News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Reaksi Reza Arap soal Dirinya bakal Diperiksa Polisi terkait Misteri Penyebab Kematian Lula Lahfah: Punten

Musisi Reza Arap menjawab terkait dirinya akan diperiksa oleh polisi menyangkut soal misteri penyebab kematian selebgram Lula Lahfah pada Jumat (23/1/2026).
Senin, 26 Januari 2026 - 23:55 WIB
Selebgram Lula Lahfah dan Reza Arap
Sumber :
  • Instagram/@lulalahfah

Jakarta, tvOnenews.com - Musisi Reza Arap Oktovian memberikan reaksi terkait dirinya akan diperiksa oleh polisi. Pemanggilan terhadap dirinya mengenai misteri kematian selebgram Lula Lahfah.

Alasan polisi memanggil Reza Arap untuk pemeriksaan, selain karena pacarnya, sang musisi diduga berada di tempat kejadian perkara (TKP) saat Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akan tetapi, Reza Arap tampaknya belum memenuhi panggilan dari polisi. Sebab, ia terekam masih berduka dan berada di kediaman orang tua Lula Lahfah.

Saat disambangi wartawan, Reza Arap tidak ingin merespons apa pun. Bukan tanpa alasan, ia masih sedih setelah Lula Lahfah meninggal dunia.

"Gua enggak mau jawab apa-apa," kata Reza Arap kepada awak media, Senin (26/1/2026) malam hari WIB.

Reza Arap dan Lula Lahfah
Reza Arap dan Lula Lahfah
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / Instagram @yrab @lulalahfah

Kemudian, personil andalan Weird Genius itu juga hanya memberikan gestur permintaan maaf. Pasalnya, ia saat ini tidak mau diganggu terutama ditanya terkait dirinya akan diperiksa oleh Kepolisian.

Lebih lanjut, Reza memberikan alasan dirinya tidak mau menjawab apa pun. Ia menegaskan, dirinya sedang berada kondisi berduka.

"Lagi berduka banget teman-teman, lagi berduka sumpah. Punten banget," ucap Reza secara singkat sambil berjalan memasuki mobil.

Kabar Terbaru Hasil Pemeriksaan Saksi terkait Kasus Kematian Lula Lahfah

Sementara, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Iskandarsyah menyampaikan kabar terbaru. Hal ini berkaitan dengan hasil pemeriksaan dari pihak Kepolisian terkait kasus kematian Lula lahfah.

Iskandarsyah menjelaskan, polisi langsung bergerak melakukan proses olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Kata dia, hal itu terjadi setelah mendapat laporan Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia di Apartemen Assence Dharmawangsa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (23/1/2026).

"Dari informasi tersebut kita melaksanakan olah TKP secara profesional dengan melibatkan stakeholder yang terkait yang ada di sana. Kami berterima kasih kepada rekan-rekan media yang memberikan informasi pada kami, sehingga dapat dilaksanakan olah TKP," terang Iskandarsyah kepada wartawan di Polres Metro Jakarta Selatan, Senin, 26 Januari 2026.

Ia menyampaikan bahwa, pihak Kepolisian melalui Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, telah melakukan pemeriksaan dan klarifikasi dari enam saksi.

"Saksi-saksi yang ada di tempat kejadian perkara, yang melihat, menyaksikan, dan mendengar. Dari saksi-saksi tersebut, kita mendapatkan suatu alur cerita dan barang bukti yang ada di tempat kejadian perkara sudah kita amankan dan akan proses lebih lanjut. Sebab, beberapa membutuhkan keterangan dari laboratorium forensik," bebernya.

Lanjut Iskandarsyah, polisi telah mendapatkan keterangan setidaknya dari enam orang sebagai saksi. Mayoritas merupakan orang terdekat di lingkungan korban saat terjadinya peristiwa tersebut.

Akan tetapi, tiga saksi lainnya yang memenuhi panggilan dari pihak Kepolisian, antara lain asisten rumah tangga (ART), sopir, serta asisten pribadi korban.

Ia mengatakan, pihak rumah sakit juga telah memberikan keterangan. Tujuannya untuk melancarkan konstruksi hukum agar bisa mendapat gambaran peristiwa saat korban ditemukan tak bernyawa.

"Enam saksi yang sudah ada di TKP juga pada saat itu. Selain itu, dengan pihak rumah sakit. Berdasarkan informasi saksi, salah satu saksi, saudari LL ini mengalami gangguan kesehatan," tambahnya.

Sebelumnya, polisi juga telah menjadwalkan akan memanggil Reza Arap untuk menjalani pemeriksaan pada Senin, 26 Januari 2026. Tujuannya tidak lain memberikan keterangan soal kematian korban.

Namun, Iskandarsyah memperoleh informasi bahwa, Reza Arap berada di TKP. Ia menambahkan, keberadaannya saat korban ditemukan meninggal dunia.

Iskandarsyah menegaskan, polisi belum menemukan rincian terkait kepastian waktu kapan Reza Arap mendatangi TKP. Maka dari itu, ia berharap agar sang musisi hadir memenuhi panggilan.

"Sampai saat ini dugaan untuk pacarnya ada dari keterangan bahwa ada di TKP. Oleh karena itu, kami tetap melakukan klarifikasi terhadap saudara RA," ungkap dia.

Ia memastikan Reza Arap bersedia hadir menjalani pemeriksaan. Hanya saja yang bersangkutan belum menemukan waktu yang tepat untuk memberikan keterangan lebih lanjut.

"Saudara RA ini, pacarnya kooperatif dan akan hadir pada pemeriksaan atau klarifikasi di Polres Metro Jakarta Selatan," kata Iskandarsyah.

Ia mengabarkan, dari hasil pemeriksaan dan penyelidikan sebelumnya, polisi dan tim medis tidak menemukan adanya tanda kekerasan pada tubuh korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kemarin saya juga infokan tidak dilaksanakan autopsi karena berdasarkan permintaan dari orang tua dan kita juga empati apa yang terjadi pada saudari LL. Kita juga sudah mengecek barang bukti maupun CCTV (barang) yang ada menghilangkan nyawa korban. Oleh karena itu, jadi sampai saat ini kita masih menunggu hasil pemeriksaan dari dokter," tukasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Aksi Unjuk Rasa Dinilai Sebagai Sosial Kontrol Kebijakan Publik

Aksi Unjuk Rasa Dinilai Sebagai Sosial Kontrol Kebijakan Publik

Belakangan aksi unjuk rasa marak terjadi merespons kondisi perekonomian nasional yang melemah.
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Memasuki Minggu, 28 Juni 2026, sejumlah zodiak diperkirakan memiliki peluang lebih besar untuk menikmati keberuntungan dalam hal keuangan. Siapa saja mereka?
Prabowo Ajak 2.600 Akademisi Kembangkan Mobil Listrik Buatan Indonesia

Prabowo Ajak 2.600 Akademisi Kembangkan Mobil Listrik Buatan Indonesia

Baru-baru ini Presiden Prabowo Subianto menyinggung soal proyek mobil nasional dalam acara Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, & Industri Indonesia
Ketua Yayasan Diduga Perintahkan Pengasuh Ikat Balita, 13 Tersangka Kasus Daycare Little Aresha Segera Disidang

Ketua Yayasan Diduga Perintahkan Pengasuh Ikat Balita, 13 Tersangka Kasus Daycare Little Aresha Segera Disidang

Kasus dugaan kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta memasuki tahap baru. Sebanyak 13 tersangka dilimpahkan ke Kejari Yogyakarta setelah berkas dinyatakan lengkap (P21).

Trending

Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy membenarkan adanya peristiwa penganiayaan yang dilakukan oleh anggota TNI terhadap warga
Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Memasuki Minggu, 28 Juni 2026, sejumlah zodiak diperkirakan memiliki peluang lebih besar untuk menikmati keberuntungan dalam hal keuangan. Siapa saja mereka?
Terbongkar! Judi Berkedok Permainan Ketangkasan Terbongkar, Omzet Dua Lokasi Tembus Rp2,1 Miliar

Terbongkar! Judi Berkedok Permainan Ketangkasan Terbongkar, Omzet Dua Lokasi Tembus Rp2,1 Miliar

Polda Metro Jaya membongkar praktik judi berkedok permainan ketangkasan mirip Timezone di Jakarta Barat dan Jakarta Utara. Sebanyak 69 tersangka ditetapkan.
Daya Saing Indonesia Anjlok, Bonus Demografi Terancam Berubah Jadi Bencana Pengangguran

Daya Saing Indonesia Anjlok, Bonus Demografi Terancam Berubah Jadi Bencana Pengangguran

Merosotnya peringkat daya saing Indonesia dalam World Competitiveness Ranking 2026 dinilai bukan sekadar penurunan statistik, melainkan sinyal bahaya bagi iklim
Prabowo Ajak 2.600 Akademisi Kembangkan Mobil Listrik Buatan Indonesia

Prabowo Ajak 2.600 Akademisi Kembangkan Mobil Listrik Buatan Indonesia

Baru-baru ini Presiden Prabowo Subianto menyinggung soal proyek mobil nasional dalam acara Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, & Industri Indonesia
Jaringan Judi Online Berkedok Aplikasi Digital Terbongkar, WN China Masuk DPO

Jaringan Judi Online Berkedok Aplikasi Digital Terbongkar, WN China Masuk DPO

Polda Metro Jaya mengungkap jaringan judi online dan pornografi melalui aplikasi HOT51. Sembilan tersangka ditangkap, sementara satu WN China masuk daftar buronan.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Norwegia dan Prancis sudah memastikan diri lolos ke babak 32 besar berkat kemenangan di dua laga awal. Duel dini hari nanti akan menentukan status juara Grup I Piala Dunia 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT