Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky
- Instagram @denadaindonesia
![]()
Moch Iqbal, Kuasa Hukum Denada. (Sumber: YouTube Cumicumi)
Mach Iqbal juga membantah tudingan penelantaran yang dialamatkan kepada Denada. Ia menegaskan hubungan Denada dengan pihak keluarga selama ini berjalan baik.
“Hubungannya selama ini baik-baik bahkan sering transfer kok, ngasih mobil juga kok. Tiba-tiba mamanya Denada. Mbak Denada ini meninggal. Bu Emilia itu almarhum, tiba-tiba ini mencuat. Mbak Denada juga ya kaget ada apa kan begitu,” tuturnya.
Lebih lanjut, Mach Iqbal menyebut Denada membantah tuduhan tidak menafkahi. Bahkan, bantuan finansial selama ini justru berasal dari pihak lain.
“Terus kemarin saya kirim datanya dibaca sendiri aja mbak. Cuman mbak Denada mengelak gitu, gak ada kayak gak menafkahi apa bagaimana. Bahkan yang mentransfer itu Emil juga almarhum,” sambungnya.
Di balik gugatan Ressa Rizky, muncul fakta yang semakin melukai perasaan Denada. Mach Iqbal mengungkapkan bahwa turut penggugat dua dalam perkara tersebut tak lain adalah paman Denada sendiri. Hal inilah yang membuat Denada merasa kecewa.
Menurut Mach Iqbal, setelah kepergian ibunda Denada, Emilia Contessa, sosok paman Denada menjadi satu-satunya keluarga yang tersisa. Namun justru paman tersebut kini ikut terlibat dalam gugatan.
“Ya biasa aja. Cuman sedihnya itu kok orang yang harusnya jadi ayah Mbak Denada secara keluarga itu kok malah melakukan gugatan kayak gini apa maksudnya gitu,” ungkap Mach Iqbal.
Ia menambahkan, kekecewaan Denada semakin dalam karena pamannya selama ini dianggap sebagai figur ayah pengganti.
“Kalau masalah itu, Mbak ya, Mbak Denada sedihnya lebih ke arah gini, kan saudara-saudara mamanya itu sudah gak ada semua. Tinggal satu tok ya, Pak Dino ini yang seharusnya jadi pengganti sebagai ayahnya Mbak Denada kan. Kok malah gini. Harusnya sebagai panutan sebagai apa kok malah ada gugatan gini,” ucapnya.
Bahkan, Denada sempat mengungkapkan kesedihannya secara langsung kepada sang kuasa hukum.
“Mbak Denada sedihnya itu kemarin sempat ditelepon sama saya ini punya siapa lagi saudaranya mama kan cuman satu tok ini tinggal satu seharusnya jadi ayah untuk saya kok malah gini sedihnya itu. Kalau lainnya gak ada,” tutup Mach Iqbal.
Load more