News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Disangka, Buya Yahya Blak-blakan Bicara Tugas Prabowo sebagai Presiden RI: Tidak Gampang, Berat

Saat hadir di acara buka puasa bersama, pendakwah KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya mengakui tugas Prabowo Subianto sebagai Presiden RI tidak mudah.
Kamis, 5 Maret 2026 - 23:26 WIB
Presiden Prabowo Subianto & Buya Yahya
Sumber :
  • Kolase Setpres & Tangkapan layar YouTube Al-Bahjah TV

Jakarta, tvOnenews.com - Pengasuh LPD Al-Bahjah, KH Yahya Zainul Ma'arif biasa disapa Buya Yahya membicarakan tugas Presiden RI, Prabowo Subianto.

Buya Yahya menyampaikan hal itu saat menghadiri undangan acara digelar Presiden Prabowo Subianto. Para ulama dan tokoh masyarakat hadir untuk menikmati momen buka puasa bersama di Istana Negara, Kamis (5/3/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mulanya, Buya Yahya membicarakan Ramadhan sebagai momentum terbaik menghadirkan kebaikan dan kedamaian. Pasalnya, situasi dunia saat ini diwarnai penuh gejolak.

Menurutnya, di tengah ketegangan konflik Timur Tengah, Prabowo memiliki tugas dan tantangan berat. Ia mengajak masyarakat mendoakan karena tugas sebagai Presiden RI bukanlah hal yang mudah.

"Yang penting itu doa, karena jadi Presiden itu tidak gampang, berat," ujar Buya Yahya.

Buya Yahya Yakin Presiden Prabowo Subianto Sukses Jalani Tugasnya

Buya Yahya saat menghadiri acara Buka Puasa bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara
Buya Yahya saat menghadiri acara Buka Puasa bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara
Sumber :
  • Antara

Lebih lanjut, ulama kharismatik ini meyakini Presiden Prabowo melewati setiap langkahnya sebagai Presiden RI. Setiap keputusan besarnya menjadi harapan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Buya Yahya menambahkan, keputusan itu juga menentukan Prabowo mampu memenuhi kepentingan rakyat. Selain itu, Presiden RI tersebut juga mampu menciptakan masa depan bangsa Indonesia yang cerah.

"Kita harus banyak mendoakan pemimpin kita, bagaimana mereka bisa sukses dengan menjalankan tugasnya," jelasnya.

Ia menyampaikan alasan mengajak masyarakat mendoakan Prabowo dan para pemimpin di Indonesia. Dari amalan doa, mampu menjadi energi terbaik untuk mereka menjalani amanahnya sebaik mungkin.

Pasalnya, masyarakat Indonesia ingin mendapatkan kedamaian dan kesejahteraan. Melalui doa, para pemimpin mampu membawa Indonesia menjadi negara tenteram dan nyaman.

"Mendoakan agar beliau sukses, beliau berjaya, umat damai, rakyat juga bahagia," ucapnya.

Pesan Cinta Buya Yahya kepada Presiden Prabowo Subianto

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada momen Iftar Ramadhan, Buya Yahya tidak ingin membuang kesempatannya. Ia menyampaikan pesan cinta kepada Prabowo.

Pendakwah asal Cirebon ini menyampaikan pesan betapa pentingnya keistimewaan Ramadhan sebagai momentum terbaik untuk memperkokoh nilai kebaikan. Ia juga berharap ada penguatan kedamaian di Bulan Suci Ramadhan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dear Cewek, Pahami Aturan Dasar Sepak Bola Ini biar Makin Seru Pas Nonton Piala Dunia 2026

Dear Cewek, Pahami Aturan Dasar Sepak Bola Ini biar Makin Seru Pas Nonton Piala Dunia 2026

Kini, semakin banyak perempuan yang ikut merasakan demam dan merasa antusias untuk menonton Piala Dunia 2026. Yuk, pahami aturan-aturan berikut ini, ladies!
Soal Dugaan Penerimaan Uang Rp30 Miliar, Dedi Congor Berpeluang Diperiksa KPK Lagi

Soal Dugaan Penerimaan Uang Rp30 Miliar, Dedi Congor Berpeluang Diperiksa KPK Lagi

KPK membuka peluang memeriksa kembali mantan Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Marunda Ahmad Dedi alias Dedi Congor. 
KPK Periksa PNS Bea Cukai dalam Kasus Suap Impor Barang, Tinggal Satu Tersangka di Tahap Penyidikan

KPK Periksa PNS Bea Cukai dalam Kasus Suap Impor Barang, Tinggal Satu Tersangka di Tahap Penyidikan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa seorang saksi yakni Pegawai Negara Sipil (PNS) Bea Cukai, Akhmad Fikri Yahmani terkait kasus dugaan suap importasi barang. 
Ramalan Weton 18 Juni 2026: 5 Weton Berkalung Untung vs 5 Weton Rentan Buntung

Ramalan Weton 18 Juni 2026: 5 Weton Berkalung Untung vs 5 Weton Rentan Buntung

Berikut sepuluh weton yang diprediksi mengalami nasib baik dan buruk esok hari tanggal 18 Juni 2026.
Ramalan Finansial Weton 18 Juni 2026: 5 Weton Banjir Rezeki vs 5 Weton Rawan Boncos, yang Mana Nasib Anda Besok?

Ramalan Finansial Weton 18 Juni 2026: 5 Weton Banjir Rezeki vs 5 Weton Rawan Boncos, yang Mana Nasib Anda Besok?

Buatkan artikel dengan panjang 400 tentang ramalan 10 weton yang akan mengalami penurunan dan kenaikan dalam hal finansial pada tanggal 18 Juni 2026. Bedakan dari sebelumnya
Sambangi UAS di Riau, Mardiono Bawa Misi Kenegaraan dan Perjuangan Politik

Sambangi UAS di Riau, Mardiono Bawa Misi Kenegaraan dan Perjuangan Politik

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan sekaligus Ketua Umum PPP, Muhamad Mardiono, mengadakan pertemuan khusus dengan Ustaz Abdul Somad (UAS) di Pekanbaru, Riau, pada Rabu (17/6). 

Trending

Misteri Kematian Jance Zebua Belum Terpecahkan, Publik Kritisi Proses Penyidikan

Misteri Kematian Jance Zebua Belum Terpecahkan, Publik Kritisi Proses Penyidikan

Duka masih menyelimuti rumah keluarga Jance Zebua di Desa Hilinaa, Dusun 2, Kecamatan Alasa Talumuzoi, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara (Sumut).
BAM DPR Gelar Rapat Dengar Pendapat Umum, Bahas Permasalahan Kawasan Hutan dan Konflik Agraria

BAM DPR Gelar Rapat Dengar Pendapat Umum, Bahas Permasalahan Kawasan Hutan dan Konflik Agraria

BAM DPR RI menggelar Rapat RDPU bersama para kepala desa dan perangkat desa dari Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kemuning, Indragiri Hilir, Riau.
Komnas HAM Sebut Program MBG Langgar HAM, DPR: Pernyataan Kontradiktif

Komnas HAM Sebut Program MBG Langgar HAM, DPR: Pernyataan Kontradiktif

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso menilai pernyataan Komnas HAM soal program Makan Bergizi Gratis (MBG) terindikasi melanggar HAM adalah tidak tepat.
Luhut Klaim Perlinsos Digital dan Simbara Bisa Buat Negara Hemat Ribuan Triliun: Orang Tidak Bisa Korupsi

Luhut Klaim Perlinsos Digital dan Simbara Bisa Buat Negara Hemat Ribuan Triliun: Orang Tidak Bisa Korupsi

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Panjaitan, menyebut sistem digitalisasi pemerintah melalui Perlinsos Digital dan Simbara bisa membuat hemat ribuan triliun.
Prabowo Tahan Pertalite Tak Naik, B50 Diproyeksi Hemat Devisa Rp157 Triliun dan Serap 2,2 Juta Pekerja

Prabowo Tahan Pertalite Tak Naik, B50 Diproyeksi Hemat Devisa Rp157 Triliun dan Serap 2,2 Juta Pekerja

ESDM menyampaikan pemerintah memilih menahan harga BBM subsidi Pertalite sebagai langkah perlindungan terhadap kelompok masyarakat rentan, seraya mendorong implementasi B50.
Sempat Kabur ke Panipahan, Suami Siri Pembunuh Istri di Dumai Ditangkap Polisi

Sempat Kabur ke Panipahan, Suami Siri Pembunuh Istri di Dumai Ditangkap Polisi

Kepolisian Resor Dumai berhasil mengungkap kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang perempuan berinisial Nursafika (30), yang ditemukan tewas bersimbah darah di sebuah pondok kawasan kebun Taman Wisata Alam (TWA), Jalan Abdul Rabkhan, RT 006, Kelurahan Bukit Timah, Kecamatan Dumai Selatan, Kota Dumai.
Siapa Yakuza Maneges yang Menyegel Ponpes di Malang?

Siapa Yakuza Maneges yang Menyegel Ponpes di Malang?

Media sosial beberapa waktu lalu dihebohkan dengan kabar, adanya pondok pesantren (Ponpes) di Malang, Jawa Timur disegel organisasi bernama Yakuza Maneges
Selengkapnya

Viral