News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Serial Baru Bercinta dengan Maut Tantang Artis Keluar dari Zona Nyaman, Dinda Kirana hingga Haico Hadapi Peran Paling Berisiko

Serial Bercinta dengan Maut menantang Dinda Kirana, Haico, hingga Teuku Rassya keluar dari zona nyaman lewat peran paling berisiko.
Kamis, 15 Januari 2026 - 09:14 WIB
Serial Baru Bercinta dengan Maut Tantang Artis Keluar dari Zona Nyaman, Dinda Kirana hingga Haico Hadapi Peran Paling Berisiko
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Aktris Dinda Kirana kembali mencuri perhatian lewat serial thriller misteri terbaru berjudul Bercinta dengan Maut. Diproduksi Hitmaker Studios, serial ini menjadi proyek yang menantang para pemainnya untuk benar-benar keluar dari zona nyaman, baik secara emosional maupun teknis akting.

Bagi Dinda Kirana, Bercinta dengan Maut menjadi tonggak penting dalam perjalanan kariernya. Untuk pertama kalinya sejak terjun ke dunia seni peran, Dinda harus melakoni adegan intim yang menuntut keberanian serta kedewasaan profesional sebagai aktris. Ia beradu peran dengan Maxime Bouttier, aktor yang sudah lama dikenalnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dinda tak menampik rasa gugup yang muncul ketika pertama kali membaca naskah. Menurutnya, adegan dewasa bukan hal yang mudah, terutama bagi aktor yang selama ini dikenal lewat peran-peran aman dan ramah keluarga.

“Namanya pertama kali, pasti ada perasaan ragu dan nervous. Aku sempat bertanya ke diri sendiri, ‘Bisa nggak ya?’ karena memang belum pernah melakukan ini sebelumnya,” ujar Dinda Kirana saat konferensi pers di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (13/1/2026).

Meski demikian, Dinda menegaskan tantangan tersebut justru menjadi bagian dari proses pendewasaan kariernya. Ia merasa serial ini memberinya ruang untuk mengeksplorasi sisi karakter yang lebih kompleks dan gelap.

Profesionalisme Produksi dengan Intimacy Coordinator

Untuk memastikan seluruh proses berjalan aman dan profesional, pihak produksi menghadirkan intimacy coordinator. Langkah ini menjadi standar penting dalam produksi serial dengan adegan sensitif, sekaligus memberikan rasa aman bagi para pemain.

Dinda mengungkapkan bahwa sebelum syuting dimulai pada 17 Januari 2026, seluruh pemain telah menjalani boundary check secara detail. Setiap sentuhan dan gerakan telah dipetakan dengan jelas sesuai kebutuhan cerita.

“Ada pembagian zona, mana yang boleh dan mana yang tidak. Semua sesuai skrip dan arahan. Aku merasa lebih safe karena ada ahlinya yang mengatur,” jelas Dinda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Faktor kedekatan personal dengan Maxime Bouttier juga disebut sangat membantu. Komunikasi yang baik antarpemain membuat adegan berat dapat dijalani tanpa rasa canggung berlebihan.

Haico Van Der Veken dan Peran Ganda yang Menguras Fisik

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Heboh Khairun Nisya Diterima Jadi Pramugari Garuda Indonesia, Ini Faktanya

Heboh Khairun Nisya Diterima Jadi Pramugari Garuda Indonesia, Ini Faktanya

Sebelumnya, publik dihebohkan dengan aksi Khairun Nisya yang menyamar sebagai pramugari Batik Air.
Pengamat Sepak Bola sampai Bingung kok Banyak Pemain Bagus Tak Betah di Persib Bandung, Ada yang Cuma Setengah Musim

Pengamat Sepak Bola sampai Bingung kok Banyak Pemain Bagus Tak Betah di Persib Bandung, Ada yang Cuma Setengah Musim

Coach Riphan sebagai pengamat merasa heran dengan fenomena banyaknya pemain berkelas dunia yang tidak betah di Persib Bandung, mereka hanya bertahan sebentar.
Krisis Dokter dan Biaya Pendidikan Masih Jadi Polemik, Prabowo Diskusi Bersama Guru Besar dan Rektor

Krisis Dokter dan Biaya Pendidikan Masih Jadi Polemik, Prabowo Diskusi Bersama Guru Besar dan Rektor

Presiden RI Prabowo Subianto menggelar agenda diskusi bersama 1.200 rektor dan guru besar di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (15/1/2026).
Tim SAR Gabungan Evakuasi Korban Kecelakaan yang Terjepit dalam Mobil di Jalan Petanahan-Karanganyar Kebumen

Tim SAR Gabungan Evakuasi Korban Kecelakaan yang Terjepit dalam Mobil di Jalan Petanahan-Karanganyar Kebumen

Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi korban kecelakaan lalu lintas yang terjepit di kabin mobil di Jalan Petanahan-Karanganyar, Wungu, Karangduwur, Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Rabu (14/01/2026).
Prabowo Ajak Diskusi 1.200 Undangan Guru Besar dan Rektor di Istana, Bahas Masalah Pendidikan

Prabowo Ajak Diskusi 1.200 Undangan Guru Besar dan Rektor di Istana, Bahas Masalah Pendidikan

Setelah pekan sebelumnya fokus pada sektor pangan dan energi, kali ini Prabowo mengundang sekitar 1.200 rektor dan guru besar untuk membahas agenda strategis negara.
John Herdman: Asal-Usul Bukan Jaminan, Hanya Pemain Terbaik yang Dipilih ke Timnas Indonesia

John Herdman: Asal-Usul Bukan Jaminan, Hanya Pemain Terbaik yang Dipilih ke Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menyampaikan sikap tegas terkait kriteria pemain yang akan memperkuat skuad Garuda.

Trending

Istri Federico Barba Tiba-tiba Speak Up di Tengah Panasnya Isu Kepergian Sang Pemain dari Persib Bandung

Istri Federico Barba Tiba-tiba Speak Up di Tengah Panasnya Isu Kepergian Sang Pemain dari Persib Bandung

Di tengah panasnya isu transfer Federico Barba dari Persib Bandung ke klub liga Italia, sang istri tiba-tiba buat unggahan yang justru bikin Bobotoh geram.
Khutbah Jumat 16 Januari 2026: Isra Miraj, Meneladani Ketaatan Rasulullah SAW saat Perintah Shalat Diturunkan

Khutbah Jumat 16 Januari 2026: Isra Miraj, Meneladani Ketaatan Rasulullah SAW saat Perintah Shalat Diturunkan

Berikut tema teks khutbah Jumat singkat terbaru untuk shalat Jumat, dengan judul "Isra Miraj, Meneladani Ketaatan Rasulullah SAW saat Perintah Shalat Diturunkan".
3 Bek Kelas Dunia yang Bisa Didatangkan Persib Jika Barba Out, Nomor 1 Sergio Ramos

3 Bek Kelas Dunia yang Bisa Didatangkan Persib Jika Barba Out, Nomor 1 Sergio Ramos

Persib Bandung harus mulai memikirkan langkah strategis untuk mengantisipasi kepergian Federico Barba. Salah satu opsi yang bisa diambil adalah merekrut pemain kelas dunia di sektor pertahanan.
Syafiq Ali Pendaki Gunung Slamet Diduga Hipotermia, Barang-Barang Berceceran di Sekitar Lokasi Penemuan Mulai dari Sepatu hingga Dompet

Syafiq Ali Pendaki Gunung Slamet Diduga Hipotermia, Barang-Barang Berceceran di Sekitar Lokasi Penemuan Mulai dari Sepatu hingga Dompet

Syafiq Ali pendaki Gunung Slamet yang hilang sejak Senin (29/12/2025) lalu ditemukan tewas pada Rabu (14/1/2026) sekitar pukul 10.22 WIB. Dia diduga mengalami hipotermia. 
Bobotoh Kena PHP Penyerang Kroasia, Rumor Transfer Marko Dugandzic ke Persib Bandung Kini Berubah Arah

Bobotoh Kena PHP Penyerang Kroasia, Rumor Transfer Marko Dugandzic ke Persib Bandung Kini Berubah Arah

Menjelang dibukanya bursa transfer, Persib kembali menjadi pusat perhatian. Kali ini, sorotan tertuju pada sosok penyerang asal Kroasia, Marko Dugandzic.
Upaya Pencarian Syafiq Ali Pendaki Gunung Slamet: Lewat Tim SAR dan Relawan, Sholawatan di Basecamp hingga Anak Indigo Ikut Bantu

Upaya Pencarian Syafiq Ali Pendaki Gunung Slamet: Lewat Tim SAR dan Relawan, Sholawatan di Basecamp hingga Anak Indigo Ikut Bantu

Upaya pencarian Syafiq Ali pendaki Gunung Slamet yang dinyatakan hilang sejak Senin (29/12/2025) lalu ternyata dilakukan dengan berbagai macam cara. 
Terungkap Pesan Terakhir Syafiq Ali Sebelum Dinyatakan Hilang di Gunung Slamet, Diduga Sempat Alami Hipotermia

Terungkap Pesan Terakhir Syafiq Ali Sebelum Dinyatakan Hilang di Gunung Slamet, Diduga Sempat Alami Hipotermia

Medsos sempat dihebohkan dengan kabar hilangnya pendaki di gunung Slamet beberapa waktu lalu. Kini pendaki tersebut ditemukan dalam keadaan meninggal.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT