News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Deolipa Yumara Soroti Nasib Denada Bisa Dijerat Unsur Penelantaran Anak, Jika Ressa Punya Bukti Kuat

Deolipa Yumara angkat bicara soal dugaan penelantaran anak oleh Denada. Jika Ressa punya bukti kuat dan pengakuan, kasus ini bisa berujung pidana.
Selasa, 27 Januari 2026 - 18:59 WIB
Denada, Ressa Diduga Anak Kandung Denada
Sumber :
  • YouTube/Cumicumi.com

tvOnenews.com - Kasus dugaan penelantaran anak yang menyeret nama Denada masih menjadi sorotan publik setelah lama tidak menemukan titik terang.

Hingga kini, Denada disebut masih belum menghadiri sejumlah jadwal mediasi yang telah ditetapkan oleh Pengadilan Negeri Banyuwangi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, sosok Ressa Rizky Rossano yang diduga sebagai anak kandung Denada terus menuntut pengakuan dan keadilan atas statusnya.

Dalam sebuah wawancara di kanal YouTube Cumicumi.com, Ressa menyampaikan keluh kesahnya dengan nada emosional.

Ia mengaku tidak mengerti mengapa Denada enggan mengakui keberadaannya.

"Ya, sampai detik ini kenapa kok belum ada pengakuan? Aku cuma minta pengakuan dan hak sebagai anaknya aja. Kenapa kok ada aku yang sehat tapi malah diginiin,” kata Ressa.

Ia bahkan sempat membandingkan nasibnya dengan adiknya, Aisyah, anak Denada yang diketahui sempat sakit parah dan tinggal bersama sang ibu di luar negeri.

Al Ressa Rizky Rossano menangis cerita sosok Denada Tambunan
Al Ressa Rizky Rossano menangis cerita sosok Denada Tambunan
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo

Pernyataan Ressa tersebut menimbulkan reaksi dari berbagai kalangan, salah satunya pengacara Deolipa Yumara.

Ia menilai bahwa inti dari permasalahan ini sebenarnya bergantung pada pengakuan Denada atas status Ressa.

"Sebenarnya ini perlu pengakuan dari Denada dulu. Apakah Denada mengakui ini anaknya atau bukan? Kalau iya, berarti Denada sebagai ibu punya tanggung jawab terhadap anaknya,” jelas Deolipa.

Lebih lanjut, Deolipa menjelaskan bahwa jika Denada terus tidak mengakui Ressa sebagai anak kandung, maka proses hukum akan sulit berjalan tanpa adanya bukti kuat seperti tes DNA.

Bukti tersebut, menurutnya, menjadi kunci dalam membuktikan hubungan darah antara keduanya.

“Kalau tanpa tes DNA dan Denada tidak mengakui yang bersangkutan adalah anaknya, ya tentu gugatan ini belum bisa diterima oleh Majelis Hakim,” ujarnya.

Namun, apabila di kemudian hari Denada mengakui bahwa Ressa memang anaknya, dan bukti-bukti tertulis seperti dokumen resmi atau surat pendukung berhasil ditunjukkan, maka kasus ini bisa berkembang ke ranah hukum pidana.

Deolipa Yumara
Deolipa Yumara
Sumber :
  • YouTube/IntensInvestigasi

“Kalau Denada mengakui itu anaknya dan kemudian ada bukti-bukti surat, maka masuk ini adalah penelantaran anak. Undang-undang Perlindungan Anak berlaku di sini, dan bisa dipidana,” tegas Deolipa.

Menurutnya, penelantaran anak termasuk dalam kategori perbuatan melawan hukum yang dapat dijerat dengan sanksi pidana maupun gugatan perdata untuk ganti rugi.

Hal ini tertuang dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, yang mengatur bahwa setiap orang tua wajib memberikan perlindungan, pemeliharaan, dan pengasuhan kepada anaknya tanpa diskriminasi.

Deolipa menambahkan, selain pengakuan dan bukti surat, hasil tes DNA akan menjadi faktor penentu dalam proses pembuktian.

Jika hasil tes tersebut menyatakan bahwa Ressa benar anak kandung Denada, maka tanggung jawab hukum dan moral otomatis melekat pada sang ibu.

Sebaliknya, jika tidak ada bukti kuat, maka gugatan yang diajukan oleh Ressa bisa dianggap lemah atau bahkan ditolak oleh pengadilan.

Terkait gugatan kerugian yang disebut mencapai angka miliaran rupiah, Deolipa menjelaskan bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan majelis hakim.

"Kita belum tahu hasil putusannya. Apakah 7 miliar, apakah sebagian, atau malah gugatannya ditolak. Semua tergantung bagaimana hakim menilai bukti dan fakta di persidangan,” ujarnya.

Pernyataan Deolipa membuka kembali perdebatan publik tentang tanggung jawab moral dan hukum seorang ibu terhadap anak kandungnya.

Banyak yang menilai bahwa jika memang benar Ressa adalah anak Denada, maka pengakuan seharusnya menjadi langkah awal untuk menyelesaikan konflik ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini, publik menantikan langkah Denada berikutnya.

Apakah ia akan hadir untuk mediasi dan memberikan klarifikasi langsung, atau tetap memilih diam seperti selama dua bulan terakhir. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Ungkap Adanya Pemberian Uang Rp300 Juta dari Summarecon ke Pihak di ATR/BPN

KPK Ungkap Adanya Pemberian Uang Rp300 Juta dari Summarecon ke Pihak di ATR/BPN

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap bahwa ada pemberian sebelumnya yang dilakukan Summarecon kepada oknum yang berada di Kementerian ATR/BPN.
Jadwal Tayang Hyundai Hillstate Vs Wonder Dogs: Mengungkap Misteri Debut Comeback Megawati Hangestri di Korea

Jadwal Tayang Hyundai Hillstate Vs Wonder Dogs: Mengungkap Misteri Debut Comeback Megawati Hangestri di Korea

Menilik jadwal tayang Hyundai Hillstate melawan Wonder Dogs, menanti kepastian apakah pevoli Indonesia yakni Megawati Hangestri sudah resmi debut atau belum bersama tim barunya.
Lewat Konten Kuliner di Medsos, Wanita Asal Pasuruan Sukses Curi Ratusan Ribu Pengikut

Lewat Konten Kuliner di Medsos, Wanita Asal Pasuruan Sukses Curi Ratusan Ribu Pengikut

Mariatul Qiptiyah dikenal dengan nama Kiki Jupe merupakan salah satu konten kreator yang berhasil mencuri perhatian di media sosial (medsos).
Sarwendah Mulai Gerah, Kini Tantang Minola Buktikan Hasil Tes Kesehatan Ruben Onsu yang Valid

Sarwendah Mulai Gerah, Kini Tantang Minola Buktikan Hasil Tes Kesehatan Ruben Onsu yang Valid

Sarwendah kini meminta Minola Sebayang membuktikan hasil tes kesehatan Ruben Onsu yang valid. Ia menegaskan hal itu demi kesehatan dan keamanan anak-anak.
Wakil Rektor Unsoed Diperiksa KPK, Didalami Mekanisme Penerimaan Hingga Dugaan Mahasiswa Titipan

Wakil Rektor Unsoed Diperiksa KPK, Didalami Mekanisme Penerimaan Hingga Dugaan Mahasiswa Titipan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memeriksa jajaran Wakil Rektor hingga Dosen dan Guru Besar Universitas Soedirman (Unsoed).
Update Harga iPhone 17 September 2026, Pilih Reguler, Pro, atau Pro Max?

Update Harga iPhone 17 September 2026, Pilih Reguler, Pro, atau Pro Max?

Harga iPhone 17 September 2026 berubah setelah iPhone 18 diumumkan. Simak daftar Harga iPhone terbaru dan tips memilih varian sesuai kebutuhan.

Trending

Klasemen Grup E AFC Champions League Two 2026-2027: Persib Bandung Pastikan Puncak Setelah Tim Vietnam Ditahan Imbang

Klasemen Grup E AFC Champions League Two 2026-2027: Persib Bandung Pastikan Puncak Setelah Tim Vietnam Ditahan Imbang

Sebanyak dua pertandingan Grup E berlangsung sepanjang Rabu (16/9/2026), dengan pertandingan Persib melawan FC Seoul dan The Cong Viettel melawan Melbourne Victory. 
KPK Dalami Aliran Uang Kasus Suap Pengurusan HGB di Kementerian ATR/BPN

KPK Dalami Aliran Uang Kasus Suap Pengurusan HGB di Kementerian ATR/BPN

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menelusuri aliran uang terhadap pihak lain dalam kasus suap pengurusan tanah di Kementerian ATR/BPN.
Adam Alis Akui Kemenangan FC Seoul Jadi Motivasi Persib, Siap Lanjutkan Perjalanan Tandang Lain Vs Persijap

Adam Alis Akui Kemenangan FC Seoul Jadi Motivasi Persib, Siap Lanjutkan Perjalanan Tandang Lain Vs Persijap

Persib Bandung meraih kemenangan tipis 1-0 dari wakil Korea Selatan ini di babak penyisihan Grup E AFC Champions League Two 2026-2027, di Stadion Piala Dunia Seoul, Rabu (16/9/2026). 
Wakil Rektor Unsoed Diperiksa KPK, Didalami Mekanisme Penerimaan Hingga Dugaan Mahasiswa Titipan

Wakil Rektor Unsoed Diperiksa KPK, Didalami Mekanisme Penerimaan Hingga Dugaan Mahasiswa Titipan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memeriksa jajaran Wakil Rektor hingga Dosen dan Guru Besar Universitas Soedirman (Unsoed).
Lewat Konten Kuliner di Medsos, Wanita Asal Pasuruan Sukses Curi Ratusan Ribu Pengikut

Lewat Konten Kuliner di Medsos, Wanita Asal Pasuruan Sukses Curi Ratusan Ribu Pengikut

Mariatul Qiptiyah dikenal dengan nama Kiki Jupe merupakan salah satu konten kreator yang berhasil mencuri perhatian di media sosial (medsos).
Pakistan Kutuk Serangan Ke Makkah

Pakistan Kutuk Serangan Ke Makkah

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengeluarkan kecaman atas upaya serangan pesawat nirawak (drone) di dekat kota suci Muslim, Makkah, Arab Saudi, dan menyerukan dialog bagi pihak-pihak yang bertikai.
Sarwendah Mulai Gerah, Kini Tantang Minola Buktikan Hasil Tes Kesehatan Ruben Onsu yang Valid

Sarwendah Mulai Gerah, Kini Tantang Minola Buktikan Hasil Tes Kesehatan Ruben Onsu yang Valid

Sarwendah kini meminta Minola Sebayang membuktikan hasil tes kesehatan Ruben Onsu yang valid. Ia menegaskan hal itu demi kesehatan dan keamanan anak-anak.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT