Jika Sampai Akhir Tak Diakui Denada, Ressa Rizky Tetap Ikhlas dan Tak Simpan Benci
- Kolase tvOnenews.com/ Instagram @denadaindonesia
tvOnenews.com - Perjuangan Ressa Rizky Rossano untuk mendapatkan pengakuan sebagai anak dari pedangdut Denada hingga kini masih belum menemui titik terang.
Meski proses hukum terus berjalan dan belum ada pengakuan yang ia harapkan, Ressa menegaskan dirinya sudah menyiapkan hati untuk menerima segala kemungkinan.
Ketika ditanya mengenai kemungkinan terburuk jika hingga akhir Denada tidak mengakuinya sebagai anak, Ressa Rizky memberikan jawaban yang penuh ketenangan.
Ia menegaskan, apa pun yang terjadi, sosok Denada tetap ia pandang sebagai seorang ibu.
“Bagaimana pun kan tetap ibu saya,” ucap Ressa Rizky.

- Kolase tim tvOnenews
Ia mengaku sudah mengikhlaskan apa pun keputusan yang nantinya akan dihadapi.
Bagi Ressa, pengakuan memang penting, namun tidak lantas mengubah perasaannya sebagai seorang anak.
“Ikhlas. Bagaimana pun dia, tetap dia ibu saya. Aku nganggapnya begitu.”
Lebih jauh, Ressa juga menegaskan tidak menyimpan rasa dendam ataupun kebencian, meski perjuangannya selama ini kerap menemui jalan buntu.
Saat ditanya apakah ada perasaan marah atau benci terhadap Denada, jawabannya singkat namun tegas.
“Nggak ada,” ujarnya.
Sikap tersebut, menurut Ressa, tidak lepas dari didikan ibu yang selama ini membesarkannya.

- Tangkapan layar
Ia mengaku sejak kecil ditanamkan nilai untuk tidak mudah membenci orang lain dan selalu menjaga ketulusan hati, apa pun situasi yang dihadapi.
Nilai itulah yang membuat Ressa memilih untuk tetap tenang dan menahan emosi, meski proses pengakuan yang ia harapkan belum terwujud.
Ia menilai kebencian tidak akan menyelesaikan masalah, justru hanya akan menambah luka.
Hingga kini, Ressa Rizky masih berharap ada jalan baik yang bisa ditempuh. Namun jika harapan tersebut tak kunjung datang, ia menegaskan akan tetap berdiri dengan sikap ikhlas, tanpa menyimpan rasa benci, dan tetap memandang Denada sebagai sosok ibu dalam hidupnya.
Pihak Ressa Rizky Datang dari Banyuwangi ke Jakarta
Kuasa hukum Ressa Rizky, Ronald Armada, menilai absennya Denada dalam proses mediasi menunjukkan minimnya itikad baik dari pihak tergugat.

- tangkapan layar YouTube Reyben Entertainment
Ia menjelaskan bahwa perkara tersebut telah memasuki tahap mediasi ketiga, namun kehadiran Denada tidak kunjung terwujud.
Padahal, pada mediasi sebelumnya sempat disampaikan adanya rencana pertemuan di luar pengadilan untuk menyelesaikan masalah secara kekeluargaan.
Hingga mediasi ketiga digelar, rencana tersebut tidak terealisasi.
Denada tetap tidak hadir, bahkan terjadi perubahan perwakilan kuasa hukum yang dinilai tidak memberikan kejelasan.
Ronald menilai forum mediasi sejatinya menguntungkan Denada karena bersifat tertutup dan mengedepankan musyawarah, sehingga ketidakhadiran itu dianggap sebagai tanda tidak adanya itikad baik.
Atas kondisi tersebut, pihak Ressa Rizky menyatakan kesiapan untuk melanjutkan perkara ke tahap pemeriksaan persidangan serta membuka penjelasan duduk perkara kepada publik.
Sementara itu, Ressa Rizky menegaskan bahwa perjuangannya bukan terkait materi, melainkan semata-mata menginginkan pengakuan dan haknya sebagai anak.
Proses hukum pun masih terus berjalan, dan publik menantikan kelanjutan dari konflik antara Ressa Rizky dan Denada yang hingga kini belum menemukan titik temu. (gwn)
Load more