Polisi Amankan Barang Bukti di Apartemen Lula Lahfah
- Instagram/@lulalahfah
tvOnenews.com — Polres Metro Jakarta Selatan mengamankan sejumlah barang bukti dari apartemen selebgram Lula Lahfah (LL) guna kepentingan penyelidikan terkait peristiwa meninggalnya yang bersangkutan.
Barang bukti tersebut kini tengah diproses lebih lanjut, termasuk melalui pemeriksaan laboratorium forensik.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Iskandarsyah menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga almarhumah.
Ia mengatakan, pihak kepolisian menerima laporan dari masyarakat pada Jumat lalu terkait meninggalnya Lula Lahfah dan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) secara profesional.
“Kami melaksanakan olah TKP dengan melibatkan stakeholder terkait. Dari hasil klarifikasi saksi-saksi, kami mendapatkan alur peristiwa dan mengamankan barang bukti yang ada di TKP untuk diproses lebih lanjut,” ujar Iskandarsyah kepada awak media, Senin (26/1/2026).

- Instagram/@tatu_yulyanah
Iskandarsyah mengungkapkan, hingga saat ini penyidik telah memeriksa dan mengklarifikasi enam orang saksi yang berada di lokasi kejadian saat peristiwa tersebut terjadi.
Selain saksi di TKP, kepolisian juga berkoordinasi dengan pihak rumah sakit terkait riwayat kesehatan almarhumah.
“Berdasarkan keterangan saksi, saudari LL memiliki gangguan kesehatan. Oleh karena itu kami berkoordinasi dengan pihak rumah sakit untuk mengklarifikasi fakta medis yang ada,” jelasnya.
Terkait dugaan keberadaan kekasih almarhumah Reza Arap di TKP, Iskandarsyah menyebut informasi tersebut muncul dari keterangan saksi. Pihak kepolisian pun memastikan akan melakukan klarifikasi terhadap yang bersangkutan.
“Dari keterangan saksi ada dugaan pacarnya berada di TKP. Karena itu kami akan melakukan klarifikasi terhadap saudara RA. Yang bersangkutan kooperatif dan akan hadir memenuhi panggilan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Iskandarsyah menegaskan bahwa dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Pemeriksaan medis di rumah sakit rujukan juga tidak menunjukkan indikasi adanya tindak kekerasan.
“Dari tanda-tanda visual dan pemeriksaan kedokteran tidak ditemukan tanda kekerasan. Oleh karena itu autopsi tidak dilakukan, sesuai permintaan keluarga,” katanya.

- dok.kolase tvOnenews.com/ tiktok Lula Lahfah
Polisi juga telah menelusuri barang bukti serta rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. Hingga kini, tidak ditemukan indikasi yang mengarah pada tindakan pidana atau perbuatan yang menghilangkan nyawa korban.
“Barang bukti dan CCTV yang kami periksa sejauh ini tidak menunjukkan adanya tindak kekerasan. Kami masih menunggu hasil pemeriksaan dokter dan laboratorium forensik,” ujarnya.
Terkait jenis barang bukti yang diamankan, Iskandarsyah belum merinci secara detail. Menurutnya, hal tersebut akan disampaikan dalam konferensi pers lanjutan karena masih dalam proses penyelidikan.
“Saat ini belum bisa kami sampaikan karena barang bukti masih menjalani uji laboratorium,” ucapnya.
Ia juga meminta masyarakat dan media untuk tidak berspekulasi serta menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Pihak kepolisian, kata dia, masih fokus mendalami apakah terdapat unsur pidana dalam peristiwa ini.
“Kami masih dalam tahap penyelidikan untuk memastikan apakah ada peristiwa pidana. Proses ini dilakukan dengan metode scientific investigation berdasarkan fakta-fakta yang ada,” pungkas Iskandarsyah.
Load more