Series “Yang Penting Ada Cinta”: Potret Ringan Anak Muda, Antara Mimpi, Cinta, dan Realita Kost
- Antara
tvOnenews.com - Dalam beberapa tahun terakhir, web series Indonesia berkembang dari sekadar konten pelengkap menjadi medium bercerita yang semakin diperhitungkan.
Platform digital memberi ruang bagi cerita berdurasi pendek dengan tema yang lebih spesifik dan dekat dengan keseharian penonton, khususnya generasi muda.
Tren ini terlihat dari meningkatnya produksi web series bertema kehidupan urban, dunia kerja awal, percintaan sederhana, hingga dinamika pertemanan anak kost.
Sejumlah web series lokal sebelumnya menunjukkan bahwa pendekatan slice of life mampu membangun kedekatan emosional tanpa harus mengandalkan konflik besar atau visual spektakuler. Cerita yang bertumpu pada pengalaman sehari-hari justru kerap terasa lebih jujur dan relevan.
Dalam konteks ini, web series menjadi ruang eksplorasi narasi yang lebih santai, sekaligus cermin realitas sosial generasi muda di kota-kota besar.
Kehadiran web series juga sering beririsan dengan strategi komunikasi brand. Namun, keberhasilannya tetap sangat bergantung pada kekuatan cerita.
Ketika narasi terasa terlalu diarahkan, penonton cenderung kehilangan ketertarikan. Sebaliknya, cerita yang mengalir natural memungkinkan pesan apa pun hadir sebagai latar, bukan pusat perhatian.
Melansir dari ANTARA, series ini memilih jalur cerita komedi romantis dengan pendekatan slice of life. Serial ini berangkat dari kehidupan tiga penghuni rumah kost: Andre, Arif, dan Fajar, representasi anak muda yang berada di fase hidup penuh ketidakpastian, baik soal karier, mimpi pribadi, maupun hubungan asmara.
Andre digambarkan sebagai pekerja kantoran dengan ambisi sederhana, yakni melanjutkan usaha donat peninggalan ibunya. Karakter ini menjadi pusat konflik emosional ketika hubungannya dengan Renata, anak pemilik kost, berkembang secara perlahan.
Hubungan tersebut tidak dibangun melalui momen dramatis berlebihan, melainkan dari interaksi ringan yang terasa familiar. Konflik muncul saat ayah Renata justru mengarahkan putrinya pada sosok pria mapan pilihannya sendiri, sebuah situasi yang kerap ditemui dalam realitas sosial.
Fajar tampil sebagai sumber humor utama. Karakter mahasiswa abadi yang dikenal bucin dan gemar menulis puisi untuk dosennya ini sengaja dibentuk dengan gaya berlebihan.
Load more