GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Whip Pink Mendadak Viral, Mantan Kepala BNN Jakarta Selatan Ingatkan Bahaya Penyalahgunaan

Whip Pink mendadak viral di media sosial. Mantan Kepala BNN menjelaskan status hukumnya yang legal serta risiko dan bahaya jika sampai disalahgunakan.
Selasa, 27 Januari 2026 - 12:38 WIB
Whip Pink
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / Whippink.com

tvOnenews.com - Belakangan ini, istilah Whip Pink ramai diperbincangkan di media sosial. Banyak masyarakat yang penasaran dengan apa sebenarnya Whip Pink, kegunaannya, serta apakah zat tersebut tergolong narkotika. 

Di tengah simpang siur informasi, edukasi yang tepat menjadi penting agar publik tidak salah memahami dan terjebak pada kesimpulan keliru.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Secara umum, Whip Pink merujuk pada gas nitrous oxide (N₂O), sebuah senyawa kimia yang memiliki berbagai fungsi legal di kehidupan sehari-hari. 

Gas ini telah lama digunakan di dunia medis, khususnya dalam praktik dokter gigi sebagai anestesi ringan. Selain itu, N₂O juga dimanfaatkan di bidang otomotif dan keperluan rumah tangga tertentu.

Mantan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Jakarta Selatan, Dik Dik Kusnadi, menegaskan bahwa Whip Pink bukan termasuk narkotika. 

Penjelasan tersebut disampaikannya melalui sebuah video edukasi yang diunggah di kanal YouTube Cumicumi pada 26 Januari 2026.

mantan kepala bnn
Dik Dik Kusnadi, Mantan Kepala BNN Jakarta Selatan. (Sumber: YouTube Cumicumi)

“Jadi yang dikatakan BNN betul bahwa itu bukan kategori narkoba, ya. Namanya gas itu kan NO2, digunakan di dunia dokter gigi juga, kemudian N2O itu digunakan juga di otomotif, kemudian digunakan di rumah juga di dapur,” jelas Dik Dik Kusnadi.

Meski memiliki status legal, Dik Dik menekankan bahwa masalah utama muncul ketika Whip Pink disalahgunakan. 

Penggunaan di luar peruntukannya dapat menimbulkan risiko hukum maupun kesehatan. 

“Jadi gasnya enggak salah, gasnya legal. Cuma ketika disalahgunakan ini menjadi ilegal. Dan kemudian tentu ada tren yang menggunakan, menyalahgunakan itu. Nah, ini yang perlu dilakukan upaya antisipasi. Walaupun itu tidak masuk kategori narkotika, tetapi segala sesuatu yang disalahgunakan itu yang perlu kita antisipasi, ya,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya peran pemerintah dan masyarakat dalam mencegah penyalahgunaan zat-zat legal yang berpotensi berbahaya. 

“Pemerintah, sekali lagi, harus menyikapi ini. Jangan sampai kemudian terus beredar, terus banyak korban. Itu sih,” tegasnya.

Lebih lanjut, Dik Dik Kusnadi menjelaskan bahwa pembahasan mengenai bahaya Whip Pink harus dilihat dari cara penggunaannya. 

Selama digunakan sesuai fungsi dan aturan, gas tersebut tidak menimbulkan masalah. Namun, penyalahgunaan dapat berdampak serius bagi tubuh manusia. 

“Kalau bahaya, seberapa disalahgunakannya itu baru bicara bahaya. Karena bicara N2O-nya ini enggak masalah, ya. Karena itu kan sesuatu yang legal, sesuatu yang diperuntukkan sesuai dengan peruntukannya. Tetapi apa bisa disalahgunakan dan seberapa kuat menyalahgunakannya, itu yang kemudian menjadi perhatian kita. Penyalahgunaan, ya,” paparnya.

Salah satu risiko utama dari penyalahgunaan gas ini adalah hambatan pasokan oksigen ke otak. 

Kondisi tersebut dapat menyebabkan pusing, kehilangan kesadaran, hingga pingsan. 

“Karena kenyataannya, itu bisa menghambat oksigen, ya, sehingga orang bisa pingsan. Itu yang harus kita tahu dari penyalahgunaan gas itu,” jelas Dik Dik.

Dengan semakin viralnya Whip Pink, masyarakat diimbau untuk tidak sekadar mengikuti tren atau informasi yang belum terverifikasi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Edukasi mengenai fungsi, status hukum, serta risiko kesehatan perlu dikedepankan agar penggunaan zat-zat legal tetap berada dalam koridor yang aman dan bertanggung jawab.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal MotoGP Brasil 2026, Jumat 20 Maret: Free Practice Dimulai Malam Hari

Jadwal MotoGP Brasil 2026, Jumat 20 Maret: Free Practice Dimulai Malam Hari

Berikut jadwal MotoGP Brasil 2026 yang berlangsung mulai hari ini, Jumat 20 Maret 2026.
Rekap Hasil 16 Besar dan Jadwal Babak Perempat Final Liga Europa 2025-2026: Akhir Perjalanan Calvin Verdonk

Rekap Hasil 16 Besar dan Jadwal Babak Perempat Final Liga Europa 2025-2026: Akhir Perjalanan Calvin Verdonk

Pemain Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, harus mengakhiri perjalanan mereka di babak 16 besar Liga Europa 2025-2026. Lille disingkirkan Aston Villa, yang melenggang dengan mudah ke perempat final.
Mengenal Hristiyan Petrov, Bek Bulgaria yang Bikin Miliano Jonathans Cedera Jelang FIFA Series 2026

Mengenal Hristiyan Petrov, Bek Bulgaria yang Bikin Miliano Jonathans Cedera Jelang FIFA Series 2026

Hristiyan Petrov jadi sorotan usai membuat Miliano Jonathans cedera ACL jelang FIFA Series 2026. Simak profil singkat saat bek Bulgaria itu.
Dedi Mulyadi Beri Kompensasi Rp1,4 juta, Penarik Becak di Cirebon Siap Patuhi Arahan Gubernur Jabar

Dedi Mulyadi Beri Kompensasi Rp1,4 juta, Penarik Becak di Cirebon Siap Patuhi Arahan Gubernur Jabar

Sebanyak 20 penarik becak di Pasar Minggu, Kabupaten Cirebon, menerima kompensasi dari Gubernur Jawa Barat untuk libur bekerja selama arus mudik dan balik Idulfitri 1447 H.
157 Perusahaan di Jabar Diadukan Masalah THR

157 Perusahaan di Jabar Diadukan Masalah THR

Sebanyak 157 perusahaan di Jawa Barat (Jabar) diadukan terkait masalah tunjangan hari raya (THR) Idulfitri 2026.
Dulu Tegas Menolak Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert, Kini Pascal Struijk Melunak Usai Timnas Indonesia Dilatih John Herdman?

Dulu Tegas Menolak Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert, Kini Pascal Struijk Melunak Usai Timnas Indonesia Dilatih John Herdman?

Kapten Leeds United Pascal Struijk diam-diam bikin tato gambar Burung Garuda di kakinya, apakah menjadi sinyal kuat bahwa dia tertarik bela Timnas Indonesia?

Trending

Resmi! FIFA Tetapkan Tanggal untuk FIFA ASEAN Cup Edisi Perdana, Digelar Hanya Sebulan Setelah Piala AFF 2026

Resmi! FIFA Tetapkan Tanggal untuk FIFA ASEAN Cup Edisi Perdana, Digelar Hanya Sebulan Setelah Piala AFF 2026

FIFA telah resmi menetapkan tanggal penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup di edisi perdana. Turnamen tersebut nyatanya digelar hanya sebulan setelah Piala AFF 2026.
4 Pemain Keturunan yang Diprediksi Dinaturalisasi untuk Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Ada Eks Kapten Timnas Belanda

4 Pemain Keturunan yang Diprediksi Dinaturalisasi untuk Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Ada Eks Kapten Timnas Belanda

PSSI dikabarkan akan menaturalisasi pemain setelah FIFA Series 2026, termasuk eks kapten Belanda U-17 dan pemain Eredivisie demi memperkuat Timnas Indonesia?
Kevin Diks Syok, Keponakan Giovanni Van Bronckhorst Tertarik Bela Timnas Indonesia, Nama Besar Dicoret John Herdman

Kevin Diks Syok, Keponakan Giovanni Van Bronckhorst Tertarik Bela Timnas Indonesia, Nama Besar Dicoret John Herdman

Tiga berita bola terpopuler: Kevin Diks syok lihat FC Copenhagen, prediksi pemain yang dicoret Timnas, hingga keponakan Van Bronckhorst tertarik bela Garuda.
Resmi! PSSI Susul Malaysia Dapat Sanksi dari AFC Jelang FIFA Series 2026, Timnas Indonesia Ikut Terdampak?

Resmi! PSSI Susul Malaysia Dapat Sanksi dari AFC Jelang FIFA Series 2026, Timnas Indonesia Ikut Terdampak?

Resmi! PSSI Susul Malaysia Dapat Sanksi dari AFC Jelang FIFA Series 2026, Timnas Indonesia Ikut Terdampak?
Jawab Pertanyaan Olla Ramlan, UAS Jelaskan Hukum Suami Istri Bercumbu di Malam Idul Fitri, Dosa atau Halal?

Jawab Pertanyaan Olla Ramlan, UAS Jelaskan Hukum Suami Istri Bercumbu di Malam Idul Fitri, Dosa atau Halal?

Ustaz Abdul Somad (UAS) menjawab pertanyaan dari Olla Romlan terkait hukum suami istri hubungan intim atau bercumbu di malam Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran.
DPR Bocorkan Penyebab Utama Pengumuman Sidang Isbat Lebaran Terlalu Malam

DPR Bocorkan Penyebab Utama Pengumuman Sidang Isbat Lebaran Terlalu Malam

Untuk diketahui pemerintah mengumumkan hasil sidang Isbat 1 Syawal 1447 Hijriah usai azan salat Isya atau hampir pukul 20.00 WIB. Ihwal waktu yang dinilai
FIFA Tak Habis Pikir Lihat SUGBK yang Jadi Venue FIFA Series 2026: Bisa Tampung Satu Negara

FIFA Tak Habis Pikir Lihat SUGBK yang Jadi Venue FIFA Series 2026: Bisa Tampung Satu Negara

FIFA sampai dibuat keheranan melihat kapasitas Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) yang bakal menjadi venue FIFA Series 2026 mendatang. Begini katanya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT