News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Siapa Adik Denada yang Disebut Jadi Biang Kisruh dengan Keluarga Emilia Contessa? Ini Faktanya

Adik Denada, Muhammad Abdullah Surkaty, diduga menjadi penyebab keluarga Emilia Contessa melaporkan balik Denada. Begini kisah dan faktanya.
Jumat, 23 Januari 2026 - 18:56 WIB
Sosok Adik Denada, Muhammad Abdullah Surkaty
Sumber :
  • Instagram/enricotambunan

tvOnenews.com - Kasus dugaan penelantaran anak yang menyeret nama penyanyi Denada Tambunan kini memasuki babak baru.

Bukan hanya menyangkut dugaan hubungan biologis antara Denada dan Ressa Rizky Rosano, namun kini merembet ke persoalan keluarga besar Emilia Contessa, ibu kandung Denada.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penyebab utamanya bukan harta warisan atau ketenaran, melainkan rasa sakit hati akibat tudingan yang dinilai tidak berdasar, hingga rumah keluarga adik Emilia Contessa di Banyuwangi sempat didatangi polisi.

Kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, menjelaskan bahwa peristiwa ini bermula dari tudingan penggelapan mobil.

Ia menegaskan bahwa mobil yang disebut-sebut diberikan oleh Denada kepada Ressa, sejatinya dibeli dengan uang muka yang berasal dari orang tua angkat Ressa, adik Emilia Contessa yaitu Dino Rossano Hansa dan istrinya.

“Sekarang saya tanya, gimana konsep pembelian mobilnya gitu loh. Wong dia suruh bayar sendiri kok cicilannya,” kata Ronald dilansir dari YouTube Intens Investigasi.

Ronald menjelaskan, mobil tersebut digunakan Ressa untuk bekerja, termasuk menjadi sopir pribadi almarhumah Emilia Contessa semasa hidupnya.

Mama Ratih, Tante Denada yang merawat Ressa Rizky Rossano
Mama Ratih, Tante Denada yang merawat Ressa Rizky Rossano
Sumber :
  • Tangkapan layar

Namun, cicilan bulanan mobil itu dibebankan sepenuhnya kepada Ressa.

“Dan mobil itu bukan atas nama Ressa, mobil itu atas nama adiknya dari Denada. Karena keterlambatan membayar cicilan, adiknya itu kemudian mensomasi bahkan mendatangkan polisi ke rumah orang tua angkat Ressa yang sudah merawatnya sejak bayi,” ujar Ronald.

Menurutnya, peristiwa tersebut membuat keluarga adik Emilia Contessa, khususnya Dino dan Ratih merasa terpukul dan dipermalukan.

“Mertua saya ditelepon sambil nangis-nangis, bilang rumahnya didatangi polisi karena laporan penggelapan mobil. Padahal uang DP mobil itu dari mereka sendiri. Dan yang melaporkan ternyata adiknya Denada, namanya Muhammad,” tegas Ronald.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ronald juga mengungkapkan, pihaknya sempat mencoba menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan. Namun, upaya mediasi justru berakhir dengan perdebatan.

“Sudah komunikasi baik sama adiknya Denada itu malah beliau menantang. Mertua saya bilang ‘daripada nanti viral, selesaikan baik-baik.’ Tapi adiknya bilang ‘ya sudah, viralkan saja.’ Akhirnya saya ajukan gugatan karena saya jengkel,” ungkap Ronald lagi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dari New York, Makassar Masuk 5 Besar Dunia Inovasi Kesehatan Lingkungan

Dari New York, Makassar Masuk 5 Besar Dunia Inovasi Kesehatan Lingkungan

Perwakilan World Resources Institute (WRI), Diego Rivera, mengatakan Makassar menjadi salah satu kota dengan dampak program paling signifikan secara global.
KDM Bicara Kunci Utama Kemajuan Industri di Jabar, Singgung Peran Ortu yang Buat Mentalitas Anak Kalah Bertarung

KDM Bicara Kunci Utama Kemajuan Industri di Jabar, Singgung Peran Ortu yang Buat Mentalitas Anak Kalah Bertarung

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) berbicara kunci industri yang maju di Jabar saling erat dengan keberhasilan pendidikan dan pembentukan karakter anak.
Media Italia Heran, Tak Ada Pemain Cremonese yang Bantu Emil Audero saat Gawangnya Digempur Napoli

Media Italia Heran, Tak Ada Pemain Cremonese yang Bantu Emil Audero saat Gawangnya Digempur Napoli

Il Giorno, media asal Italia menyoroti bagaimana kerja keras Emil Audero menahan gempuran Napoli justru kurang mendapat dukungan yang baik dari pemain Cremonese
Soroti Sistem Partai, KPK Nilai Kaderisasi Rawan Penyimpangan: Belum Ada Lembaga Pengawas

Soroti Sistem Partai, KPK Nilai Kaderisasi Rawan Penyimpangan: Belum Ada Lembaga Pengawas

KPK mengusulkan perlu dibentuknya lembaga khusus untuk mengawasi proses kaderisasi di partai politik. Sebab, potensi korupsi dinilai juga rawan terjadi sejak proses pengkaderan.
Detik-detik Menegangkan Polisi Bekuk Satu Pelaku Pencabulan Belasan Pelajar di Indramayu, Satu Orang Buron

Detik-detik Menegangkan Polisi Bekuk Satu Pelaku Pencabulan Belasan Pelajar di Indramayu, Satu Orang Buron

Mencuat kabar terkait detik-detik polisi bekuk satu orang pelaku pencabulan belasan pelajar di Indramayu. Namun satu orang lagi jadi buron. Kapolres Indramayu
Lima Orang PMI Ilegal Bersama Nahkoda Kapal Diamankan TNI AL dan Tim BAIS di Karimun

Lima Orang PMI Ilegal Bersama Nahkoda Kapal Diamankan TNI AL dan Tim BAIS di Karimun

Tim Gabungan Quick Response Region Naval Command IV Lanal Tg. Balai Karimun bersama Tim 3 BAIS TNI berhasil mengamankan Pekerja Migran Indonesia Non Prosedural

Trending

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA siapkan aturan baru izinkan liga main satu laga di luar negeri per musim. Indonesia berpotensi hadirkan laga Liga Inggris hingga Serie A di Tanah Air.
John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

Kabar melegakan datang dari Slovakia untuk pecinta sepak bola tanah air. Gelandang andalan Timnas Indonesia Marselino Ferdinan akhirnya kembali mencicipi atmosf
Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Peluang Megawati Hangestri untuk reuni dengan Yeum Hye-seon di Red Sparks pada V League musim depan sudah tertutup.
Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Tersimpan kisah menarik mengenai keberanian I Neroverdi dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT