News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

5 Fakta Mengejutkan Polemik Denada vs Ressa Rizky, Dari Isu Anak Ditawarkan hingga Riwayat Sakit Sejak Bayi

​​​​​​​Polemik Denada dan Ressa Rizky memanas. Simak 5 fakta mengejutkan soal isu anak ditawarkan, absennya Denada, dan riwayat sakit sejak bayi terungkap.
Jumat, 23 Januari 2026 - 12:21 WIB
Ressa Rizky Rossano dan Denada
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / tvOne - Happy Oktavia / Instagram @denadaindonesia

tvOnenews.com - Polemik gugatan perdata antara Denada dan Ressa Rizky Rosano hingga kini masih terus bergulir dan menyita perhatian publik. Ressa Rizky yang mengaku sebagai anak biologis Denada membawa persoalan ini ke jalur hukum. 

Proses gugatan tersebut kini telah memasuki tahap mediasi yang digelar di Pengadilan Negeri Banyuwangi, meski belum menemukan titik temu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tengah proses hukum yang berjalan, publik kembali dibuat terkejut dengan berbagai pengakuan baru dari pihak penggugat. Pernyataan tersebut datang dari Ratih Puspita Dewi, bibi Denada sekaligus pihak turut penggugat ketiga dalam perkara perdata ini. 

ressa rizky
Ibu angkat Al Ressa Rizky Rossano sekaligus bibi Denada Tambunan, Ratih Puspita Dewi (kiri). (Sumber: Kolase tangkapan layar YouTube Cumicumi & tvOne/Happy Oktavia)

Melalui video yang viral di media sosial dan diunggah ulang oleh kanal YouTube Cumicumi pada 21 Januari 2025, Ratih mengungkap sejumlah fakta yang sebelumnya jarang diketahui publik.

Berikut lima fakta mengejutkan polemik Denada vs Ressa Rizky yang kini menjadi sorotan.

1. Isu Ressa Rizky Pernah Ditawarkan untuk Diasuh Orang Lain

Salah satu pengakuan paling mengejutkan yang diungkap Ratih adalah soal masa lalu Ressa Rizky. Ia menyebut bahwa sekitar 24 tahun lalu, Ressa sempat akan diberikan kepada beberapa orang untuk diasuh. 

Namun pada akhirnya, Ratih dan sang suami memutuskan untuk merawat Ressa secara penuh dan membesarkannya seperti anak kandung sendiri.

Ratih mengaku keputusan tersebut diambil karena rasa iba yang mendalam dan ikatan emosional yang sudah terlanjur tumbuh. 

Ia mengungkapkan bahwa dirinya merasa kasihan melihat kondisi Ressa kala itu dan memilih untuk mengambil tanggung jawab penuh atas pengasuhan sang anak.

“Ya, karena saya merasa kasihan anak ini, sudah jatuh hati sendiri. Saya kasihan, tapi mbok ya ada telepon kayak, ‘Gimana, tante, Ressa baik-baik?’ Enggak ada, malah jadi sakit hati saya,” ujar Ratih.

Pengakuan ini menjadi salah satu poin krusial yang kini ramai diperdebatkan dalam polemik Denada dan Ressa Rizky.

2. Diasuh Keluarga Bibi Denada Selama 24 Tahun

Ratih menegaskan bahwa sejak saat itu, Ressa Rizky dirawat olehnya dan sang suami selama kurang lebih 24 tahun terakhir. 

Selama masa tersebut, Ratih mengklaim telah menjalankan peran sebagai orang tua sepenuhnya, mulai dari kebutuhan sehari-hari hingga pendidikan dan perhatian emosional.

Menurut Ratih, keputusan mengasuh Ressa bukan sekadar tanggung jawab sementara, melainkan komitmen jangka panjang yang dijalani dengan penuh kasih. 

Hal ini pula yang menjadi dasar kuat pihak penggugat dalam menggugat Denada secara perdata.

3. Pernah Ikut Emilia Contessa Saat Kampanye

Fakta lain yang turut diungkap Ratih adalah keterlibatan Ressa Rizky dalam aktivitas almarhumah Emilia Contessa, nenek Ressa. 

Ratih menyebut bahwa Ressa sempat diajak berkeliling ke beberapa kota di Pulau Jawa untuk mendampingi Emilia Contessa saat mengikuti rangkaian kampanye pemilihan legislatif.

“Tapi dia ini kan waktu Mbak Emil ini nyalon, terus dia kan di sini. Saya di Jakarta, aku kerja di bundanya, dibayar Rp2,5 juta, Mbak Emil,”ujar Ratih

Ratih menjelaskan bahwa pada masa tersebut, Ressa berada di lingkungan keluarga besar dan ikut membantu sebisanya. 

Di kesempatan yang sama Ressa juga menyebut bahwa dirinya mau bekerja apa saja.

“Ya, pertama di partai itu di bunda sendiri, Bunda Emilia Contessa. Terus kedua nyoba-nyoba nge-Grab. Ketiga sekarang tokoh Madura,” ungkap Ressa.

Pengakuan ini menambah dimensi baru dalam polemik Denada dan Ressa Rizky, khususnya terkait perjalanan hidup Ressa sebelum kasus hukum mencuat ke publik.

4. Sosok Ressa Dinilai Penyayang dan Tidak Menuntut

Tak hanya membahas masa lalu, Ratih juga menggambarkan karakter Ressa Rizky di matanya. Ia menilai Ressa sebagai pribadi yang baik hati, penyayang, dan tidak banyak menuntut. Ratih menyebut Ressa sering menunjukkan perhatian kecil yang membuatnya merasa dihargai sebagai orang tua.

“Baik, anaknya baik. Saya tuh sayang, sama mbak-mbaknya dimanja, sayang,” tutur Ratih.

Ia juga menceritakan bagaimana Ressa kerap bersikap sederhana dan tidak memaksakan keinginannya, bahkan dalam hal-hal kecil. Kedekatan emosional itu membuat Ratih merasa hubungan mereka lebih dari sekadar keluarga asuh.

Ratih bahkan mengungkap candaan penuh kasih yang sering dilontarkan Ressa kepadanya, yang menurutnya menjadi bukti kedekatan mereka sebagai ibu dan anak.

5. Riwayat Sakit Sejak Bayi Jadi Alasan Pengasuhan Penuh

Fakta terakhir yang tak kalah penting adalah kondisi kesehatan Ressa Rizky saat masih kecil. Ratih mengungkap bahwa Ressa dikenal sering sakit sejak bayi hingga balita, bahkan disebut memiliki kondisi tubuh yang lemah.

“Sering sakit karena enggak tahu, katanya kemasukan air ketuban,” ujar Ratih.

Kondisi tersebut, menurut Ratih, menjadi salah satu alasan utama dirinya dan sang suami bersedia merawat Ressa secara penuh selama puluhan tahun. 

Pihak penggugat juga mengklaim bahwa pada masa Ressa sakit, Denada diduga tidak memberikan perhatian medis maupun dukungan finansial yang semestinya sebagai ibu biologis.

Denada Digugat Rp7 Miliar dan Tiga Kali Absen Mediasi

Terlepas dari berbagai pengakuan emosional tersebut, perkara ini kini telah resmi masuk ke ranah hukum. Denada digugat perdata atas dugaan perbuatan melawan hukum dengan tuntutan ganti rugi mencapai Rp7 miliar.

Hingga 23 Januari 2026, Denada tercatat telah tiga kali tidak hadir secara langsung dalam agenda mediasi di Pengadilan Negeri Banyuwangi. 

Ketidakhadiran tersebut terjadi pada sidang pertama, mediasi lanjutan 15 Januari 2026, serta sidang ketiga pada 22 Januari 2026 yang bertepatan dengan kabar pergantian tim pengacara Denada.

Meski mediator sempat menawarkan opsi mediasi daring agar proses tetap berjalan, pihak Ressa Rizky menyatakan kekecewaannya dan menilai Denada kurang menunjukkan itikad baik untuk menyelesaikan perkara ini secara langsung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hingga kini, polemik Denada vs Ressa Rizky masih terus berjalan, dengan publik menantikan kejelasan dan keputusan akhir dari kasus yang sarat konflik keluarga dan emosi ini.

(anf)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Update Banjir Jakarta Jumat Malam: 126 RT Masih Terendam, Duri Kosambi dan Rawa Buaya Parah

Update Banjir Jakarta Jumat Malam: 126 RT Masih Terendam, Duri Kosambi dan Rawa Buaya Parah

Memasuki Jumat (23/1/2026) petang, genangan air akibat banjir masih menyelimuti ratusan titik di wilayah DKI Jakarta. sebanyak 126 RT masih terendam banjir.
Shayne Pattynama Gabung Persija, Ini Respons Berkelas John Herdman Soal Banyak Pemain Keturunan ke Liga Indonesia

Shayne Pattynama Gabung Persija, Ini Respons Berkelas John Herdman Soal Banyak Pemain Keturunan ke Liga Indonesia

John Herdman merespons positif bergabungnya Shayne Pattynama ke Persija. Ia menilai pemain keturunan di liga lokal penting untuk adaptasi dan kekuatan Timnas.
Cole Palmer Dirumorkan Merapat ke Manchester United, Siap Gantikan Bruno Fernandes?

Cole Palmer Dirumorkan Merapat ke Manchester United, Siap Gantikan Bruno Fernandes?

Manchester United, Michael Carrick, MU, Bursa Transfer, Cole Palmer, Manchester City, Setan Merah, Chelsea, Bruno Fernandes. Dalam laporan Berita transfer MU
Wow! Selangkah Lagi Pemain Keturunan Indonesia Berdarah Medan Gabung Barcelona, AC Milan Gigit Jari?

Wow! Selangkah Lagi Pemain Keturunan Indonesia Berdarah Medan Gabung Barcelona, AC Milan Gigit Jari?

Barcelona dikabarkan hampir mengamankan Juwensley Onstein, bek muda berdarah Indonesia milik Genk. AC Milan terancam kalah dalam perburuan.
Diduga Disiksa Majikan di Libya, Pekerja Migran Asal Manado Minta Dipulangkan

Diduga Disiksa Majikan di Libya, Pekerja Migran Asal Manado Minta Dipulangkan

Meilany Madalomban, warga Kelurahan Paal IV, Kecamatan Tikala, Kota Manado, diduga menjadi korban penganiayaan dan eksploitasi oleh majikannya di Tripoli, Libya
dr. Zaidul Akbar Ungkap Resep Herbal Anti-Meriang, Batuk dan Pilek Langsung Membaik

dr. Zaidul Akbar Ungkap Resep Herbal Anti-Meriang, Batuk dan Pilek Langsung Membaik

dr. Zaidul Akbar bagikan resep herbal alami atasi batuk, pilek, dan meriang dengan jahe, jeruk nipis, madu, serta serai yang mudah dibuat di rumah.

Trending

Sudah di Indonesia, 3 Pemain Keturunan Eropa Bisa OTW Dinaturalisasi dan Dipanggil John Herdman ke Timnas untuk Piala AFF

Sudah di Indonesia, 3 Pemain Keturunan Eropa Bisa OTW Dinaturalisasi dan Dipanggil John Herdman ke Timnas untuk Piala AFF

John Herdman mulai menyusun kerangka Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026. Tiga pemain keturunan di Liga 1 disebut bisa menjadi opsi naturalisasi buat Garuda.
Top 3 Bola 23 Januari 2026: Gaji Jesse Lingard di Persib Bandung, Thom Haye Gigit Jari, hingga Al Nassr Bangkit

Top 3 Bola 23 Januari 2026: Gaji Jesse Lingard di Persib Bandung, Thom Haye Gigit Jari, hingga Al Nassr Bangkit

Rangkuman Top 3 Bola hari ini: rumor Jesse Lingard ke Persib, peluang jadi pemain termahal Liga 1, dan kebangkitan Al Nassr.
Jadwal Proliga 2026, Jumat 23 Januari: Megawati Hangestri Main Lagi, Lakoni Laga Ulangan Grand Final Musim Lalu

Jadwal Proliga 2026, Jumat 23 Januari: Megawati Hangestri Main Lagi, Lakoni Laga Ulangan Grand Final Musim Lalu

Jadwal Proliga 2026 pada Jumat 23 Januari yang merupakan hari kedua seri ketiga putaran pertama akan menyuguhkan dua pertandingan menarik dari sektor putri.
Resmi! AFC Jatuhkan Sanksi Berat Kepada Persib Bandung Jelang ACL 2 Hadapi Ratchaburi, Flare Bobotoh di GBLA Lawan Bangkok Berakibat Fatal

Resmi! AFC Jatuhkan Sanksi Berat Kepada Persib Bandung Jelang ACL 2 Hadapi Ratchaburi, Flare Bobotoh di GBLA Lawan Bangkok Berakibat Fatal

AFC menjatuhkan sanksi berat kepada Persib Bandung usai laga penentuan ACL 2 kontra Bangkok United. Bobotoh menyalakan flare, denda tembus Rp500 juta.
Pemain MU Berdarah Belanda Ini Blak-blakan Ingin Dinaturalisasi dan Bela Timnas Indonesia, John Herdman Panggil untuk FIFA Series 2026?

Pemain MU Berdarah Belanda Ini Blak-blakan Ingin Dinaturalisasi dan Bela Timnas Indonesia, John Herdman Panggil untuk FIFA Series 2026?

Pemain keturunan Belanda yang kini membela MU membuka peluang dinaturalisasi. John Herdman berpeluang memanggilnya ke FIFA Series 2026.
Dua Bintang Liverpool Masuk Daftar, Inilah Pemain yang Diminta Jurgen Klopp Jika Latih Real Madrid

Dua Bintang Liverpool Masuk Daftar, Inilah Pemain yang Diminta Jurgen Klopp Jika Latih Real Madrid

Sempat membantah, namun media Spanyol mengabarkan bahwa Jurgen Klopp telah meminta Real Madrid untuk belanjakan tiga pemain incarannya jika melatih Los Blancos.
Persib Bandung Gagal Rekrut Joey Pelupessy, Bung Binder Bongkar Penyebabnya

Persib Bandung Gagal Rekrut Joey Pelupessy, Bung Binder Bongkar Penyebabnya

Persib Bandung gagal mendatangkan gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, setelah negosiasi mengalami deadlock. Pengamat sepak bola Bung Binder memberikan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT