News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Senin, 12 Januari 2026 - 00:39 WIB
Sosok Al Ressa Rizky Rossano (kiri), Dino Rossano Hansa (tengah), dan Denada Tambunan (kanan)
Sumber :
  • Kolase tvOne/Happy Oktavia, Istimewa, Instagram/@denadaindonesia

Jakarta, tvOnenews.com - Nama Dino Rossano Hansa mencuri perhatian publik. Namanya mencuat dalam pusaran isu penyanyi Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan diduga menelantarkan anak kandung.

Pasalnya, Al Ressa Rizky Rossano, pemuda Banyuwangi tetiba muncul menggugat Denada Tambunan sebesar Rp7 miliar ke Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi. Gugatan tersebut masuk dengan nomor perkara 288.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ressa Rizky Rossano yang didampingi kuasa hukumnya menceritakan kisah pilunya. Ia mengaku sebagai anak kandung diduga telah ditelantarkan Denada selama 24 tahun.

Setelah itu, nama Dino Rossano Hansa ikut terlibat dalam isu Denada atas dugaan penelantaran anak. Hal ini langsung diungkap oleh kuasa hukum Ressa, Moh Firdaus Yulianto.

Profil Dino Rossano Hansa Adik Kandung Ibu Denada

Dino Rossano Hansa, adik kandung ibu Denada Tambunan, almarhumah Emilia Contessa
Dino Rossano Hansa, adik kandung ibu Denada Tambunan, almarhumah Emilia Contessa
Sumber :
  • Kolase Istimewa & Instagram/@@senator_emiliacontessa

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa yang dirangkum dari Intens Investigasi, Cumicumi, KPU, dan berbagai sumber.

Moh Firdaus Yulianto mengungkapkan bahwa, Dino Rossano Hansa merupakan sosok adik kandung mendiang ibu Denada Tambunan, almarhumah Emilia Contessa.

"Jadi, sudah saya buka aja sekalian juga, beliau namanya Dino Rossano Hansa, kebetulan adinda kandung dari almarhumah Emilia Contessa," ungkap Firdaus dikutip tvOnenews.com, Minggu (11/1/2026).

Dalam hal ini, Dino Rossano Hansa merupakan paman dari Denada. Sementara, Denada adalah sosok keponakan Dino.

Adapun latar belakangnya masih belum diketahui oleh publik. Akan tetapi, sosok Dino Rossano Hansa pernah muncul ke ruang publik.

Nama Dino Rossano Hansa muncul sebagai salah satu calon legislatif (caleg) di Banyuwangi, Jawa Timur. Ia menjadi caleg tingkat DPRD-II dalam periode Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 di Banyuwangi pada 17 April 2019.

Dino sempat bertarung sebagai caleg di daerah pemilihan (Dapil) Banyuwangi I. Menurut informasi dari laman resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU), ia menjadi Caleg Nomor Urut 5 dari Partai Gerindra.

Sementara, dari laporan KPU, Dino Rossano Hansa merupakan sosok paman Denada lahir di Banyuwangi, Jawa Timur pada 25 Desember 1962. Sosoknya merupakan lulusan yang memiliki profesi sebagai swasta.

Di rekam jejak politiknya, Dino Rossano Hansa pernah menjadi pemimpin di kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura. Catatan tersebut merupakan versi dari Munaslub.

Dino Rossano Hansa juga pernah tercatat menjadi salah satu ahli waris. Kala itu, ia mengizinkan pengembangan Kamus Daring Bahasa Using di Banyuwangi, Jawa Timur.

Berdasarkan penjelasan Firdaus kepada awak media, sosok Dino telah mengasuh Al Ressa sedari bayi. Kala itu, Denada diduga melahirkan sosok Ressa di Jakarta.

Ressa yang masih bayi langsung dibawa dari Jakarta menuju Banyuwangi, Jawa Timur. Dino bersama istrinya menerima kehadiran pemuda berusia 24 tahun itu.

Adik kandung mendiang Emilia Contessa itu pun mengasuh sosok Ressa. Sebab, Denada dinilai telah menitipkan hingga lepas tangan terhadap anak kandungnya sejak baru lahir.

Sementara, status Firdaus tidak hanya sebagai kuasa hukum Ressa. Ia mengaku sebagai anak menantu dari keluarga Dino Rossano Hansa.

"Saya pribadi sebetulnya juga masih kerabat dari paman dan bibinya (Denada), yaitu anak menantunya yang notabene-nya, saya juga kapasitasnya sebagai pengacara," tuturnya.

Firdaus menjelaskan, sejak Ressa dititipkan ke pamannya, keluarga Dino sama sekali tidak menuntut gugatan. Walau hidup di tengah keterbatasan ekonomi, Dino dan istrinya masih mengasuh anak biologis Denada.

Puncaknya setelah almarhumah Emilia Contessa wafat pada awal 2025. Kehidupan keluarga Dino mulai diambang kesulitan, terutama dari segi perekonomiannya.

Ressa mulai meresahkan kondisi hidupnya di tengah keterbatasan ekonomi. Pemuda asal Banyuwangi itu pun mencari tahu bahwa Dino dan istrinya bukanlah orang tua kandung sebenarnya.

Setelah menginjak usia 24 tahun, Ressa meyakini Denada adalah ibu kandungnya. Kecemburuan hingga sakit hatinya mulai menggema ketika dirinya diperlakukan tidak adil.

"Makanya ketika dia sempat melihat beberapa pemberitaan terkait perjuangannya Denada itu sebagai seorang ibu yang memperjuangkan penyakit (anak kandungnya sekaligus adik Ressa Rizky Rossano), Shakira, ya wajar kalau semuanya anak itu akhirnya menjadi sedih dan bertanya-tanya kenapa kok dia tidak mendapatkan perlakuan dan hak yang sama," beber Firdaus.

Alasan Utama Ressa Rizky Rossano Gugat Denada Tambunan

Ressa Rizky Rosanno (24), diduga anak biologis penyanyi Denada mengajukan gugatan ke PN Banyuwangi, Kamis (08/01) sore.
Ressa Rizky Rosanno (24), diduga anak biologis penyanyi Denada mengajukan gugatan ke PN Banyuwangi, Kamis (08/01) sore.
Sumber :
  • tvOne - Happy Oktavia

Firdaus mewakili Ressa memasukkan gugatan di PN Banyuwangi. Ia menjelaskan, ada alasan utama Ressa menggugat Denada, selain motif dugaan penelantaran anak kandung.

Keluarga Dino saat ini berada di tengah keterpurukan ekonomi. Bahkan istri Dino Rossano Hansa jatuh sakit akibat adanya serangan hingga tekanan langsung dari Denada selama 24 tahun.

"Adanya penekanan secara psikis kepada ibu saya yang selama 24 tahun, memberikan bantuan untuk mengasuh anak itu yang sepeser pun tidak pernah sama sekali menerima uang jasa dari Denada, meskipun beliau sebetulnya enggak pernah minta," terangnya.

Akibat ada penekanan secara psikis dari Denada kepada istri Dino Rossano Hansa, Firdaus tidak tinggal diam. Ia melayangkan gugatan terhadap Denada ke PN Banyuwangi sejak 26 November 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Karena pada waktu itu saya lihat secara psikis dan mental dari ibu saya itu sudah betul-betul sudah hampir pingsan, sampai jatuh sakit gara-gara peristiwa yang melatar belakangi saya mengajukan gugatan sampai sekarang," tukasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT