari produk tersebut tidak hanya berasal dari Indonesia, tetapi juga dari luar negeri.

“Bahkan mungkin yang korban-korbannya ada di Thailand, ada juga dari Malaysia. Itu korbannya sudah menyebar di seluruh dunia, korban dari White Tomato,” jelasnya.

Atas temuan ini, Doktif kembali mendesak pihak kepolisian agar segera menahan Richard Lee setelah pemeriksaan lanjutan.

Ia mengaku telah menunggu lebih dari satu tahun agar proses hukum ini menemukan kejelasan.

“Doktif sudah menunggu selama hampir satu tahun. Harapannya, setelah ini penahanan bisa segera dilakukan,” ujarnya.

Selain itu, Doktif juga menyinggung soal lamanya proses penetapan tersangka terhadap Richard Lee. Ia menilai bahwa selama ini sang dokter kecantikan seolah kebal hukum.

“Dan apresiasi kepada Bapak Asep (Kapolda Metro Jaya) kalau bisa menahan seorang DRL, wah prestasi luar biasa. Karena orang ini dikenal sebagai kebal hukum,” tutur Doktif.

Sebagai informasi, Richard Lee ditetapkan sebagai tersangka pada 15 Desember 2025 dalam kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang dilaporkan oleh Doktif melalui kuasa hukumnya. Laporan tersebut teregister dengan nomor LP/B/7317/XII/2024/SPKT Polda Metro Jaya.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Reonald, membenarkan bahwa perkara tersebut sudah masuk ke tahap penyidikan.

“Kami sampaikan perkara tersebut sudah dalam penyidikan, dan penetapan tersangka dilakukan pada 15 Desember 2025 terhadap saudara RL,” kata Reonald.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, kasus antara kedua dokter ini memang berjalan dua arah. Sebelum penetapan tersangka terhadap Richard Lee, Samira atau Doktif lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan oleh Richard Lee ke Polres Jakarta Selatan pada 12 Desember 2025.

Meski demikian, Doktif mengaku tidak gentar menghadapi proses hukum tersebut dan menegaskan bahwa laporannya terhadap Richard Lee didasarkan pada bukti nyata, bukan sekadar tuduhan. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ceritakan Pengalaman Pribadi, Gubernur Sherly Tjoanda Imbau Ibu-ibu Bisa Menempatkan Diri dalam Mengasuh Anak

Ceritakan Pengalaman Pribadi, Gubernur Sherly Tjoanda Imbau Ibu-ibu Bisa Menempatkan Diri dalam Mengasuh Anak

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda membagikan satu tips parenting atau pola asuh anak berdasarkan pengalamannya.
Berita Foto: Pelan-pelan Bangkit dari Trauma, Aktivitas Penumpang di Stasiun Bekasi Timur Mulai Normal

Berita Foto: Pelan-pelan Bangkit dari Trauma, Aktivitas Penumpang di Stasiun Bekasi Timur Mulai Normal

Peron yang sempat terdampak kini telah dapat dilalui kembali oleh kereta api jarak jauh maupun KRL, sehingga operasional perjalanan berangsur pulih.
BGN Usul Kampus Punya SPPG Sendiri, Mahasiswa Bisa Kelola Sawah dan Ternak Demi Dukung MBG

BGN Usul Kampus Punya SPPG Sendiri, Mahasiswa Bisa Kelola Sawah dan Ternak Demi Dukung MBG

Ia menilai, keberadaan SPPG di lingkungan perguruan tinggi dapat menjadi peluang sekaligus kontribusi nyata dalam memperkuat program tersebut.
Wamendagri Wiyagus Apresiasi Peran Strategis Damkar, Satpol PP, dan Linmas Jaga Stabilitas Daerah

Wamendagri Wiyagus Apresiasi Peran Strategis Damkar, Satpol PP, dan Linmas Jaga Stabilitas Daerah

Wamendagri Akhmad Wiyagus menegaskan pentingnya peran strategis Damkar dan Penyelamatan, Satpol PP, serta Satlinmas dalam menjaga ketenteraman dan perlindungan masyarakat.
Jalan Diponegoro Bandung Ditutup Total hingga 7 Agustus 2026, Dedi Mulyadi Tegaskan Plang Pengumuman Tak Berizin

Jalan Diponegoro Bandung Ditutup Total hingga 7 Agustus 2026, Dedi Mulyadi Tegaskan Plang Pengumuman Tak Berizin

Dedi Mulyadi tegaskan plang pengumuman penutupan Jalan Diponegoro Bandung yang terpasang di kawasan sekitarnya, tidak memiliki izin resmi dari Pemprov Jabar.
Prestasi Gemilang Tim Panjat Tebing Indonesia di Asian Beach Games 2026 Jadi Bekal ke World Cup

Prestasi Gemilang Tim Panjat Tebing Indonesia di Asian Beach Games 2026 Jadi Bekal ke World Cup

Prestasi gemilang tim panjat tebing Indonesia di Asian Beach Games 2026 jadi bekal untuk menghadapi ajang bergengsi World Cup Climbing Series 2026.

Trending

Tolak Bela Timnas Indonesia, Winger Berdarah Surabaya Rp86 Miliar Kini Jadi Rebutan Ajax dan Klub Elite Inggris

Tolak Bela Timnas Indonesia, Winger Berdarah Surabaya Rp86 Miliar Kini Jadi Rebutan Ajax dan Klub Elite Inggris

Nama Million Manhoef kembali mencuri perhatian. Winger yang pernah tolak bela Timnas Indonesia itu kini jadi buruan klub Eropa, termasuk raksasa Belanda, Ajax.
Jalan Diponegoro Bandung Ditutup? Dedi Mulyadi Tak Habir Pikir Pemasangan Spanduk Penutupan Tanpa Izin Gubernur

Jalan Diponegoro Bandung Ditutup? Dedi Mulyadi Tak Habir Pikir Pemasangan Spanduk Penutupan Tanpa Izin Gubernur

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) tidak memperintahkan pemasangan spanduk penutupan Jalan Diponegoro, Kota Bandung pada 30 April hingga 7 Agustus 2026.
Dua Musim Bersinar Bersama Red Sparks, Megawati Hangestri Siap Kembali Jadi Ancaman di Liga Voli Korea?

Dua Musim Bersinar Bersama Red Sparks, Megawati Hangestri Siap Kembali Jadi Ancaman di Liga Voli Korea?

Lebih dari sekadar pulih, keputusan Megawati Hangestri kembali ke liga voli Korea juga didorong oleh ambisi yang belum tuntas. Dua musim bersama Red Sparks
Rizky Ridho Siap Tinggalkan Persija? Sinyal Kuat Abroad Pemain Timnas Indonesia

Rizky Ridho Siap Tinggalkan Persija? Sinyal Kuat Abroad Pemain Timnas Indonesia

Jika benar hengkang dari Persija Jakarta, ada beberapa opsi menarik yang bisa dipilih Rizky Ridho untuk abroad. Salah satunya adalah FCV Dender di Liga Belgia
Tak Tanggung-tanggung Jamin Keselamatan Publik, KDM Desak Polisi Tindak Ormas Penguasa Pintu Kereta Api

Tak Tanggung-tanggung Jamin Keselamatan Publik, KDM Desak Polisi Tindak Ormas Penguasa Pintu Kereta Api

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM, secara tegas mendesak polisi untuk tindak tegas dan menertibkan organisasi kemasyarakatan (ormas) yang
Viral, Detik-detik Pemuka Agama Diduga Cabuli 50 Siswi di Pati, Kuasa Hukum Korban: Ada yang SMP

Viral, Detik-detik Pemuka Agama Diduga Cabuli 50 Siswi di Pati, Kuasa Hukum Korban: Ada yang SMP

Mencuat kabar terkait detik-detik pemuka gama di Pati, Jateng diduga cabuli 50 siswi. Kabar itu viral di media sosial, hingga menyedot perhatian dan komentar
Pratama Arhan Raih Gelar Sajana dari Udinus Semarang, Singgung Perjuangan Almarhum Sang Ayah Saat Wisuda

Pratama Arhan Raih Gelar Sajana dari Udinus Semarang, Singgung Perjuangan Almarhum Sang Ayah Saat Wisuda

Bintang sepak bola Timnas Indonesia Pratama Arhan resmi menyandang gelar Sarjana Manajemen (SM) dan diwisuda bersama 401 wisudawan lainnya dari Udinus Semarang.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT