Tipu Puluhan Korban Hingga Rp1 Miliar, Wanita di Jember Viral di TikTok
- kolase tim tvOnenews
tvOnenews.com - Kasus dugaan penipuan berkedok investasi kembali menghebohkan Kabupaten Jember.Â
Seorang wanita berinisial HM kini menjadi buronan warganet setelah diduga membawa kabur uang korban hingga mencapai sekitar Rp1 miliar.Â
Kasus ini mencuat ke publik setelah salah satu korban mengunggah informasi pencarian terduga pelaku melalui media sosial.
Salah satu unggahan viral datang dari akun TikTok @cevannilia0, yang menyebut HM telah menipu banyak orang melalui skema jual beli arisan dan investasi.Â
Dalam unggahannya, korban meminta bantuan warganet untuk melacak keberadaan terduga pelaku.
"Telah menipu banyak orang dengan jual beli arisan mencapai +1 miliar (mungkin ada yang tau keberadaannya bisa DM) yang menemukan akan mendapat imbalan," tulis akun tersebut.

- kolase tim tvOnenews
Korban Lapor ke Polisi
Salah satu korban, Putri, secara resmi melaporkan HM ke Polres Jember atas dugaan tindak pidana penipuan melalui media online.Â
Laporan tersebut dilayangkan pada jumat (30/1/2026) setelah korban mengaku mengalami kerugian besar.
Menurut Putri, pelaku menawarkan investasi keuangan dengan iming-iming keuntungan sebesar 25 persen dari modal yang disetorkan.Â
Tertarik dengan tawaran tersebut, Putri mengaku melakukan pembayaran secara bertahap hingga total mencapai Rp126 juta.
Awalnya, korban sempat menerima keuntungan sebanyak tiga kali. Namun, jumlah yang diterima dinilai tidak sebanding dengan janji awal yang disampaikan pelaku.Â
Seiring berjalannya waktu, pembayaran keuntungan mulai tersendat hingga akhirnya HM menghilang dari tempat tinggalnya.
Mengaku Teman, Korban Semakin Percaya

- Tim tvOnenews
Putri mengungkapkan bahwa dirinya mengenal pelaku cukup dekat sehingga tidak menaruh kecurigaan. Bahkan, hubungan awal mereka terjalin sebagai pelanggan.
"Aku temannya. Kenalnya, aku customernya, dulu aku pernah eyelash di sana, terus dia juga sering order bodycareku," kata Putri kepada tvOnenews.com.
Pelaku diketahui memiliki berbagai usaha yang membuat korban semakin yakin untuk berinvestasi.
"Dia kan punya usaha rental sama gadai, sama eyelash juga. Aku baru tau dia juga jual beli arisan, usahanya banyak dia," ujarnya.
Putri mengaku tergiur setelah pelaku menjanjikan keuntungan tetap dari modal yang disetorkan.
"Dia ngiming-ngimingi aku invest misal 20 juta, nanti laba 25 persen. Itu udah setahun dan memang ada hasil awalnya. Cuman lama-lama terasa macet pembayarannya," ungkapnya.
Tak hanya janji lisan, pelaku juga sempat menunjukkan sejumlah aset untuk meyakinkan korban.
"Dia sempat ngelihatin mobil-mobilnya dia yang dirental, gadai emas, ada semua di aku bukti-buktinya, makanya aku percaya sama dia," jelas Putri.
Investasi tersebut, menurut Putri, mulai berjalan sejak pertengahan tahun lalu.
"Kalau nggak salah dari Mei 2025," tambahnya.
Sudah Pernah Lapor, Kini Melapor Lagi
Putri juga menyebut bahwa sebelumnya ia pernah melaporkan kasus serupa bersama korban lainnya.Â
Namun, karena belum ada perkembangan yang jelas, ia kembali membuat laporan secara terpisah.
Kasus ini menambah daftar korban dugaan penipuan yang dilakukan HM.Â
Sebelumnya, seorang korban lain bernama Siti Nur Fadilah, warga Antirogo, Kecamatan Sumbersari, juga melaporkan HM ke Mapolres Jember pada Sabtu (24/1/2026).
Siti mengaku mengalami kerugian puluhan juta rupiah akibat tergiur janji keuntungan besar.
Modus Jual Beli Arisan
Menurut Siti Nur Fadilah, modus yang digunakan pelaku adalah menawarkan sistem jual beli slot arisan dengan imbal hasil tinggi.
Pelaku menjanjikan keuntungan hingga 50 persen dari nilai uang yang disetorkan, dengan klaim pencairan dilakukan setiap bulan.Â
Namun, janji tersebut diduga hanya menjadi umpan untuk menarik korban sebelum akhirnya pelaku menghilang.
Hingga kini, pihak kepolisian masih mendalami laporan para korban dan menelusuri keberadaan HM.Â
Masyarakat diimbau untuk lebih waspada terhadap tawaran investasi dengan imbal hasil tinggi yang tidak disertai kejelasan legalitas. (gwn)
Load more