Kontras! Denada Pernah Bicara Soal Perjuangkan Kebahagiaan Anak, Kini Dituding Tak Akui Ressa
- Kolase YouTube/CURHAT BANG Denny Sumargo - Instagram/denadaindonesia
tvOnenews.com - Nama Denada Tambunan kembali menjadi sorotan publik.
Setelah sebelumnya ramai karena gugatan hukum dari Ressa Rizky Rossano yang mengaku sebagai anak kandungnya, kini pernyataan lama Denada tentang perjuangan seorang ibu kembali viral di media sosial.
Potongan video podcast Denada dengan Gofar Hilman di kanal YouTube HAS Creative kembali beredar luas.
Dalam video tersebut, Denada berbicara secara emosional soal peran dan perjuangannya sebagai ibu tunggal dalam membesarkan sang anak, Aisha Aurum (dulu Shakira) yang kini tinggal di Singapura.
Dalam wawancara tersebut, Denada mengungkap betapa berat perjuangan menjadi seorang ibu tunggal yang harus berjuang sendiri demi kebahagiaan anaknya.
“Enggak gampang sih, ya, karena untuk jadi single mom aja tuh tantangannya udah berat. Siapa sih orang yang enggak mau hidup dengan pendamping? Tapi, being a single mom itself sudah banyak tantangannya,” ujar Denada kepada Gofar Hilman.
Denada juga menambahkan bahwa anak adalah alasan utama yang membuatnya tetap kuat dan terus berjuang, meskipun hidupnya tidak mudah.

- YouTube/Comic8Revolution
“Kalau menurut aku, anak itu selalu menjadi the best reason dan dorongan untuk segala hal. Kenyataan bahwa kita punya nyawa lain yang bergantung sama kita, itu bikin sadar kalau hidup ini bukan tentang kita lagi, tapi tentang anak,” kata Denada.
Ia bahkan mengaku rela melakukan apa saja demi memastikan anaknya bahagia, termasuk bekerja keras siang dan malam tanpa mengenal lelah.
Namun, pernyataan menyentuh hati itu kini justru berbalik menjadi boomerang bagi Denada.
Publik menilai ucapannya tidak sejalan dengan kenyataan yang sedang ia hadapi saat ini, di mana Ressa Rizky Rossano yang mengaku sebagai anak biologisnya, tengah menggugatnya atas tuduhan penelantaran.
Ressa, yang kini berusia 24 tahun, mengaku ditelantarkan sejak bayi dan dibesarkan oleh Dino Rossano dan Ratih, keluarga almarhumah Emilia Contessa, ibu Denada.
Ressa kini hanya meminta satu hal, agar Denada mau mengakui dirinya sebagai anak kandung.
Kasus ini pun menarik perhatian publik setelah keluarga besar Emilia Contessa ikut buka suara, mengungkap berbagai perlakuan Denada yang dianggap tidak manusiawi terhadap pihak yang telah merawat Ressa sejak kecil.
Setelah video lama Denada kembali beredar, media sosial langsung dipenuhi komentar yang menyoroti ketidaksesuaian antara kata-kata dan perbuatannya.
Banyak warganet yang menilai pernyataan Denada terdengar ironis dan tidak mencerminkan sosok ibu seperti yang ia gambarkan di hadapan publik.
“Pret mbak, anak dua yang satu enggak diakui, dititip ke orang lain padahal waktu kecil sakit-sakitan, gede jadi sopir pribadi neneknya,” tulis seorang netizen di akun @rumpi_gosip.
“Enggak nyangka Denada sama emaknya sejahat itu, framingnya si paling bener,” komentar yang lain.
“Tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya. Pasti nangis banget hati Ressa lihat emaknya ngomong gini,” tulis akun lain di Instagram.
Bahkan beberapa pengguna media sosial menyoroti bahwa Denada tampak terlalu mudah berbicara seolah dirinya ibu yang sempurna, padahal di dunia nyata justru ada anak yang menuntut pengakuan darinya.
“Ucapan dan kelakuan bertolak belakang. Ironis banget bisa semudah itu ngomong seakan ibu yang paling berjuang,” komentar netizen lain.
Sampai kini, Denada belum memberikan tanggapan resmi terkait tuduhan penelantaran anak maupun permintaan Ressa untuk diakui sebagai darah dagingnya.
Sementara itu, publik masih menunggu kejelasan dari pihak Denada yang beberapa kali mangkir dari jadwal mediasi di pengadilan. (adk)
Load more