News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengakuan Ressa Rizky Rossano di Tengah Gugat Denada Dugaan Penelantaran Anak, Ungkap Pernah Jadi Sopir Pribadi

Di tengah proses gugatan atas dugaan penelantaran anak kandung, Al Ressa Rizky Rossano mengaku pernah bekerja sebagai sopir pribadi keluarga Denada Tambunan.
Minggu, 18 Januari 2026 - 18:23 WIB
Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan & Pemuda yang mengaku sebagai anak kandung ditelantarkan 24 tahun, Ressa Rizky Rosano
Sumber :
  • Kolase Instagram/@denadaindonesia & tvOne/Happy Oktavia

Jakarta, tvOnenews.com - Nama penyanyi Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan dan pemuda asal Banyuwangi, Al Ressa Rizky Rossano mencuri perhatian publik sejak belakangan ini.

Denada Tambunan digugat perdata sebesar Rp7 miliar oleh Ressa Rizky Rossano. Motif gugatan tersebut atas dugaan penelantaran anak kandung selama 24 tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gugatan dari Ressa Rizky terhadap Denada telah teregister di Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi sejak 28 November 2025, dengan nomor perkara 288.

Seusai sidang mediasi kedua gagal di PN Banyuwangi, Kamis (15/1/2026), Ressa Rizky mengungkap fakta terbaru. Pemuda diduga anak biologis Denada menyampaikan kini bekerja sebagai penjaga toko kelontong 24 jam di Banyuwangi, jawa Timur.

"Tidak hanya menjaga toko saja," ujar Ressa Rizky Rossano dikutip tvOnenews.com, Minggu (18/1/2026).

Bekerja setelah Lulus SMA

Ressa Rizky Rosanno (24), diduga anak biologis penyanyi Denada mengajukan gugatan ke PN Banyuwangi, Kamis (08/01) sore.
Ressa Rizky Rosanno (24), diduga anak biologis penyanyi Denada mengajukan gugatan ke PN Banyuwangi, Kamis (08/01) sore.
Sumber :
  • tvOne - Happy Oktavia

Dalam kesempatan itu, Ressa menceritakan prinsip besar ditanam dirinya. Hal ini mengingat ia telah merasakan hidup pahit selama 24 tahun karena mengalami keterbatasan ekonomi.

Ia menegaskan, bekerja sebagai prinsip utamanya. Menurutnya, hal itu adalah hal kewajiban harus dijalani olehnya dalam sehari-hari.

Rupanya Ressa tidak memiliki satu pekerjaan saja. Pemuda berusia 24 tahun itu rela menjalani sejumlah pekerjaan untuk mendapatkan penghasilan tambahan.

Ia memahami betul dengan keterbatasan ekonomi keluarga adik kandung almarhumah Emilia Contessa, Dino Rossano Hansa. Mkaa dari itu, ia sering membantu pemilik toko tempat dirinya bekerja.

Ia mengaku sering bantu majikannya untuk belaja di distributor. Tak hanya itu, ia juga berperan sebagai pembantu penyuplai barang ke berbagai toko yang berlangganan dengan bosnya.

"Jadi, sering bantu-bantu belanja setelah sejumlah barang dagangan habis. Itu saya dapat ceperan (bagi hasil)," jelasnya.

Ressa Menjadi Sopir Pribadi Keluarga Denada Tambunan

Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan & Mendiang sang ibunda, almarhumah Emilia Contessa
Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan & Mendiang sang ibunda, almarhumah Emilia Contessa
Sumber :
  • Instagram/@senator_emiliacontessa

Dengan mata sayu setelah mediasi kedua gagal, Ressa Rizky Rossano menyampaikan bahwa dirinya pernah menjadi sopir pribadi keluarga Denada. Kala itu, ia masih belum mengetahui sang penyanyi diduga adalah ibu kandungnya.

Dalam kesempatan itu, pemuda asal Banyuwangi tersebut mengatakan, pekerjaan sopir pribadi tersebut untuk keluarga almarhumah Emilia Contessa. Pasalnya, ibu Denada itu dikenal sebagai penyanyi senior era 1970-an.

Menariknya, pekerjaan sebagai sopir pribadi di tengah keberlangsungan saat mendiang Emilia sibuk kampanye. Bahkan, ia mendapat upah untuk menambah penghasilan pribadinya.

"Saya pernah menjadi sopir pribadi Bunda Emilia. Saya juga suka disuruh dengan Mama buat dapat upah," ngakunya.

Berdasarkan catatan rekam jejak kampanye dan karier politik Emilia Contessa, mendiang penyanyi legendaris itu pernah memulai kiprah politiknya sebagai calon Wakil Bupati Banyuwangi pada Pilkada 2010.

Di dunia politiknya, mendiang Emilia juga pernah menjadi anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI untuk wilayah perwakilan Jawa Timur periode 2014-2019.

Selain itu, mendiang ibu Denada juga pernah mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI lewat Partai Amanat Nasional (PAN). Hal itu terjadi saat Pemilu 2019.

Kemudian, Emilia pernah mencalonkan diri sebagai anggota DPD RI dari Jatim pada Pemilu 2024. Ia sempat mundur dari pencalonan DPD mendekati Pemilu 2024, karena memutuskan pindah sebagai caleg DPR RI dari Partai PERINDO.

Di tengah masa kampanye itu, Ressa setia menjadi sopir pribadi keluarga mendiang Emilia. Bahkan ia memperoleh upah dengan gaji sebesar Rp2.500.000 atau Rp2,5 juta per bulan.

Walau begitu, status Ressa sebagai adik sepupu Denada yang bekerja dan mendapatkan upah. Ia merasa sama sekali tidak mendapatkan nafkah dan tanggung jawab dari sang artis.

Maka dari itu, Ressa melayangkan gugatan meminta ganti rugi sebesar Rp7 miliar. Berdasarkan dari keterangan kuasa hukumnya, Moh Firdaus Yulianto, tujuan Ressa mengajukan tuntutan untuk meminta pertanggungjawaban dari Denada.

Ressa mengetahui kasus dugaan penelantaran anak kandung dialami olehnya mencuri perhatian publik. Bahkan sampai ada yang menghujat karena menuduh pemuda asal Banyuwangi itu hanya panjat sosial (pansos).

Bagi netizen, kemunculannya untuk mengambil keuntungan di tengah kesempatan. Akan tetapi, Ressa membantah dirinya mencari panggung demi mengejar popularitas agar dikenal khalayak.

"Saya tidak memerlukan itu, lagi pula saya bukan pansos, tapi ini adalah kenyataan hidup yang saya lalui," ucap dia.

Selaras dengan pernyataan sejumlah tim kuasa hukumnya, Ressa Rizky Rossano mengatakan, semua kebutuhan hidupnya ditanggung oleh keluarga Dino Rossano dan sang istri, Ratih Puspita Dewi.

Sementara, melalui virtual, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada sempat memberikan pernyataan siapa sosok yang membantu perekonomian pemuda berusia 24 tahun itu.

Ia mengatakan, sosok membantu kebutuhan hidup Ressa memang masih berasal dari keluarga Denada. Sosok dimaksud itu adalah uyutnya atau ibu kandung almarhumah Emilia Contessa, RA Susiani.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Di Jawa itu penyebutan ibu, kakek, nenek itu terkadang agak sedikit rancu, seperti saya ini menyebut ibunda dari Denada itu Bunda almarhumah Emilia Contessa. Saya menyebut kakek-neneknya istri saya yaitu buyutnya si Ressa itu ibu. Jadi, konsep yang dimaksud neneknya itu adalah buyutnya," terangnya.

(hap)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Geber Ekspor Tuna, KKP Fasilitasi Skema Tarif Nol Persen untuk Masuk ke Jepang

Geber Ekspor Tuna, KKP Fasilitasi Skema Tarif Nol Persen untuk Masuk ke Jepang

KKP menyebut tarif nol persen untuk ekspor tuna ini merupakan bagian dari hasil perubahan kesepakatan Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA).
Akses Masih Diperbaiki, BPH Migas Upayakan Cara-Cara Ini agar BBM Bisa Masuk ke Wilayah Bencana Terpencil di Aceh

Akses Masih Diperbaiki, BPH Migas Upayakan Cara-Cara Ini agar BBM Bisa Masuk ke Wilayah Bencana Terpencil di Aceh

Kepala BPH Migas Wahyudi Anas memastikan melakukan berbagai upaya distribusi agar BBM tetap menjangkau masyarakat meski akses infrastruktur masih terbatas.
Esther Aprilita Jadi Salah Satu Pramugari dalam Pesawat ATR 42-500 milik IAT, Netizen Mencari Media Sosialnya: Ayo Pulang Ter

Esther Aprilita Jadi Salah Satu Pramugari dalam Pesawat ATR 42-500 milik IAT, Netizen Mencari Media Sosialnya: Ayo Pulang Ter

Seorang pramugari bernama Esther Aprilita dikabarkan menjadi korban dalam kecelakaan pesawat ATR 42-500. Netizen kini berburu akun media sosial Esther Aprilita
Siapa Paulo Ricardo? Eks Liga Champions yang Disebut-sebut Siap Perkuat Persija Jakarta

Siapa Paulo Ricardo? Eks Liga Champions yang Disebut-sebut Siap Perkuat Persija Jakarta

Lantas, sebenarnya siapa sosok Paulo Ricardo dan bagaimana track record-nya, sebelum digadang-gadang akan memperkuat Persija Jakarta?
Siapa Farhan Gunawan? Sosok Co-Pilot Pesawat ATR 42-500 yang Kecelakaan Jatuh di Kawasan Gunung Bulusaraung

Siapa Farhan Gunawan? Sosok Co-Pilot Pesawat ATR 42-500 yang Kecelakaan Jatuh di Kawasan Gunung Bulusaraung

Berikut profil sosok Muhammad Farhan Gunawan, Co-Pilot Pesawat ATR 42-500 Indonesia Air Transport (IAT), yang kecelakaan jatuh di Gunung Bulusaraung, Pangkep.
Tambat Kapal Besar Akan Dibangun di Sungai Mahakam

Tambat Kapal Besar Akan Dibangun di Sungai Mahakam

Pemprov. Kaltim mempercepat penguatan infrastruktur transportasi air dengan menyiapkan fasilitas tambat kapal berkapasitas besar di sepanjang alur Sungai Mahaka.

Trending

Impian Terbesar Rylan Henry Pribadi Sebelum Meninggal, Sang Ayah: Dia Bahkan Membujuk Kami

Impian Terbesar Rylan Henry Pribadi Sebelum Meninggal, Sang Ayah: Dia Bahkan Membujuk Kami

Ayah Rylan Henry Pribadi, Reza Pribadi mengungkapkan imoian terbesar mendiang putranya sebelum meninggal dunia.
4 Calon Naturalisasi yang Berpotensi Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series: Berlabel Premier League hingga Eks Bintang Brasil

4 Calon Naturalisasi yang Berpotensi Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series: Berlabel Premier League hingga Eks Bintang Brasil

Timnas Indonesia berpeluang diperkuat empat pemain naturalisasi di FIFA Series 2026, termasuk pemain Premier League dan eks bintang Brasil junior.
Media Belanda Bingung usai Pemain Timnas Indonesia Miliano Jonathans Debut Bersama Excelsior

Media Belanda Bingung usai Pemain Timnas Indonesia Miliano Jonathans Debut Bersama Excelsior

Media Belanda mengindikasikan rasa bingung setelah Miliano Jonathans melakoni debutnya di Excelsior. Sang pemain Timnas Indonesia tampil pada laga kontra Telstar.
Allegri Sudah Bersuara, Minta AC Milan Serius Bajak Bintang Juventus di Bursa Transfer Januari

Allegri Sudah Bersuara, Minta AC Milan Serius Bajak Bintang Juventus di Bursa Transfer Januari

Massimiliano Allegri jadi pusat perhatian dalam dinamika bursa transfer AC Milan. Sang pelatih terlihat semakin tegas dalam menentukan arah perekrutan pemain.
Hasil Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Dipermalukan Mantan, Gresik Phonska Taklukkan Juara Bertahan Jakarta Pertamina Enduro

Hasil Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Dipermalukan Mantan, Gresik Phonska Taklukkan Juara Bertahan Jakarta Pertamina Enduro

Hasil Proliga 2026 putri, Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia berhasil mengalahkan Megawati Hangestri dan skuad Jakarta Pertamina Enduro lewat empat set.
Seolah Jadi Firasat, Rylan Henry Pribadi dan Sang Ayah Habiskan Waktu Bersama Selama 12 Hari Sebelum Meninggal

Seolah Jadi Firasat, Rylan Henry Pribadi dan Sang Ayah Habiskan Waktu Bersama Selama 12 Hari Sebelum Meninggal

Seolah sudah menjadi firasat, Rylan Henry Pribadi sempat menghabiskan momen berdua dengan sang ayah, Reza Pribadi.
Permintaan Terakhir Rylan Henry Pribadi Terungkap, Sang Ayah Beberkan di Ibadah Pemakaman

Permintaan Terakhir Rylan Henry Pribadi Terungkap, Sang Ayah Beberkan di Ibadah Pemakaman

Duka mendalam menyelimuti keluarga Henry Pribadi. Rylan Henry Pribadi dikabarkan meninggal dunia pada 7 Januari 2026 lalu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT