News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pihak Denada Minta Ressa Tenang dan Introspeksi Diri di Tengah Polemik Gugatan

​​​​​​​Pihak Denada meminta Ressa Rizky Rossano tenang dan introspeksi diri di tengah polemik gugatan Rp7 miliar yang berujung ke persidangan usai mediasi gagal
Senin, 2 Februari 2026 - 06:25 WIB
Ressa dan Denada
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / YouTube HepiNews / Instagram @denadaindonesia

tvOnenews.com - Polemik antara Denada dan Ressa Rizky Rossano terus bergulir setelah Ressa semakin vokal di ruang publik terkait pengakuannya sebagai anak kandung penyanyi Denada. 

Kehadiran Ressa di depan awak media serta podcast Curhat Bang Denny Sumargo pada akhir Januari 2026 langsung menyedot perhatian publik, terutama karena pengakuannya yang menyebut tidak diakui selama 24 tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Situasi ini dipicu oleh buntunya proses mediasi dalam gugatan perdata senilai Rp7 miliar yang diajukan Ressa Rizky Rossano terhadap Denada. 

Mediasi yang berlangsung di Pengadilan Negeri Banyuwangi telah dinyatakan gagal total setelah empat kali pertemuan tidak mencapai kesepakatan, terakhir pada 29 Januari 2026.

Dengan kegagalan tersebut, perkara resmi berlanjut ke tahap persidangan pokok.

Ressa dan tim kuasa hukumnya kerap menyampaikan kekecewaan di hadapan media karena Denada tidak pernah hadir secara langsung dalam agenda mediasi. 

Selama proses tersebut, Denada diwakili oleh kuasa hukumnya, Moch. Iqbal, dengan alasan kesibukan pekerjaan dan jadwal syuting yang tidak bisa ditinggalkan.

Di sisi lain, pihak Denada menyayangkan sikap Ressa yang dinilai terlalu sering melakukan konferensi pers dan muncul di berbagai podcast. 

Kuasa hukum Denada menilai langkah tersebut justru membuat suasana semakin keruh dan menghambat tujuan utama mediasi, yakni perdamaian. Pernyataan yang disampaikan ke publik pun dianggap tidak sepenuhnya sesuai fakta.

Selain tuntutan pengakuan, Ressa juga mendesak adanya pengakuan tertulis dan resmi dari Denada sebagai ibu kandungnya. 

Meski pihak Denada melalui kuasa hukum telah menyatakan pengakuan status anak, Denada secara tegas menolak tuntutan ganti rugi materiil sebesar Rp7 miliar. 

Ressa pun dikabarkan menutup pintu maaf karena merasa pengakuan tersebut hanya disampaikan melalui pengacara dan belum menunjukkan itikad baik secara personal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam berbagai kesempatan, Ressa mengungkapkan kisah masa lalunya. Ia menyebut telah dititipkan kepada ibu angkatnya, Ratih, di Banyuwangi sejak bayi dan baru mengetahui asal-usulnya saat duduk di bangku SMP. 

Dalam podcast, Ressa juga menangis ketika membandingkan nasibnya dengan Aisha, anak Denada lainnya, yang menurutnya mendapatkan kasih sayang dan perhatian penuh. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT